News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dugaan Korupsi Izin Tambang di Konawe Utara, Kejagung Sebut Sudah Periksa Mantan Bupati: Kemenhut Belum

Kejagung mengungkapkan pihak Kementerian Kehutanan belum ada yang diperiksa, sebab saat ini masih fokus pada pencocokan data terkait luasan hutan dan titik-titik koordinat tambang.
Rabu, 14 Januari 2026 - 18:48 WIB
Direktur Penyidikan (Dirdik), Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Rabu (14/1/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung RI, megaku telah melakukan pemeriksaan terhadap mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman dalam kasus dugaan korupsi izin usaha pertambangan (IUP) di wilayah Konawe Utara.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Penyidikan (Dirdik), Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Rabu (14/1/2026). Namun dirinya tidak menjelaskan secara detail mengenai waktu pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“(Bupatinya) Sudah, sudah pernah (dimintai keterangan). Nanti saya cek dulu (kapannya), tapi sudah pernah di Kendari,” jelas Syarief, kepada awak media.

Selain itu, Syarief menerangkan, dalam pengusutan kasus ini, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. 

Namun Syarief mengungkapkan, pihak Kementerian Kehutanan belum ada yang diperiksa, sebab saat ini Kejagung masih fokus pada pencocokan data terkait luasan hutan, titik-titik koordinatnya di tempat tambang itu.

“Saksi-saksi sudah banyak yang diperiksa. Dari Kemenhut belum. Dulu ada beberapa, tapi yang penting sekarang kita adalah mencocokkan data-data yang kita punya dengan data-data yang ada di Kemenhut,” jelas Syarief.

“Ya, itu masih kita pelajari, dan sekarang sedang proses juga bersamaan dengan perhitungan kerugian negara di BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). Posisinya itu sekarang,” sambungnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung)  RI mengungkapkan telah melakukan penggeledahan terhadap beberapa perusahaan hingga instansi pemerintah, terkait pengusutan kasus dugaan korupsi tambang di wilayah Konawe Utara.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Anang Supriatna, usai menepis soal penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di Gedung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, pada Rabu (7/1/2026) kemarin.

“Tidak, bukan Kementerian Kehutanan (yang digeledah), satker (satuan kerja) lain. Kementerian Kehutanan belum kita geledah. Hanya pencocokan. Kemarin, baru kemarin, itu pencocokan. (Yang digeledah) Ada di beberapa perusahaan dan ada di beberapa rumah dan instansi pemerintah di wilayah sama,” kata Anang, kepada wartawan.

Lebih lanjut Anang menerangkan, penggeledahan ini dilakukan dalam rangka pengusutan kasus yang tengah diselidiki sejak September 2025. Bahkan, dalam penggeledahan di beberapa tempat, tim penyidik juga melibatkan unsur TNI.

Dari hasil penggeledahan di wilayah Sulawesi Tenggara, dilakukan penyitaan terhadap beberapa dokumen dan alat bukti lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi gini kan kegiatan ini dimulai kan sudah 5 September. Teman-teman penyidik sudah melakukan pemeriksaan dari saksi-saksi Kemudian juga sudah melakukan penyitaan penggeledahan di beberapa tempat diselenggara. Dari hasil data dan dokumen ini tentunya ada yang perlu kita sesuaikan dan juga ada mana kekurangan yang tidak ada,” jelas Anang.

“Dari data-data itu kemudian kita proaktif penyidik ke Kementerian Kehutanan, ke Ditjen Planologi di mana dalam hal ini pihak Dirjen Planologi juga secara kooperatif dengan baik, mendukung dan memberikan data-data. Karena ini banyak sedangkan ini spesifik hanya untuk perkara penyidikan di Konawe Utara, itu aja. Supaya nggak terlalu melebar ke mana-mana,” sambungnya. (ars/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer: Tak Masuk Rencana Pelatih, Yann Motta Resmi Tinggalkan Arema FC

Bursa Transfer: Tak Masuk Rencana Pelatih, Yann Motta Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi melepas Yann Motta pada bursa transfer paruh kompetisi Super League 2025/2026.
John Herdman Langsung Diuji Mantan Orang Dalam Timnas Indonesia, Bulgaria Datang Bersama Aleksandar Dimitrov

John Herdman Langsung Diuji Mantan Orang Dalam Timnas Indonesia, Bulgaria Datang Bersama Aleksandar Dimitrov

Di sisi lain, FIFA Series 2026 juga akan menjadi debut John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, menandai dimulainya era baru yang langsung diuji
Sidang Panas CMNP Vs MNC, Ahli dan Hotman Paris Ungkap Transaksi NCD Tak Bisa Tukar Menukar

Sidang Panas CMNP Vs MNC, Ahli dan Hotman Paris Ungkap Transaksi NCD Tak Bisa Tukar Menukar

Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) periode 2002-2011, Yunus Husein, memberikan keterangan bahwa transaksi NCD tidak bisa tukar menukar.
Awal 2026 yang Pahit untuk Al Nasr: Gol Ronaldo Jadi Sia-sia hingga Klubnya Terancam Dapat Sanksi Berat

Awal 2026 yang Pahit untuk Al Nasr: Gol Ronaldo Jadi Sia-sia hingga Klubnya Terancam Dapat Sanksi Berat

Dimulai dari kegagalan meraih kemenangan di tiga laga terakhir yang menyebabkan tren negatif di awala tahun, hingga krisis transfer pemain turut mewarnai perjalanan Al Nassr pada awal tahun ini.
Kabar Baik! Harga Rumah Susun 2026 Masih Sama, Cocok untuk Milenial dan Gen Z

Kabar Baik! Harga Rumah Susun 2026 Masih Sama, Cocok untuk Milenial dan Gen Z

Harga rumah susun subsidi 2026 di Jabodetabek belum naik, tetap terjangkau bagi milenial dan Gen Z. Pemerintah pertahankan batas harga Rp185 juta per unit.
Baru Main Sekali Megawati Hangestri Bikin Geger Proliga 2026, Taring Megatron Mulai Terlihat Usai Cabut dari Turki?

Baru Main Sekali Megawati Hangestri Bikin Geger Proliga 2026, Taring Megatron Mulai Terlihat Usai Cabut dari Turki?

Meski baru sekali turun ke lapangan, aura “Megatron” sudah terasa, menandakan bahwa Megawati Hangestri belum kehilangan insting sebagai mesin poin andalan tim.

Trending

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Syafiq dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Pada hari itu, ia seharusnya sudah turun dari pendakian Gunung Slamet.
Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kisah pilu pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa nekat nyamar jadi kru kabin karena malu ditipu di hadapan orang tuanya. Kini ditawari pendidikan gratis.
Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Nama Gaston Avila mendadak jadi sorotan Bobotoh Persib seiring rumor hengkangnya Federico Barba. Kepada publik Argentina, Avila tegas bilang ini soal kariernya.
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026). Pencarian Syafiq pada akhirnya membuahkan hasil. 
Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah lagi Khairun Nisa (23) bisa menjadi pramugari sungguhan.  Aeronef Indonesia memberi Nisa pendidikan pramugari 100 persen gratis kepadanya. 
Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola Rabu, 14 Januari 2026 seputar rekor kandang sempurna Persib Bandung, sorotan John Herdman pada Rizky Ridho, serta kerugian besar Manchester United.
Segini Perkiraan Gaji Alberto Rodriguez, Bek Liga India Kandidat Pengganti Federico Barba di Persib Bandung

Segini Perkiraan Gaji Alberto Rodriguez, Bek Liga India Kandidat Pengganti Federico Barba di Persib Bandung

Isu soal calon pengganti Federico Barba di lini pertahanan Persib Bandung kian mengerucut ke satu nama lama yakni Alberto Rodriguez. Segini perkiraan gajinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT