News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Belum Fit, Mentan Amran Panas-Panasan Cek Sawah di Tapteng

Dalam kondisi kurang sehat, Mentan Amran melihat langsung kondisi lahan sawah yang sudah rata akibat diterjang banjir. Ia juga mendengarkan satu per satu penjelasan petani di lapangan.
Rabu, 3 Desember 2025 - 21:06 WIB
Mentan Amran tetap turun langsung meninjau lahan pertanian yang rusak akibat banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Rabu (3/12/2025).
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam kondisi tubuh yang belum sepenuhnya fit, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tetap turun langsung meninjau lahan pertanian yang rusak akibat banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Rabu (3/12/2025).

Di bawah terik matahari, Mentan Amran melihat langsung kondisi lahan sawah yang sudah rata akibat diterjang banjir. Ia juga mendengarkan satu per satu penjelasan petani, dan memastikan kondisi sebenarnya di lapangan sebelum menetapkan langkah pemulihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Aku datang ke sini biar langsung kita perbaiki. Bapak, ibu, mohon sabar. Nanti kami cetak ulang sawahnya. Tim kami turun, ada PPL, ada PJ (penanggung jawab), ini kami percepat, langsung cetak sawah ulang,” kata Mentan Amran saat berdialog langsung dengan seorang ibu yang curhat karena lahannya mengalami gagal panen akibat bencana banjir.

Mentan Amran menegaskan bahwa kunjungan ke lokasi bencana tidak bisa ditunda, sekalipun dirinya belum fit, karena kerusakan sawah yang mencapai sekitar 40 ribu hektare harus segera ditangani agar petani tidak kehilangan masa tanam berikutnya.

Di salah satu desa di Tapanuli Tengah, Mentan Amran menyaksikan sendiri puluhan hektare sawah yang telah rata akibat arus banjir. Banyak batas bidang hilang, kontur tanah berubah, dan tidak memungkinkan pertanaman langsung. Situasi ini, menurutnya, tidak bisa dibiarkan berlarut.

“Pemerintah ambil alih bangun sampai kembali seperti jadi sawah dan kami kirim peralatan, bantuan benih gratis. Kami akan bangun seperti semula dan kami akan tanami sampai serah terima kepada pemiliknya,” ucap Mentan Amran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menguatkan sinergi bersama pemerintah daerah terkait administrasi dan pembangunan sawah kembali dengan pembiayaan dari pemerintah pusat. ”Jadi nanti, itu benihnya dari pemerintah, alatnya dari pemerintah, membangun sawahnya dari pemerintah pusat yang ambil alih. Dan alat itu nanti aku simpan di sini, alat panen, kemudian traktor itu, dan sebagainya. Itu semua biaya pusat, bangun, cetak, sampai tanam itu biaya pusat,” jelasnya.

Tidak hanya meninjau kondisi persawahan di wilayah terdampak bencana, Mentan Amran juga memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. Pemerintah telah menyiapkan pasokan beras hingga tiga kali lipat dari kebutuhan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT