News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Unjuk Gigi di Marrakesh! Kopi Jadi Sarana Diplomasi di Pasar Global

Dubes RI untuk Maroko, Yuyu Sutisna, menegaskan bahwa partisipasi Indonesia di Marrakesh Coffee and Tea Festival 2025 punya peran strategis dalam diplomasi ekonomi.
Senin, 8 Desember 2025 - 19:26 WIB
Pavillion Indonesia di Marrakesh Coffee and Tea Festival 2025.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Konsumsi kopi disebut-sebut terus mengalami tren positif seiring berkembangnya budaya ngopi, urbanisasi, serta naiknya jumlah kelas menengah di berbagai negara.

Tren ini kemudian juga mendorong konsumen untuk mencari cita rasa yang lebih spesifik, sehingga permintaan specialty coffee ikut tumbuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut membuat negara-negara produsen semakin aktif memperkenalkan kualitas dan keunikan kopi mereka ke pasar internasional.

Pertumbuhan minat global juga berkontribusi pada semakin banyaknya festival kopi berskala internasional.

Alhasil, berbagai negara rutin menggelar pameran yang mempertemukan petani, eksportir, roaster, importir, hingga komunitas pecinta kopi. 

Ajang seperti ini tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga sarana edukasi publik untuk memahami proses produksi, standarisasi kualitas, dan karakter kopi dari setiap wilayah.

Dalam perkembangan tersebut, Marrakesh Coffee and Tea Festival 2025 menjadi salah satu panggung penting yang menarik perhatian pelaku usaha dunia. Festival yang digelar di Maroko ini menghadirkan peserta dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Keikutsertaan Indonesia di ajang internasional itu juga diwakilo oleh PT Kailash Group, selaku perusahaan ekspor kopi berbasis di Jakarta, yang menerima undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Maroko

Partisipasi ini menjadi bentuk diplomasi ekonomi untuk memperkenalkan kopi Indonesia di kawasan Afrika Utara dan Eropa.

Ajang tersebut juga menjadi kegiatan business matching dilakukan bersama pengusaha kopi lokal Maroko serta beberapa perusahaan dan importir dari negara-negara Eropa seperti Prancis dan Spanyol. 

Alhasil, peluang memperluas jaringan pasar sekaligus mengenalkan karakter kopi Indonesia yang dikenal memiliki daya saing kuat di pasar internasional.

“Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan KBRI Maroko serta diberi kesempatan memperkenalkan kopi Indonesia ke pasar global yang lebih luas,” ungkap Founder PT Kailash Group Corp, Atharazka Kailash, dalam keterangannya, Senin (8/12/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duta Besar Republik Indonesia untuk Maroko, Yuyu Sutisna, menegaskan bahwa partisipasi Indonesia memiliki peran strategis dalam diplomasi ekonomi.

“Ini adalah salah satu upaya kami untuk mengenalkan produk unggulan kopi Indonesia di Maroko, terlebih tren konsumsi kopi masyarakat Maroko semakin meningkat. Kami berharap kopi Indonesia dapat terserap lebih luas di pasar ini, karena kita memiliki cita rasa yang khas dan unik,” ujar Dubes Yuyu Sutisna.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT