News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Hampir Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Jadi Ujian Kredibilitas Kebijakan Ekonomi Nasional

Nilai tukar rupiah hampir tembus Rp17.000 per dolar AS. Tekanan kurs jadi ujian kredibilitas fiskal, moneter, dan stabilitas ekonomi nasional.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:51 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah sempat menyentuh level intraday sekitar Rp16.985 per dolar Amerika Serikat (AS) pada 20 Januari 2026. Angka ini bahkan lebih lemah dibandingkan posisi rupiah saat krisis moneter 1998 yang berada di kisaran Rp16.800 per dolar AS.

Yang membuat pergerakan ini menarik perhatian pasar adalah konteks globalnya. Pelemahan rupiah terjadi saat indeks dolar AS tidak sedang berada di puncak penguatan. Kondisi tersebut memunculkan persepsi bahwa tekanan terhadap rupiah bukan hanya berasal dari faktor global, melainkan juga dipengaruhi dinamika domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pemerintah, volatilitas rupiah bukan sekadar isu nilai tukar. Target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada 2026 yang dicanangkan Kementerian Keuangan berpotensi terdampak jika fluktuasi rupiah terus berlanjut. Nilai tukar yang melemah dapat meningkatkan biaya impor bahan baku, menaikkan biaya modal, dan pada akhirnya menekan konsumsi serta investasi.

Secara historis, rupiah memang sensitif terhadap perubahan sentimen global, gejolak geopolitik, dan arah kebijakan bank sentral negara maju. Namun, kali ini terdapat kombinasi beberapa faktor domestik yang memperkuat tekanan.

Pertama, arus keluar modal asing. Sepanjang 2025, investor asing tercatat menarik dana dari pasar obligasi pemerintah Indonesia sekitar 6,5 miliar dolar AS. Kondisi ini membatasi ruang pelonggaran kebijakan moneter sekaligus memberi tekanan tambahan pada nilai tukar rupiah.

Kedua, kekhawatiran terhadap posisi fiskal. Defisit anggaran 2025 disebut melebar hingga sekitar 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), mendekati batas maksimal 3 persen. Situasi ini membuat pelaku pasar mulai menghitung ulang risiko fiskal Indonesia dalam jangka menengah.

Ketiga, munculnya isu terkait independensi bank sentral. Pasar merespons sensitif terhadap dinamika pengisian jabatan strategis di Bank Indonesia (BI), yang dinilai dapat memengaruhi persepsi terhadap konsistensi kebijakan moneter.

Selain itu, faktor musiman turut berperan. Permintaan dolar AS cenderung meningkat menjelang Ramadan untuk kebutuhan impor serta pembayaran dividen, yang kerap mempertebal tekanan jangka pendek terhadap rupiah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pelemahan rupiah bukan semata-mata persoalan eksternal atau domestik, melainkan hasil interaksi keduanya. Di titik inilah kualitas koordinasi kebijakan fiskal dan moneter diuji.

Ada anggapan lama bahwa rupiah melemah dapat menguntungkan ekspor. Namun, dalam struktur ekonomi Indonesia saat ini, depresiasi tajam justru sering membawa dampak negatif yang lebih cepat terasa.

Pertama, inflasi impor. Industri yang bergantung pada bahan baku impor, seperti farmasi, baja, dan kosmetik, menghadapi kenaikan biaya produksi yang berpotensi diteruskan ke harga konsumen.

Kedua, biaya pembiayaan negara dan swasta. Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun sempat menyentuh sekitar 6,33 persen, tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan yield berisiko mempersempit ruang belanja produktif pemerintah.

Ketiga, tekanan terhadap stabilitas fiskal. Pelemahan rupiah meningkatkan beban subsidi energi dan kewajiban utang valas, yang pada akhirnya bisa memperbesar defisit anggaran.

Dari sisi moneter, survei ekonom memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen demi menjaga stabilitas nilai tukar. Langkah ini sejalan dengan pendekatan pro-pertumbuhan yang menempatkan stabilitas makro sebagai fondasi utama ekspansi ekonomi.

Sejumlah langkah strategis dinilai penting untuk menjaga kredibilitas kebijakan di tengah tekanan rupiah:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Menjaga jangkar fiskal dengan tetap disiplin pada batas defisit 3 persen PDB sebagai fondasi kepercayaan investor.

  • Memperkuat komunikasi kebijakan, agar pasar memahami arah pembiayaan dan prioritas belanja pemerintah secara transparan.

  • Mengoptimalkan cadangan devisa yang pada akhir Desember 2025 tercatat sekitar 156,5 miliar dolar AS, cukup untuk membiayai impor dan kewajiban eksternal beberapa bulan ke depan.

  • Mendorong penggunaan instrumen lindung nilai (hedging) di sektor korporasi agar tekanan permintaan dolar tidak bersifat reaktif dan berlebihan.

  • Memperkuat koordinasi KSSK, agar stabilisasi pasar keuangan berjalan seiring dengan dukungan terhadap sektor riil.

Kesimpulannya, episode rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS menjadi ujian nyata bagi kredibilitas kebijakan ekonomi nasional. Respons yang dibutuhkan bukan langkah dramatis, melainkan kebijakan yang konsisten, terukur, dan berbasis kepercayaan. Dengan stabilitas makro yang terjaga, target pertumbuhan ekonomi 2026 tetap memiliki landasan yang kuat untuk diwujudkan. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jangan Asal Beri Nama Anak! Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Nama yang Dianjurkan dan Dilarang

Jangan Asal Beri Nama Anak! Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Nama yang Dianjurkan dan Dilarang

Jangan asal beri nama anak, Ustaz Khalid Basalamah jelaskan nama yang dianjurkan dan dilarang dalam Islam.
Persib Bandung Gulung Isenmulang Kalteng FC 4-0, Marc Klok: Harusnya Bisa Lebih Telak

Persib Bandung Gulung Isenmulang Kalteng FC 4-0, Marc Klok: Harusnya Bisa Lebih Telak

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok puas dengan performa tim saat mengalahkan Isenmulang Kalteng FC. Empat gol tanpa balas menjadi bukti dari dominasi timnya atas sang tamu.
Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi berhasil mencetak gol ke-937 dalam kariernya ketika Inter Miami menghadapi New England. Dalam laga lanjutan MLS 2026 itu, sang megabintang asal Argentina mencetak sebuah gol dan assist.
Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Rencana pemerintah memberikan subsidi pembelian sepeda motor listrik mendapat sambutan positif dari Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI). Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena pelaksanaannya mundur dari jadwal awal.
Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal siaran langsung Korea Open 2026, di mana sejumlah wakil Indonesia akan beraksi. Salah satunya Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting.
Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral game simulator umrah terasa seperti nyata, banyak yang doakan developer masuk surga.

Trending

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Klub Liga Inggris, Liverpool mulai menyusun rencana besar untuk menghadapi kemungkinan kehilangan Virgil van Dijk. Dua bek top Eropa kini masuk radar The Reds.
Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari IPB University, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki meninggal dunia pada 2 November 2026.
Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Kemnaker resmi menerbitkan aturan BSU 2026 sebesar Rp900 ribu. Simak jadwal pencairan, empat syarat penerima, hingga cara cek status bantuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT