News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percepatan Kesejahteraan Papua, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Inovasi Otsus: Kewenangan Seluas-luasnya

Otsus Papua diharapkan memberi kewenangan luas kepada pemerintah daerah, terutama untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik yang lebih kontekstual dan tepat sasaran.
Selasa, 27 Januari 2026 - 22:03 WIB
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik melalui Otsus.
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan bahwa kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) menjadi instrumen strategis pemerintah dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP).

Melalui kebijakan ini, pemerintah memberikan kewenangan yang luas kepada pemerintah daerah, terutama untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik yang lebih kontekstual dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penegasan tersebut disampaikan Ribka saat menjadi narasumber dalam talkshow bertema Kebijakan Afirmasi Otonomi Khusus Papua untuk Kesejahteraan Orang Asli Papua di Studio Nusantara TV (NTV), Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ribka menjelaskan, Otsus tidak hanya dimaknai sebagai penyaluran anggaran, tetapi merupakan mandat negara untuk menghadirkan kebijakan afirmatif dan perlindungan terhadap hak-hak dasar masyarakat adat.

Di sisi lain, Otsus juga memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengelola pembangunan lintas sektor sesuai kebutuhan wilayah Papua.

“Sesungguhnya esensinya adalah bagaimana pemerintah dalam hal ini, pemerintah pusat memberikan kewenangan, kewenangan sebesar-besarnya dan seluas-luasnya kepada pemerintah daerah. Untuk di dalam alam otonomi khusus ini pemerintah daerah bisa melaksanakan pelayanan kepada publik lebih khusus pada afirmasi khusus untuk orang asli Papua,” ujar Ribka Haluk di NTV Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menambahkan, pemerintah pusat telah menyiapkan landasan regulasi yang kokoh untuk mendukung kebijakan afirmasi Otsus. Langkah tersebut diwujudkan melalui pembentukan berbagai lembaga daerah yang bersifat khusus, serta penguatan institusi representasi kultural dan politik yang hanya terdapat di Papua.

“Jadi pemerintah pusat sudah menghadirkan regulasi kemudian menjalankan afirmasi seperti pembentukan lembaga atau institusi daerah dalam rangka misalnya seperti MRP, kemudian DPRP, penyelenggaraan, DPRK, banyak sekali afirmasi di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, bahkan juga pada kewenangan-kewenangan di bidangnya dalam ranah publik seperti proteksi afirmasi untuk gubernur itu harus orang asli Papua,” lanjutnya.

Lebih jauh, Ribka menyampaikan bahwa kebijakan proteksi dalam Otsus juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Dengan pendekatan tersebut, OAP diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi turut berperan aktif sebagai pelaku utama dalam pembangunan di daerahnya.

Ia juga menyoroti perkembangan kebijakan Otsus sejak pertama kali diberlakukan melalui Undang-Undang Otsus pada 2001. Kebijakan tersebut terus mengalami penyesuaian, dari yang awalnya hanya mencakup satu provinsi induk, kini berkembang menjadi enam provinsi di Tanah Papua guna memperpendek rentang kendali pelayanan dan mempercepat pemerataan pembangunan.

“Artinya pemerintah sudah memberikan kewenangan seluas-luasnya untuk pemerintah daerah bisa melakukan inovasi-inovasi dalam rangka percepatan kesejahteraan orang asli Papua,” tandas mantan Penjabat Gubernur Papua Tengah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai catatan, pelaksanaan Otsus Papua saat ini memasuki fase baru setelah adanya perubahan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021. Pemerintah pusat terus mendorong sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar kewenangan khusus yang diberikan dapat diterjemahkan menjadi program konkret yang langsung dirasakan masyarakat hingga wilayah terpencil Papua.

Talkshow tersebut turut dihadiri Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Velix Vernando Wanggai serta Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dakwaan Febrie Adriansyah Dinilai Janggal Terkait Peran Ferry Hongkoriwang

Dakwaan Febrie Adriansyah Dinilai Janggal Terkait Peran Ferry Hongkoriwang

Dugaan kasus TPPU yang menyerwt eks Jampidsus, Febrie Adriansyah terus disorot banyak pihak usai sidang pembacaan dakwaan rampung digelar di PN Tipikor Jakarta Pusat beberapa hari lalu.
Telkom University Buka Suara Soal Viral Perundungan Maba di Asrama Kampus, Sebut Pelaku Dua Orang

Telkom University Buka Suara Soal Viral Perundungan Maba di Asrama Kampus, Sebut Pelaku Dua Orang

Viral di media sosial aksi dugaan perundungan mahasiswa baru terjadi di asrama kampus Telkom University (Tel-U), Kabupaten Bandung. Pihak kampus buka suara..
Hasil Super League 2026-2027: Bali United Pesta Setengah Lusin Gol Lawan Persijap, Laskar Tridatu Menang Telak 6-1

Hasil Super League 2026-2027: Bali United Pesta Setengah Lusin Gol Lawan Persijap, Laskar Tridatu Menang Telak 6-1

Bali United tampil menggila saat menjamu Persijap Jepara pada pekan keempat Super League 2026-2027, Sabtu (10/10/2026). Serdadu Tridatu sukses menang telak 6-1.
Alokasikan Dana 52 Miliar Rupiah, Tahap Awal Pembangunan Kampus Universitas Negeri Yogyakarta di Kabupaten Blora Dimulai dari Gedung Direktorat

Alokasikan Dana 52 Miliar Rupiah, Tahap Awal Pembangunan Kampus Universitas Negeri Yogyakarta di Kabupaten Blora Dimulai dari Gedung Direktorat

Kampus Universitas Negeri Yogyakarta Kabupaten Blora tak hanya diproyeksikan menjadi pusat pendidikan tinggi, tetapi juga dilengkapi beberapa fasilitas terpadu.
Mayat Terborgol di Bangunan Mirip Kantor MBG Kendal, BGN Buka Suara: Bukan Gedung SPPG

Mayat Terborgol di Bangunan Mirip Kantor MBG Kendal, BGN Buka Suara: Bukan Gedung SPPG

Korban dugaan pembunuhan tersebut disebut-sebut ditemukan di gedung yang mirip dengan dapur MBG atau Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Awas Apes Bertubi-tubi! 5 Shio Ini Wajib Ekstra Waspada pada 11 Oktober 2026

Awas Apes Bertubi-tubi! 5 Shio Ini Wajib Ekstra Waspada pada 11 Oktober 2026

Berikut adalah lima shio yang diprediksi berpotensi mengalami apes bertubi-tubi pada 11 Oktober 2026 jika tidak melakukan langkah antisipasi secara cermat.

Trending

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom Bandung yang diduga dilakukan mahasiswa baru ke teman satu kamar asramanya.
Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Maarten Paes Dapat Wejangan Kiper Legendaris Belanda usai Alami Masa Sulit di Ajax, Pilar Timnas Indonesia Diminta Lakukan Ini

Maarten Paes Dapat Wejangan Kiper Legendaris Belanda usai Alami Masa Sulit di Ajax, Pilar Timnas Indonesia Diminta Lakukan Ini

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tengah menghadapi persaingan ketat di Ajax. Legenda Manchester United, Edwin van der Sar, turut memberikan pandangannya.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT