News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Gencarkan Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah

Memperingati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli melakukan upaya pencegahan stunting dengan menyalurkan program bertajuk “Cegah Stunting Itu Penting” di berbagai daerah di Indonesia.
Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB
Ilustrasi - Upaya Pencegahan Stunting yang Dilakukan BRI Peduli di Berbagai Wilayah.
Sumber :
  • Dok. BRI

Jakarta, tvOnenews.com - Gizi pada anak balita masih menjadi isu penting dalam kesehatan masyarakat di Indonesia. Stunting tidak hanya ditandai oleh terhambatnya pertumbuhan tinggi badan, tetapi juga menimbulkan konsekuensi jangka panjang terhadap kualitas hidup.

BRI terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam mencegah dan menurunkan prevalensi stunting, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli dengan menyalurkan program bertajuk “Cegah Stunting Itu Penting” di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya melalui kegiatan “Cegah Stunting Itu Penting” yang dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia antara lain di Puskesmas Cilincing, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, serta Puskesmas Pangalengan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan ini sekaligus dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa program BRI Peduli “Cegah Stunting Itu Penting” merupakan bentuk dukungan BRI terhadap program pemerintah dalam mencegah dan menurunkan angka prevalensi stunting, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainability Development Goals/SDGs) Nomor 2 “Tanpa Kelaparan”.

Kegiatan ini meliputi pemberian paket nutrisi bergizi bagi anak stunting, paket makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, serta penyediaan antropometri kit guna mendukung pengukuran tumbuh kembang anak secara akurat di posyandu dan puskesmas.

Setiap satu paket antropometri kit terdiri dari timbangan digital, timbangan bayi, infantometer, stadiometer dan tensimeter digital.

Keseluruhan program ini juga diperkuat dengan edukasi gizi dan pola asuh bagi orang tua, ibu hamil, serta remaja putri sebagai upaya pencegahan sejak dini.

Hal ini menunjukkan bahwa program dilaksanakan dengan pendekatan menyeluruh, tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memperkuat fondasi pencegahan stunting.

“Melalui pelaksanaan kegiatan ini, pencegahan stunting tidak hanya diposisikan sebagai isu kesehatan semata, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkap Dhanny dalam keterangan resmi, Minggu (25/1/2026).

Dhanny juga menegaskan bahwa upaya ini diharapkan mampu memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung penurunan stunting secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup anak-anak sebagai aset penting bagi pembangunan di masa depan.

Secara umum sejak dijalankan pada 2022, program BRI Peduli Cegah Stunting Itu Penting telah menyasar 7.783 warga yang terdiri dari orang tua, balita, ibu hamil, remaja putri.

Program ini juga telah menyalurkan bantuan 130 paket antropometri dan dilaksanakan di 49 posyandu/puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah seperti Jakarta, Padang, Yogyakarta, Denpasar, Malang, Makassar, Banjarmasin, dan Manado.

Di Puskesmas Cilincing misalnya, program Cegah Stunting Itu Penting menyasar para balita dan ibu hamil di wilayah tersebut.

Cilincing merupakan salah satu kelurahan di Jakarta yang tercatat masih memiliki prevalensi stunting yang cukup tinggi (kategori medium), di mana terdapat 55 anak berisiko stunting yang berada dalam tahap pemulihan serta 150 anak berisiko stunting yang sedang dalam tahap penyuluhan.

Melalui program Cegah Stunting Itu Penting, BRI Peduli melakukan sejumlah kegiatan seperti sosialisasi pencegahan stunting, pemberian Paket Makanan Tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemberian antropometri kit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan tersebut, Masliani Novaria selaku Ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Cilincing mengungkapkan bahwa pelaksanaan program Cegah Stunting Itu Penting dari BRI Peduli merupakan wujud kolaborasi bersama dari berbagai instansi dan masyarakat untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Cilincing.

“Terima kasih kepada BRI Peduli atas dukungan dalam program Cegah Stunting Itu Penting di wilayah Kecamatan Cilincing dengan berbagai manfaat yang diberikan. Harapannya, semoga BRI terus dapat mendukung intervensi pencegahan stunting di Indonesia, karena penanganan pencegahan stunting ini tidak bisa hanya digaungkan dan dilaksanakan oleh sektor kesehatan saja, tetapi juga memerlukan kolaborasi multipihak dalam pelaksanaannya guna mendukung percepatan penurunan angka stunting,” ujarnya.*

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Adaptasi Lapangan Jadi Alasan Raymond/Joaquin Kalah di Final Indonesia Masters 2026

Belum Adaptasi Lapangan Jadi Alasan Raymond/Joaquin Kalah di Final Indonesia Masters 2026

Langkah pasangan muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus terhenti di partai final Daihatsu Indonesia Masters 2026 usai kalah dari ganda Malaysia.
Kenapa Al Nassr Melorot ke Posisi Ketiga di Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Kenapa Al Nassr Melorot ke Posisi Ketiga di Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Kian menjauh dari Al Hilal yang berada di posisi puncak, bagaimana bisa Al Nassr melorot ke posisi ketiga klasemen sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?
Pemerintah Serius Tangani Longsor Cisarua, KLH Akan Terjunkan Tim Ahli untuk Kaji Lanskap Pascabencana

Pemerintah Serius Tangani Longsor Cisarua, KLH Akan Terjunkan Tim Ahli untuk Kaji Lanskap Pascabencana

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (LH) menegaskan akan menurunkan tim ahli untuk melakukan kajian mendalam terhadap lanskap pascabencana longsor.
Tragis  Pohon Randu Setinggi 20 Meter Tumbang Diterjang Angin, Bapak dan Anak Usia 6 Tahun Tewas

Tragis Pohon Randu Setinggi 20 Meter Tumbang Diterjang Angin, Bapak dan Anak Usia 6 Tahun Tewas

Musibah tragis terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 10.40 WIB. Sebuah pohon randu tumbang setelah diterjang angin kencang. Pohon setinggi kurang lebih 20 meter menimpa seorang bapak dan anaknya yang masih berusia 6 tahun. Keduanya dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Ancaman Terbuka Trump ke Kanada Jika Berani Deal Dagang dengan China, Sampai Sebut PM Mark Carney sebagai 'Gubernur'

Ancaman Terbuka Trump ke Kanada Jika Berani Deal Dagang dengan China, Sampai Sebut PM Mark Carney sebagai 'Gubernur'

Lewat Truth Social, Trump blak-blakan menyebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebagai "gubernur", seraya mengatakan Carney akan melakukan kesalahan besar jika main mata dengan China.
Siapa Saja yang Dimintai Keterangan dalam Penyelidikan Misteri Penyebab Kematian Lula Lahfah? Terbaru Ada Reza Arap

Siapa Saja yang Dimintai Keterangan dalam Penyelidikan Misteri Penyebab Kematian Lula Lahfah? Terbaru Ada Reza Arap

Berikut daftar sosok dimintai keterangan oleh polisi dalam penyelidikan misteri penyebab kematian pacar Reza Arap, Lula Lahfah yang ditemukan meninggal dunia, Jumat (23/1/2026).

Trending

Meninggalnya Lula Lahfah Dikaitkan dengan Overdosis, Polisi Akui Ada Rekam Medis Soal Ini

Meninggalnya Lula Lahfah Dikaitkan dengan Overdosis, Polisi Akui Ada Rekam Medis Soal Ini

Peristiwa meninggal dunianya Lula Lahfah yang juga kekasih hati dari Reza Arap masih menyisakan teka-teki usai kematian selebgram muda itu dikaitkan dengan overdosis obat atau zat terlarang.
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, PAN dan Golkar Langsung Bereaksi Singgung Kewenangan Presiden: Penilaiannya Murni

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, PAN dan Golkar Langsung Bereaksi Singgung Kewenangan Presiden: Penilaiannya Murni

Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar memberikan reaksi terkait isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang kabarnya akan dilakukan Presiden Prabowo dalam waktu dekat.
Hasil UFC 324: Hantam Paddy Pimblett Hingga Berdarah-darah, Justin Gaethje Raih Gelar Juara Interim Kelas Ringan

Hasil UFC 324: Hantam Paddy Pimblett Hingga Berdarah-darah, Justin Gaethje Raih Gelar Juara Interim Kelas Ringan

Hasil UFC 324 yang dimenangkan oleh Justin Gaethje usai mengalahkan Paddy Pimblett dalam lima ronde.
Sepekan Lagi Girik hingga Letter C Tak Diakui Pemerintah, Deadline 2 Februari 2026!

Sepekan Lagi Girik hingga Letter C Tak Diakui Pemerintah, Deadline 2 Februari 2026!

Mulai 2 Februari girik, letter c, atau bukti kepemilikan tanah lama tidak lagi berlaku. Bagaimana nasib tanah yang belum disertifikatkan hingga 2 Februari 2026?
Tak Sanggup Berdiri, Tangis Reza Arap Pecah Setelah Pemakaman Lula Lahfah: Gue Nggak Bisa Ya Allah

Tak Sanggup Berdiri, Tangis Reza Arap Pecah Setelah Pemakaman Lula Lahfah: Gue Nggak Bisa Ya Allah

Suasana duka masih menyelimuti musisi sekaligus konten kreator, Reza Oktovian atau yang akrab disapa Reza Arap setelah kekasihnya, Lula Lahfah meninggal dunia
FIFA Sudah Oke, Striker Keturunan Medan yang Pernah Main di Surabaya Ini Bisa Dibawa John Herdman ke Timnas Indonesia

FIFA Sudah Oke, Striker Keturunan Medan yang Pernah Main di Surabaya Ini Bisa Dibawa John Herdman ke Timnas Indonesia

Sudah memenuhi persyaratan FIFA, apakah pemain keturunan Medan ini akan dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia? Ia dulu pernah main di Surabaya saat AFF U19
Banyak Pemain Abroad Timnas Indonesia Pulang Kampung ke Super League, Begini Ungkapan Jujur John Herdman

Banyak Pemain Abroad Timnas Indonesia Pulang Kampung ke Super League, Begini Ungkapan Jujur John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai pemain diaspora yang berkarier di Super League memberi keuntungan besar, mulai adaptasi fisik hingga kedalaman skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT