News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru Sebulan IPO, Saham PJHB Sudah Melejit 100% Lebih, Apa yang Menarik Perhatian Investor?

Saham emiten perkapalan PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) tiba-tiba sudah melejit dua kali lipat lebih sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) bulan lalu.
Selasa, 9 Desember 2025 - 23:27 WIB
Ilustrasi - Kapal Lien Star 88 milik PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB).
Sumber :
  • PJBH

Jakarta, tvOnenews.com - Harga saham PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) tiba-tiba sudah melenting lebih dari 100% sejak melantai di Bursa Efek bulan lalu.

Setelah IPO pada 6 November lalu, perusahaan dengan kode saham PJHB ini langsung tancap gas melakukan pembangunan kapal, sehingga mendapatkan perhatian positif dari investor. Hasilnya, harga saham yang awalnya hanya Rp330 per lembar kini sudah menjadi Rp615.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, PJHB sedang memulai fase penting dalam pembangunan armadanya melalui pelaksanaan keel laying untuk kapal tipe LCT Cipta Jaya Harapan 99, di Samarinda, Kalimantan Timur.

Ini adalah pembangunan kapal LCT pertama yang berdasarkan penggunaan belanja modal dari IPO senilai Rp158,4 miliar, yang dialokasikan sepenuhnya untuk pembangunan tiga unit armada baru yang diperkirakan pada Q1 2026 sudah dimulai proses pembangunannya.Ā 

ā€œDengan ekspansi tiga kapal baru, dan kontrak industri terus bertambah, kami mematok pertumbuhan lebih dari 50 persen pada 2026. Fundamental sudah terbentuk sejak tahun ini, dan kapasitas baru akan mulai berdampak penuh tahun depan,ā€ kata Direktur Utama PJHB, Go Sioe Bie (Abie), Selasa (9/12/2025).

Abie mengatakan, korporasi saat ini mengoperasikan 5 unit kapal LCT dan pada 2027 PJHB akan menjalankan sebanyak 8 armada dengan tambahan 3 kapal LCT.

Pelaksanaan keel laying ini sekaligus menjadi penanda dimulainya konstruksi kapal yang dikerjakan oleh PT Untung Brawijaya Sejahtera. Pembangunan kapal tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan operasional PJHB, sebagai bagian dari upaya perusahaan memperkuat layanan serta meningkatkan kehadirannya di sektor pelayaran nasional.

PT Untung Brawijaya Sejahtera sendiri merupakan galangan yang telah berpengalaman dalam pembangunan serta docking armada milik PT Pelayaran Jaya Hidup Baru sebelumnya.

ā€œInvestasi armada baru ini dirancang untuk mendukung peningkatan permintaan dan tahapan fabrikasi ini menjadi komitmen kuat kami dalam perluasan kapasitas layanan bagi pelanggan,ā€ jelas CEO yang akrab disapa Abie pada media.

Ketiga kapal LCT yang dibangun masing-masing memiliki panjang 72–75 meter dan kapasitas sekitar 2.500 DWT. Kapal-kapal ini dirancang untuk mengangkut alat berat, mesin industri, serta kontainer yang dibutuhkan sektor pertambangan, migas, konstruksi dan perkebunan, sebagai segmen pasar yang selama ini menjadi backbone operasional PJHB.

Lebih lanjut Abie mengatakan ketiga kapal yang akan dibangun akan diterapkan struktur double bottom atau dasar kapal berlapis dua. Penerapan desain tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kekuatan lambung.Ā 

ā€œDengan begitu memenuhi ketentuan teknis yang dipersyaratkan untuk memperoleh notasi klasifikasi A100 dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Dengan konfigurasi ini, kapal diharapkan memiliki standar struktural yang memadai untuk operasional komersial dan keselamatan pelayaran,ā€ tambahnya.

Abie mengakui permintaan kapal LCT untuk kalangan industri amat tinggi dan pihaknya juga merupakan pemenang tender di BP Tangguh untuk pengadaan kapal LCT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai latar belakang, Presiden Komisaris PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) Hero Gozali dan Prajogo Pangestu sama-sama berasal dari Kalimantan. Dan salah satu klien PJHB adalah Petrosea Tbk milik Prajogo Pangestu.

Saat ini sektor perkapalan tengah menjadi primadona dan permintaan kapal di sektor ini mengalami kenaikan cukup tajam. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA berpotensi menghapus gap tarif produk padat karya RI-Vietnam di Eropa dan membuka peluang Indonesia menarik relokasi investasi.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Viral di media sosial, yang memperlihatkan adanya seorang ibu datang ke tempat tongkrongan senior yang diduga pelaku bully pada anaknya. Kasus ini disorot KDM.
Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi
Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Ganda campuran andalan Indonesia yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil meyumbang medali emas ketiga untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026.
Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi kian meluas hingga mendekati
DEN Ungkap Kunci RI Dorong Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

DEN Ungkap Kunci RI Dorong Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

DEN menyebut stabilitas makroekonomi menjadi fondasi penting untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT