GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Danantara Diproyeksikan Jadi Investasi Jangka Panjang, Ekonom Ingatkan Sejumlah Aspek Krusial

Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Selasa, 16 Desember 2025 - 17:25 WIB
Round Table Discussion bertajuk 'Badan Pengaturan BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Urgensi dan Tata Kelola Superholding BUMN' yang diselenggarakan oleh Nagara Institute di Yogyakarta, Selasa (16/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Sejumlah ekonom menilai prospek tersebut cukup menjanjikan, terutama jika dikelola secara berkelanjutan. Namun di balik potensi itu, terdapat sejumlah aspek krusial yang perlu dikaji secara matang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa aspek krusial yang perlu dikaji lebih lanjut oleh para pemangku kepentingan dibahas dalam Round Table Discussion bertajuk 'Badan Pengaturan BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Urgensi dan Tata Kelola Superholding BUMN' yang diselenggarakan oleh Nagara Institute di Yogyakarta, Selasa (16/12/2025). 

Forum ini menjadi ruang dialog kritis menyusul disahkannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, yang menandai transformasi kelembagaan Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) serta penguatan peran BPI Danantara. 

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan, lahirnya Danantara merupakan keputusan politik strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perspektif jangka panjang dalam pengelolaan aset negara.

"Danantara ingin kita keluarkan dari APBN untuk memberikan perspektif jangka panjang. Dividen BUMN dikelola Danantara dan diinvestasikan untuk jangka panjang. Kurvanya bukan pendek, tapi jangka panjang. Ini sudah dikuatkan dalam UU Nomor 1 dan 16 Tahun 2025," ungkap politisi dari Partai Golkar ini.

Menurutnya, dengan tidak lagi memasukkan dividen BUMN sebagai penerimaan rutin APBN, negara memiliki ruang lebih luas untuk mengoptimalkan nilai aset melalui investasi strategis yang berkelanjutan.

"Ini yang kemudian harus dipahami oleh masyarakat secara luas," sambungnya.

Untuk diketahui, BPI Danantara menjadi sebuah identitas baru ekosistem BUMN yang lahir di pemerintahan Prabowo Subianto, kini menjadi entitas super holding raksasa.

Entitas tersebut mengelola tujuh BUMN induk atau strategis dengan anak perusahaan yang mencapai 844 entitas, baik berbentuk Perseroan Terbatas (PT) maupun Perusahaan Umum (Perum).

Danantara mengelola total nilai aset mencapai USD900 Miliar. Perkiraan angkanya pun terus meningkat seiring bertambahnya aset di bawah naungannya. 

Karena itu, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik, Wijayanto Samirin menekankan, pentingnya pengelolaan BPI Danantara dijalankan sesuai meritokrasi, profesionalisme yang tinggi dan tidak terlalu banyak politisasi. Selain itu, pelaporan keuangan dan konsolidasi harus berkualitas dan transparan.

"Orientasinya jangka panjang. Nggak mungkin Danantara ini sukses kalau siklusnya politik 5 tahunan. Apalagi siklus APBN tahunan, nggak mungkin. Danantara harus kita kawal bisa berjalan sesuai rel," kata Wijayanto.

Mengingat BPI Danantara masih mengundang banyak pertanyaan mengenai perlunya keberadaan dan otorisasi untuk mengkonsolidasikan aset BUMN, terdapat lima aspek ekonomi yang perlu dikaji lebih lanjut oleh para pemangku kepentingan, mulai dari sumber pendanaan, tujuan investasi, manajemen portofolio maupun risiko dan akuntabilitas.

Sementara itu, Pakar Ekonomi, Ferry Latuhihin mengingatkan bahwa risiko adalah keniscayaan dalam dunia bisnis, termasuk dalam pengelolaan Danantara.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mengawasi perjalanan Danantara agar tetap berjalan agar tetap dalam jalur yang seharusnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bisnis pasti ada risiko dimana pun. Masalahnya, adalah bagaimana pemangku jabatan di Danantara memitigasi risiko tersebut. Kita sebagai masyarakat harus ikut mengawasi bagaimana gerak Danantara ini," tandasnya.

Ferry menilai Danantara membutuhkan waktu panjang untuk menunjukkan hasilnya. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNPP RI Genjot Ekspor Perbatasan, PLBN Entikong Sumbang Devisa Rp93,6 Miliar Sepanjang 2025

BNPP RI Genjot Ekspor Perbatasan, PLBN Entikong Sumbang Devisa Rp93,6 Miliar Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, aktivitas ekspor melalui PLBN Entikong berhasil menyumbang devisa negara sebesar Rp93,6 miliar dari berbagai komoditas
Banjir di Jember Meluas Hingga 23 Desa di 10 Kecamatan

Banjir di Jember Meluas Hingga 23 Desa di 10 Kecamatan

Banjir di wilayah Jember, Jawa Timur, meluas hingga 23 desa yang tersebar di 10 kecamatan di kabupaten setempat.
Emas Antam Terbang Rp50.000 ke Rp2,95 Juta per Gram, Buyback Ikut Naik

Emas Antam Terbang Rp50.000 ke Rp2,95 Juta per Gram, Buyback Ikut Naik

Perlu dicatat, harga emas batangan Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.
Masuk Radar Timnas Indonesia, Bek Eropa Keturunan Maluku Ini Bersiap Comeback ke Premier League

Masuk Radar Timnas Indonesia, Bek Eropa Keturunan Maluku Ini Bersiap Comeback ke Premier League

Begini kabar terbaru pemain keturunan, Jenson Seelt, yang sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Bek berdarah Malu itu berpeluang tampil di Premier League.
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Dirut BPJS Kesehatan Angkat Bicara Soal Utang Iuran Rp26,47 Triliun, Ali Ghufron: Wah Campur Aduk

Dirut BPJS Kesehatan Angkat Bicara Soal Utang Iuran Rp26,47 Triliun, Ali Ghufron: Wah Campur Aduk

Hal ini terjadi tengah melonjaknya jumlah peserta tidak aktif, sehingga negara memutuskan menanggung sementara biaya layanan kesehatan bagi peserta sakit berat yang status bantuannya bermasalah.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT