News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Industri Tekstil Tertekan, AGTI Sebut Impor Bahan Baku Masih Dibutuhkan untuk Komoditas yang Belum Diproduksi Dalam Negeri

Selain masalah bahan baku, AGTI turut menyoroti maraknya praktik thrifting yang dinilai memiliki dampak signifikan terhadap pelaku industri tekstil dalam negeri.
Rabu, 10 Desember 2025 - 22:02 WIB
Ekspansi Industri Tekstil Mendapat Dukungan dari Asosiasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Garmen dan Tekstil Indonesia (AGTI) belum lama ini menggelar pertemuan dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk membahas sejumlah isu strategis terkait penguatan industri tekstil nasional yang terus mengalami tekanan.

Pertemuan itu untuk memastikan seluruh mata rantai industri dari hulu hingga hilir, mendapatkan dukungan kebijakan yang memadai. Pasalnya, industri tekstil saat ini terus mengalami tekanan akibat berbagai faktor dari dalam maupun luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum AGTI, Anne Patricia Sutanto, menjelaskan bahwa jajaran Bea dan Cukai memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang disampaikan industri. Salah satu perhatian utama adalah kelancaran suplai bahan baku bagi perusahaan tekstil dan garmen yang sangat bergantung pada kepastian impor.

Menurutnya, Bea dan Cukai memahami karakteristik kawasan berikat yang mayoritas dihuni perusahaan berorientasi ekspor dengan tingkat kepatuhan tinggi. Karena itu, pelaku industri berharap dukungan regulasi yang lebih sederhana, efisien, dan mampu mengikuti dinamika kebutuhan industri.

“Bea dan Cukai saat ini bergerak semakin progresif, transparan, terbuka, dan berbasis digital,” kata Anne, Rabu (10/12/2025).

Ia menilai peran Bea dan Cukai bersama kementerian lain sangat penting dalam menjamin ketersediaan bahan baku. Menurutnya, kebijakan teknis seperti rekomendasi impor dan perizinan seharusnya disusun berdasarkan kapasitas produksi aktual, bukan kapasitas terpasang, agar tidak menimbulkan kelangkaan bahan baku pada sektor padat karya seperti tekstil dan garmen.

Anne juga menegaskan, impor tetap dibutuhkan untuk sejumlah komoditas yang belum dapat diproduksi di dalam negeri. Ia mencontohkan bahwa Indonesia bukan negara penghasil kapas sehingga ketergantungan impor tidak dapat dihindari.

Kondisi serupa berlaku bagi bahan baku poliester yang masih memerlukan pasokan dari luar negeri.

Selain isu bahan baku, AGTI turut menyoroti maraknya praktik thrifting yang dinilai memiliki dampak signifikan terhadap pelaku industri dalam negeri.

Anne menekankan perlunya koordinasi antarkementerian untuk menangani persoalan tersebut, agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan sekaligus menjaga ekosistem impor tetap sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami tidak menolak impor. Yang kami dorong adalah pemberdayaan produsen dalam negeri agar terus tumbuh, sambil tetap membuka ruang impor sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.

AGTI berharap, audiensi ini menjadi momentum memperkuat sinergi lintas kementerian, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran, berbasis data faktual, dan mampu memperkuat ketahanan serta daya saing industri tekstil dan garmen nasional di pasar global.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Weton Ini Diprediksi akan Kurang Beruntung pada 27 April 2026: Hindari Risiko Besar dan Tetaplah Mawas Diri

5 Weton Ini Diprediksi akan Kurang Beruntung pada 27 April 2026: Hindari Risiko Besar dan Tetaplah Mawas Diri

Tanggal 27 April 2026, yang jatuh pada Senin Pon, memiliki getaran energi yang cukup tajam dan sedikit "panas" bagi beberapa neptu tertentu.
Mengejutkan, Pemkot Mataram Akui Hampir Keseluruhan SPPG Tak Miliki Standar IPAL

Mengejutkan, Pemkot Mataram Akui Hampir Keseluruhan SPPG Tak Miliki Standar IPAL

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara mengejutkan mengungkap hampir keseluruhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tak memilki standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
3 Fakta Penganiayaan Massal di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tangan dan Kaki Anak Diikat hingga Idap Gangguan Paru-paru

3 Fakta Penganiayaan Massal di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tangan dan Kaki Anak Diikat hingga Idap Gangguan Paru-paru

Berikut fakta-fakta yang terjadi dalam kasus penganiayaan anak secara massal di daycare Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta yang juga viral di media sosial.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Dugaan Malapraktik RS Muhammadiyah Terhadap IRT di Medan, DPR RI Singgung Hukum Pidana

Dugaan Malapraktik RS Muhammadiyah Terhadap IRT di Medan, DPR RI Singgung Hukum Pidana

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah diduga menjadi korban malapraktik RS Muhammadiyah Medan.

Trending

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Update Klasemen MotoGP 2026 Usai Marc Marquez Finis Terdepan di Sprint Race GP Spanyol: The Baby Alien Mulai Tebar Ancaman

Update Klasemen MotoGP 2026 Usai Marc Marquez Finis Terdepan di Sprint Race GP Spanyol: The Baby Alien Mulai Tebar Ancaman

Marc Marquez naik ke peringkat empat di klasemen sementara MotoGP 2026 usai menang di sprint race GP Spanyol.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT