GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Emas Dunia Hampir Sentuh US$5.000 per Ounce, Investor Panik FOMO di Tengah Ketidakpastian Global

Harga emas dunia mendekati US$5.000 per ons dan perak tembus US$100. Lonjakan dipicu risiko geopolitik, dolar melemah, dan efek kebijakan Trump.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:55 WIB
Ilustrasi emas.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Harga emas dunia kembali mencetak rekor baru dan kini semakin dekat dengan level psikologis US$5.000 per ons. Lonjakan tajam ini dipicu kombinasi risiko geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, serta pelemahan dolar Amerika Serikat yang mendorong investor memburu aset safe haven.

Pada perdagangan Jumat waktu setempat, kontrak emas Comex untuk pengiriman Januari ditutup naik 1,4 persen ke level US$4.976,20 per ons. Sementara itu, harga perak melonjak lebih tajam dengan kenaikan 5,1 persen hingga menembus US$100,925 per ons, rekor tertinggi sepanjang sejarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sepekan terakhir saja, harga emas melonjak 8,4 persen, sedangkan perak melesat 14,6 persen. Sepanjang Januari, emas telah menguat sekitar 15 persen dan melesat 79 persen dibandingkan setahun lalu. Perak bahkan melonjak 44 persen sepanjang bulan ini dan meroket hingga 225 persen secara tahunan.

Analis menilai reli emas kali ini bukan sekadar spekulasi pasar, melainkan mencerminkan meningkatnya kebutuhan lindung nilai di tengah ketidakpastian arah kebijakan global, terutama dari Amerika Serikat.

“Momentum sudah menjadi bagian dari cerita besar, dengan FOMO (fear of missing out) terlihat jelas ketika harga bergerak ke wilayah yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Ole Hansen, Head of Commodity Strategy Saxo Bank, dalam catatannya.

Meski ketegangan geopolitik sedikit mereda setelah Presiden Donald Trump menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk mencaplok Greenland dari Denmark, kebijakan luar negeri AS tetap memicu kegelisahan pasar. Ancaman Trump sebelumnya bahkan mendorong sejumlah perusahaan investasi dan dana pensiun Eropa menilai ulang kepemilikan obligasi AS mereka.

Menurut analis, emas kini semakin dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap ketidakpastian kebijakan Presiden Trump, termasuk risiko konflik dagang antara Amerika Serikat dan Eropa. Menariknya, reli emas tetap berlanjut meski ancaman tarif yang sempat mengemuka kini mereda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain faktor geopolitik, permintaan bank sentral yang kuat, pelemahan dolar AS, serta tingginya penerbitan utang pemerintah global tanpa kejelasan skema pembayaran jangka panjang turut menjadi penopang utama kenaikan harga emas.

Sementara itu, lonjakan harga perak juga didukung oleh permintaan fisik yang kuat dari China. Namun, Hansen memperingatkan bahwa harga yang terlalu tinggi berpotensi menekan konsumsi dalam jangka panjang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT