Isu Tukar Kursi Juda-Thomas, Purbaya Bantah Kekhawatiran Intervensi: Satu Deputi Bisa Kendalikan Tujuh Nggak?
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
“Dugaan saya sih akan selalu kompromi, kompromi itu musyawarah mufakat ya. Kalau saya di LPS selalu musyawarah mufakat, di sini ya juga musyawarah mufakat,” tuturnya.
Saat menanggapi bahwa Thomas masih menjadi bagian dari anggota partai Gerindra membuat nilai independensi tergerus. Terlebih hal itu juga bertentangan dengan Undang-Undang P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan).
Oleh karena itu, Purbaya menilai apabila memang tidak memenuhi aturan UU P2SK, ada kemu kepentingan Thomas akan mundur saat tes fit and proper.
“Saya pikir pas fit and proper sudah mundur sebelum fit and proper kalau aturan seperti itu. Kalau di LPS kan gitu enggak boleh, di sini juga sama, pasti mundur dulu. Enggak ada masalah,” tegasnya.
Purbaya menilai perdebatan soal independensi BI terlalu berlebihan selama mekanisme pengambilan keputusan tetap dijalankan secara kolektif dan transparan.
“Nanti kalau ada intervensi Pemerintah yang berlebihan yang dianggap itu kan bisa kelihatan publik. Tapi selama ini kan cuman sinergi ke arah yang lebih bagus kan? Kalau itu bukan intervensi, kerja sama. Betul enggak?” pungkasnya. (agr/rpi)
Load more