News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WNA Afrika Diduga Jadi Korban Penipuan Bisnis Minyak Curah, Lapor ke Polda Metro dan Minta Perhatian Presiden

WNA Afrika melapor ke Polda Metro Jaya terkait dugaan kasus penipuan bisnis dengan transaksi pembelian minyak curah sebesar 450 ribu dolar AS atau setara lebih dari Rp7 miliar.
Rabu, 7 Januari 2026 - 16:23 WIB
Warga Negara Asing (WNA) asal Afrika, Zakariya Abdi Artan, yang diduga menjadi korban penipuan bisnis di Indonesia.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Afrika, Zakariya Abdi Artan, mengaku menjadi korban dugaan penipuan bisnis yang menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah di Indonesia.

Kerugian tersebut dialami Zakariya setelah kerja sama pembelian minyak curah dengan PT Djayatama Semesta Abadi tidak pernah terealisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Transaksi yang telah dibayarkan justru berujung tanpa kepastian pengiriman barang.

Atas peristiwa itu, Zakariya melaporkan PT Djayatama Semesta Abadi beserta direktur utamanya berinisial LSP ke Polda Metro Jaya, sejak 9 Maret 2024, dengan Nomor: LP/B/1389/III/2024/SPKT/POLDA NETRO JAYA.

Namun, hingga saat ini, Zakariya menilai penanganan kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Ia mengaku belum mendapatkan kejelasan hukum atas laporan yang telah dilayangkan hampir setahun lalu.

Kronologi Kasus

Kasus ini berawal pada Maret 2022, ketika Zakariya yang mewakili sejumlah investor melakukan pemesanan minyak curah jenis RBD Palm Olein CP10 sebanyak 50 kontainer kepada PT Djayatama Semesta Abadi.

Nilai transaksi pembelian tersebut mencapai 450 ribu dolar Amerika Serikat atau setara lebih dari Rp7 miliar. Minyak curah itu rencananya akan diekspor ke Djibouti, salah satu negara di Afrika.

“Uang kami serahkan kepada pihak terlapor pada Maret 2022 di kantor mereka di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Saat itu dijanjikan dalam waktu satu bulan barang sudah bisa dieksekusi dan diekspor ke Afrika. Namun kenyataannya, hingga berbulan-bulan kemudian, barang yang dipesan tidak pernah terealisasi,” ujar Zakariya saat menggelar jumpa pers di Jakarta, Senin (6/1/2026).

Zakariya menuturkan, LSP selaku pimpinan perusahaan kerap menyampaikan berbagai alasan dan tidak kunjung merealisasikan kewajiban pengiriman barang sesuai perjanjian awal.

Merasa ada kejanggalan dalam kerja sama tersebut, Zakariya akhirnya memutuskan untuk menghentikan hubungan bisnis dengan perusahaan tersebut.

Pada 2023, menurut Zakariya, sempat dibuat kesepakatan bersama terkait pembatalan kerja sama yang disertai janji pengembalian dana. Namun, komitmen tersebut tidak pernah direalisasikan.

Akibat kejadian ini, Zakariya mengaku mengalami tekanan serius, baik secara finansial maupun reputasi. Kepercayaan para investor yang sebelumnya mendukungnya mulai goyah.

Untuk menjaga reputasi bisnisnya, Zakariya terpaksa mengembalikan dana para investor menggunakan dana pribadi.

“Dampaknya luar biasa. Investor mulai meragukan saya, ini sangat merugikan kredibilitas saya. Selain kerugian materiil, saya juga mengalami kerugian immateriil,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, LSP sebelumnya juga pernah berhadapan dengan proses hukum.

Pada akhir November 2022, ia ditangkap Bareskrim Polri setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan perindustrian.

Dalam perkara tersebut, LSP diduga mengemas ulang minyak goreng curah bersubsidi menjadi produk premium, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp26,6 miliar. Ia kemudian dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Cikarang pada Maret 2023.

Zakariya berharap aparat penegak hukum dapat menangani laporannya secara serius agar kasus ini tidak berlarut-larut. Ia mengaku telah menghabiskan banyak biaya dan tenaga demi memperoleh keadilan.

“Kami berharap polisi segera memproses kasus ini. Saya sudah habis banyak uang hanya untuk mencari keadilan,” katanya.

Ia bahkan mengaku hampir kehilangan harapan karena proses hukum yang dinilainya berjalan lambat, meski dugaan penipuan atau penggelapan disebut sudah cukup jelas.

“Saya mohon kepada Presiden Prabowo agar kasus ini bisa mendapat perhatian khusus karena menyangkut kepercayaan investor yang menjalankan bisnis di Indonesia,” ujarnya.

Ingin Bantu Pasarkan Produk Lokal

Zakariya diketahui telah menetap di Indonesia selama belasan tahun. Ketertarikannya terhadap Indonesia membuatnya meninggalkan negara asalnya di Afrika dan menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Zakariya melihat potensi besar dari produk-produk lokal Indonesia untuk menembus pasar internasional.

Ia kemudian membangun jaringan bisnis yang berfokus membantu pelaku usaha dalam negeri memasarkan produknya ke luar negeri.

“Saya belajar dan mengembangkan bisnis di sini. Saya sudah belasan tahun menjalankan usaha di Indonesia dan membantu pelaku usaha lokal menembus pasar luar negeri,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai produk telah ia pasarkan, mulai dari sarung, tekstil, madu, hingga makanan olahan.

Produk-produk tersebut dikirim ke sejumlah wilayah, seperti Timur Tengah, Afrika, dan Eropa, sesuai dengan kebutuhan mitra bisnisnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Berikut jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Kejuaraan Asia 2026 hari ini, Jumat (10/4/2026).
Timnas Indonesia Terpopuler: Diragukan Vietnam, Bung Harpa Curiga, hingga Ole Romeny Bikin Oxford United Terkejut

Timnas Indonesia Terpopuler: Diragukan Vietnam, Bung Harpa Curiga, hingga Ole Romeny Bikin Oxford United Terkejut

Top 3 berita Timnas Indonesia hari ini: diragukan media Vietnam di Piala AFF 2026, isu pemain di Belgia mencurigakan, hingga Ole Romeny dipuji Oxford United.
BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG memprakirakan  sebagian wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan mulai Jumat siang hingga sore, dengan suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT