News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Industri Tekstil Didorong Naik Kelas: AGTI Apresiasi Komitmen Pemerintah Permudah Akses Bahan Baku

AGTI sebut komitmen pemerintah mempermudah akses bahan baku tekstil akan tingkatkan daya saing industri nasional dan tekan maraknya produk thrifting impor ilegal.
Kamis, 4 Desember 2025 - 22:10 WIB
Ekspansi Industri Tekstil Mendapat Dukungan dari Asosiasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Garmen dan Tekstil Indonesia (AGTI) menilai pemerintah mulai menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat industri tekstil nasional, terutama melalui penyederhanaan regulasi dan kelancaran importasi bahan baku yang belum tersedia di dalam negeri. Hal itu disampaikan Ketua Umum AGTI, Anne Patricia Sutanto, usai audiensi dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025).

Anne menjelaskan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu produsen tekstil terbesar di kawasan maupun dunia. Namun sejumlah tantangan struktural, teknis, hingga standar internasional masih menghambat produktivitas dan daya saing industri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Secara kapasitas kita mampu. Tantangannya ada di regulasi yang perlu disederhanakan dan standar global yang harus kita kejar,” ujar Anne.

Ia menegaskan kelancaran bahan baku menjadi faktor penting agar industri tetap kompetitif. Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menunjukkan langkah positif untuk memperbaiki hambatan yang selama ini muncul akibat aturan tumpang tindih antar-kementerian.

“Kalau regulasinya disimplify, daya saing akan naik. Pemerintah punya kemauan untuk mendukung, tinggal penyelarasan kebijakannya,” katanya.

Anne menuturkan, impor bahan baku tetap diperlukan dalam tahap tertentu. Beberapa jenis kain, terutama yang memerlukan teknologi tinggi seperti sustainable textile atau performance fabric, belum dapat diproduksi merata di dalam negeri. Hal ini membuat beberapa merek internasional masih bergantung pada bahan impor agar memenuhi spesifikasi teknis dan sertifikasi keberlanjutan.

“Product development kita masih kurang. Itu sebabnya beberapa brand internasional lebih memilih bahan impor,” jelasnya.

Meski demikian, Anne menegaskan bahwa kemampuan industri tekstil Indonesia sebenarnya sudah berkembang signifikan, terutama pada segmen tertentu. Salah satu contohnya adalah kebutuhan busana muslim dan aksesori kain penutup kepala yang sebagian besar kini dapat diproduksi di dalam negeri.

“Secara kapasitas bisa, tapi spesifikasi tertentu masih harus impor. Tidak semua pabrik memiliki fasilitas finishing khusus,” ujarnya.

Anne juga menyoroti tantangan dalam pemenuhan standar global Environmental, Social and Governance (ESG). Standar ini mencakup aspek lingkungan, sosial, penggunaan sumber energi, serta etika produksi. Menurutnya, tidak semua pabrik mampu memenuhi seluruh parameter tersebut, sementara pasar global kini sangat ketat terhadap sertifikasi keberlanjutan.

“Kalau standar lingkungan, izin, upah minimum, sampai energi non-pool terpenuhi, produk lokal sebenarnya bisa diterima brand internasional,” papar Anne.

Ia menilai bahwa penguatan industri tekstil nasional tidak hanya berdampak pada ekspor dan investasi, tetapi juga dapat menekan maraknya peredaran pakaian bekas impor ilegal atau thrifting. Fenomena tersebut kian meningkat dan dinilai merugikan industri dalam negeri.

Menurut Anne, thrifting tidak dapat ditekan hanya dengan aturan pelarangan dan penindakan. Daya saing industri domestik harus ditingkatkan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan produk yang berkualitas dan terjangkau.

“Kalau daya saing naik, supply lokal kuat, otomatis thrifting akan berkurang. Tapi tetap butuh kepastian regulasi,” tegasnya.

AGTI berharap penyederhanaan aturan, percepatan izin importasi bahan baku, serta penyelarasan kebijakan lintas kementerian dapat segera terealisasi. Dengan demikian, industri tekstil nasional dapat berkembang lebih cepat, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ekspor, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anne menutup dengan penegasan bahwa industri tekstil Indonesia bukan kekurangan potensi, tetapi membutuhkan ekosistem regulasi yang adaptif, modern, dan konsisten.

“Kalau kebijakannya selaras dan industri diperkuat, kita bisa bersaing bukan hanya di dalam negeri, tapi di pasar internasional,” tutupnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kendala Pasokan Batu Bara PLTU Rampung, Bahlil: On Progres, Enggak Ada Masalah Lagi!

Kendala Pasokan Batu Bara PLTU Rampung, Bahlil: On Progres, Enggak Ada Masalah Lagi!

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menegaskan, kendala pasokan batu bara dengan spesifikasi medium rank atau kalori menengah untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sudah tuntas.
Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Temani Belanda ke 32 Besar Usai Imbangi Swedia 1-1

Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Temani Belanda ke 32 Besar Usai Imbangi Swedia 1-1

Jepang memastikan langkah ke 32 besar Piala Dunia 2026. Hasil imbang 1-1 melawan Swedia, Jumat (26/06/2026) pagi WIB, sudah cukup mengantar Samurai Biru lolos.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Paraguay Vs Australia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Paraguay Vs Australia

Paraguay akan menghadapi Australia pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026 di Stadion San Francisco, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (26/6/26). Pertandingan ini menjadi penentuan tiket menuju babak 32 besar di mana kedua tim sama-sama masih berpeluang lolos.
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda Lolos 32 Besar dengan Sempurna Usai Taklukkan Tunisia 3-1 di Matchday Terakhir

Hasil Piala Dunia 2026: Belanda Lolos 32 Besar dengan Sempurna Usai Taklukkan Tunisia 3-1 di Matchday Terakhir

Timnas Belanda menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna. De Oranje mengalahkan Tunisia 3-1 pada laga terakhir grup, Jumat (26/6/2026) pagi WIB.
Update Terkini, Jumlah Korban Tewas Gempa Venezuela Menjadi 164 Orang Tewas

Update Terkini, Jumlah Korban Tewas Gempa Venezuela Menjadi 164 Orang Tewas

Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat di Venezuela meningkat menjadi 164 orang, dengan 971 lainnya terluka.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Ketua ARUKKI mengatakan gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk kritik terhadap belum rampungnya penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Ekuador arahan Sebastian Beccacece tidak punya masalah menurunkan skuad terbaiknya di Piala Dunia 2026. Tapi Jerman asuhan Julian Nagelsmann dipastikan kehilangan Nico Schlotterbeck dan Nathaniel Brown.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT