News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PIHPS: Harga Cabai Rawit Tembus Rp80.700 per Kg, Telur Ayam Rp32.650 per Kg di Pasar Nasional

PIHPS mencatat harga cabai rawit naik ke Rp80.700/kg dan telur ayam Rp32.650/kg. Beberapa komoditas pangan lain juga alami kenaikan di pasar nasional.
Jumat, 12 Desember 2025 - 08:10 WIB
Cabai Rawit Merah
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia kembali merilis perkembangan harga sejumlah komoditas pangan di pasar nasional. Per Jumat (12/12) pukul 07.40 WIB, sejumlah pangan strategis mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, terutama cabai rawit merah dan telur ayam ras.

Dalam laporan yang dirilis pagi ini, cabai rawit merah tercatat menyentuh harga Rp80.700 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras berada di posisi Rp32.650 per kilogram. Kenaikan harga dua komoditas ini memberi tekanan baru pada inflasi pangan menjelang akhir tahun, di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga Bahan Pokok Lain Juga Bergerak Naik

Selain cabai rawit merah dan telur ayam, PIHPS mencatat pergerakan harga pada berbagai komoditas lain di tingkat pedagang eceran. Bawang merah, salah satu kebutuhan dapur utama, berada pada harga Rp52.500 per kilogram. Adapun bawang putih tercatat di kisaran Rp39.900 per kilogram.

Untuk komoditas beras yang menjadi penyumbang inflasi terbesar dalam beberapa bulan terakhir, harga di pasar nasional masih cukup bervariasi. Beras kualitas bawah I dan bawah II sama-sama berada pada level Rp14.350 per kilogram. Sementara beras kualitas medium I dijual seharga Rp15.900 per kilogram, dan medium II sedikit lebih rendah di angka Rp15.750 per kilogram.

Beras kualitas super juga mengalami pergerakan. Kualitas super I berada pada harga Rp17.100 per kilogram, sedangkan super II berada di level Rp16.600 per kilogram. Angka ini menunjukkan stabilnya harga beras premium di tengah fluktuasi pasokan dan permintaan.

Komoditas Cabai Masih Jadi Penyumbang Fluktuasi Tinggi

Komoditas cabai, yang dikenal sangat sensitif terhadap kondisi cuaca dan distribusi, kembali mencatatkan harga tinggi. Selain cabai rawit merah yang mencapai Rp80.700 per kilogram, komoditas cabai lainnya juga mengalami kenaikan signifikan.

Cabai merah besar kini berada pada harga Rp58.900 per kilogram. Cabai merah keriting tercatat lebih tinggi dengan harga Rp65.400 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau, meski tidak setinggi cabai rawit merah, tetap memiliki harga yang cukup tinggi yaitu Rp60.400 per kilogram.

Kenaikan harga cabai umumnya dipengaruhi faktor cuaca, pasokan dari sentra produksi, hingga meningkatnya permintaan menjelang akhir tahun. Kondisi hujan yang terjadi di sejumlah wilayah turut memengaruhi produksi dan distribusi.

Harga Daging Mengalami Pergerakan Bervariasi

Harga daging ayam ras berada pada posisi Rp41.000 per kilogram. Sementara daging sapi menunjukkan selisih harga yang cukup besar antara kualitas I dan II. Daging sapi kualitas I berada di level Rp141.050 per kilogram, sedangkan kualitas II tercatat Rp133.050 per kilogram.

Fluktuasi harga daging sapi biasanya dipengaruhi oleh pasokan impor, stok di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), serta permintaan konsumsi rumah tangga dan usaha makanan.

Gula dan Minyak Goreng Ikut Alami Kenaikan

Untuk komoditas gula, PIHPS mencatat dua jenis yang beredar di tingkat konsumen. Gula pasir kualitas premium mencapai Rp19.800 per kilogram, sementara gula pasir lokal berada pada Rp18.150 per kilogram. Selisih harga ini menunjukkan perbedaan kualitas dan sumber pasokan antara gula produksi lokal dan olahan pabrik premium.

Minyak goreng juga masih menjadi perhatian, terutama setelah beberapa tahun terakhir harga komoditas ini mengalami dinamika tajam. Minyak goreng curah kini berada pada posisi Rp18.800 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp22.450 per liter, dan merek II sedikit lebih murah di angka Rp21.500 per liter.

Tren Kenaikan Harga Perlu Diawasi Jelang Akhir Tahun

Dengan berbagai komoditas yang menunjukkan kenaikan, kondisi harga pangan nasional diperkirakan masih akan mengalami fluktuasi hingga akhir tahun. Pemerintah dan Bank Indonesia diperkirakan terus melakukan pemantauan terhadap pasokan, distribusi, serta potensi gangguan cuaca yang dapat memengaruhi harga pangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan harga cabai dan telur ayam, sebagai dua komoditas yang paling banyak dikonsumsi rumah tangga, menjadi indikator penting bagi stabilitas pangan. Pemantauan ketat terhadap pasokan di sentra produksi dan kelancaran distribusi diperkirakan menjadi kunci untuk menekan inflasi pangan dalam beberapa minggu ke depan.

Laporan PIHPS ini diharapkan menjadi acuan bagi pelaku usaha, pedagang, dan rumah tangga dalam memantau pergerakan harga pangan strategis di pasar nasional. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT