News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Industri Pelapis RI Menggeliat, PCS 2025 Dorong Inovasi dan Peluang Investasi Global

Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 jadi ruang untuk membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, dan bertukar teknologi dengan berbagai negara.
Kamis, 4 Desember 2025 - 15:29 WIB
Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 akan digelar di Jakarta.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Industri cat dan pelapis Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan seiring berakhirnya Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 pada 30 Oktober 2025. 

Terlihat selama tiga hari penyelenggaraan, agenda internasional ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan tercepat industri pelapis di Asia-Pasifik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pameran ini mencatat lebih dari 2.700 pengunjung dari dalam dan luar negeri, mencerminkan tingginya minat terhadap potensi pasar nasional.

Kehadiran pelaku industri dari beragam sektor memperlihatkan besarnya daya tarik yang dimiliki Indonesia. Para peserta datang dari kelompok pemilik bisnis, pembeli industri, asosiasi, peneliti, akademisi, hingga perwakilan pemerintah. Mereka memanfaatkan PCS sebagai ruang untuk membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, dan bertukar teknologi dengan berbagai negara.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung nonstop juga menjadi bukti bahwa industri pelapis tengah berada pada fase ekspansi cepat yang didorong oleh inovasi dan investasi baru.

PCS 2025 menampilkan peserta pameran dari sembilan negara, dengan total 52 perusahaan yang memamerkan teknologi manufaktur terbaru, bahan baku, aditif, peralatan laboratorium, serta solusi ramah lingkungan. Ratusan produk dipresentasikan sepanjang acara, menandakan dinamika inovasi yang cepat di industri pelapis global.

Etty Anggraeni, Direktur Traya Events, menyampaikan bahwa PCS 2025 menjadi titik temu strategis bagi pemangku kepentingan industri.

“Selama tiga hari pameran, kami mencatat banyak peluang bisnis dan kemitraan baru melalui program business matching, yang mempertemukan pelaku industri pelapis dari berbagai negara. Kami berharap hasil ini dapat memperkuat daya saing industri pelapis Indonesia di pasar global,” ujar Etty, Kamis (4/12/2025).

Selain pameran, PCS 2025 juga menggelar lebih dari 20 seminar internasional dan enam kursus singkat bersertifikat, menghadirkan pembicara dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.

Topik yang dibahas meliputi tren teknologi global, inovasi material, strategi keberlanjutan, solusi pelapisan ramah lingkungan, hingga perkembangan makroekonomi dan dinamika harga di industri kimia. Total lebih dari 500 peserta mengikuti seluruh sesi edukasi tersebut.

Matthias Janz, Director Trade Shows di Vincentz Network, menegaskan pentingnya konferensi ini dalam memperluas wawasan industri.

“PCS membahas topik-topik penting industri secara mendalam—mulai dari inovasi material ramah lingkungan dan tren global hingga pelapis berkelanjutan dan dinamika pasar kimia. Acara ini menciptakan platform strategis bagi dialog antara para pemimpin industri dari seluruh dunia.”

Momentum ini juga diperkuat oleh pandangan Alexander Mattausch, Executive Director Exhibitions di NürnbergMesse GmbH, yang menilai PCS 2025 sebagai langkah penting bagi industri pelapis Indonesia.

“Indonesia memiliki potensi besar sebagai pemain global. PCS menjadi platform kolaborasi lintas sektor yang mempercepat pertumbuhan dan inovasi industri pelapis. Kami melihat banyak peluang kemitraan internasional yang dapat dikembangkan lebih jauh di tahun-tahun mendatang.”

Dari kalangan pelaku industri, respons positif datang dari berbagai perusahaan. ceronas GmbH & Co. KG, produsen aditif wax termikronisasi asal Jerman, memuji besarnya potensi pasar Indonesia sebagai calon kekuatan global industri cat dan pelapis.

“Kami percaya ini adalah waktu yang tepat untuk berada di Indonesia selama pameran ini, dan kami melihat pelanggan di sini sangat haus akan pengetahuan. Kami yakin akan potensi besar yang dimiliki negara ini di masa depan,” ujar perwakilan ceronas.

Perusahaan Jerman lainnya, ystral, yang bergerak di teknologi pencampuran dan dispersi canggih, juga menilai pasar Asia berkembang pesat dan semakin strategis.

Mereka memastikan akan kembali mengikuti PCS pada 2027 karena melihat bertambahnya kebutuhan teknologi baru di industri pelapis regional.

“Di Asia, kami melihat banyak perusahaan berinvestasi pada teknologi terbaru, ide baru, dan metode produksi yang benar-benar berbeda. Karena itulah pasar ini sangat penting bagi kami. Kami bertemu begitu banyak pengunjung yang berminat dan menerima banyak permintaan proyek baru—bukan hanya dari Indonesia, tetapi juga dari Malaysia, Filipina, Singapura, dan banyak negara lainnya. Bahkan Australia datang ke sini. Karena itu, kami pasti akan kembali,” ujar perwakilan ystral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai sukses penyelenggaraan tahun ini, Pacific Coatings Show akan kembali digelar pada 27–29 Oktober 2027. Edisi mendatang diperkirakan menghadirkan lebih banyak peserta pameran dan jangkauan negara yang lebih luas, sekaligus menjadi ajang peluncuran inovasi material, teknologi manufaktur terbaru, dan solusi berkelanjutan dari pemain industri global.

PCS 2027 juga akan menghadirkan zona tematik baru, program edukasi yang diperluas, serta area demonstrasi teknologi langsung, sehingga peserta dapat melihat secara nyata proses formulasi, produksi, dan aplikasi pelapis. Dengan pertumbuhan pasar yang terus meningkat, PCS 2027 diprediksi menjadi edisi terbesar dan menjadi magnet bagi perusahaan global yang ingin memperluas bisnis di kawasan Asia-Pasifik. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

LMND Desak Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis

LMND Desak Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis

Aksi tersebut mendesak pemerintah segera mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis sebagai hak seluruh rakyat, bukan sekadar janji politik.
Timnas Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda Ternyata Punya Alasan untuk Bersyukur

Timnas Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda Ternyata Punya Alasan untuk Bersyukur

Timnas Indonesia bermain 10 pemain dan ditahan Malaysia 0-0. Secara klasemen merugikan, tetapi satu poin terasa berharga di tengah dominasi Harimau Malaya.
Gagal Susul Bintang/Sofyan, Imam/Fairuz Tersingkir dari Voli Pantai Asian Games 2026

Gagal Susul Bintang/Sofyan, Imam/Fairuz Tersingkir dari Voli Pantai Asian Games 2026

Perjuangan Imam Ahmad Faisal/Fairuz Bayhaqly di voli pantai putra Asian Games 2026 harus terhenti pada babak 16 besar. Mereka gagal mengikuti jejak wakil Indonesia lainnya, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi yang berhasil melaju ke babak perempat final.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 30 September 2026: Virgo Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 30 September 2026: Virgo Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Rabu, 30 September 2026, membawa energi yang menekankan pentingnya kompromi, kejujuran, dan komunikasi dua
FIFA ASEAN Cup 2026: Hampir Comeback, Pakistan Paksa Berbagi Poin dari Filipina

FIFA ASEAN Cup 2026: Hampir Comeback, Pakistan Paksa Berbagi Poin dari Filipina

Tampil di laga pekan kedua Grup B, skor akhir 2-2 atas imbangnya Filipina dari Pakistan terjadi di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Segel Kantor di Kawasan SCBD

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Segel Kantor di Kawasan SCBD

Penyidik yang tergabung dalam Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) menyegel sejumlah unit kantor sehubungan dengan pengusutan perkara dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT