News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru 25 Hari Bertugas, Ini Profil Aditya Jayaantara yang Mundur dari Jabatan Deputi Komisioner OJK

Aditya Jayaantara baru 25 hari menjabat Deputi Komisioner OJK sebelum mundur. Berikut profil lengkap dan perjalanan kariernya di sektor keuangan.
Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:00 WIB
Baru 25 Hari Bertugas, Ini Profil Aditya Jayaantara yang Mundur dari Jabatan Deputi Komisioner OJK
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com — Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), I.B. Aditya Jayaantara, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (30/1/2026). Keputusan tersebut menjadi sorotan publik karena Aditya baru saja dilantik kurang dari sebulan sebelumnya, tepatnya pada 6 Januari 2026.

Artinya, Aditya hanya menjabat selama sekitar 25 hari sebelum memilih mundur dari posisi strategis di regulator sektor jasa keuangan nasional. Pengunduran dirinya dilakukan bersamaan dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menyatakan pengunduran diri ketiga pejabat tersebut telah disampaikan secara resmi dan akan diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ketua Dewan Komisioner OJK, Kepala Eksekutif PMDK, dan Deputi Komisioner DKTK telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya,” ujar Ismail dalam keterangan resmi, Jumat sore.

Meski terjadi pergantian mendadak di jajaran pimpinan, OJK menegaskan bahwa proses tersebut tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan lembaga dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional.

Profil Aditya Jayaantara

I.B. Aditya Jayaantara dikenal sebagai pejabat dengan latar belakang panjang di sektor keuangan negara, khususnya di lingkungan Kementerian Keuangan. Mengutip laman resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Aditya pernah dilantik sebagai Direktur Penilaian DJKN pada 2011.

Pengalaman tersebut membentuk keahliannya dalam pengelolaan aset negara, valuasi, serta tata kelola keuangan publik. Rekam jejak di DJKN juga menempatkannya sebagai figur yang memahami aspek pengawasan dan akuntabilitas keuangan dari sisi fiskal, sebelum akhirnya bergeser ke sektor jasa keuangan melalui OJK.

Karier Aditya di Kementerian Keuangan berlangsung selama bertahun-tahun dengan berbagai posisi strategis, yang memperkuat reputasinya sebagai birokrat profesional di bidang pengelolaan kekayaan negara. Modal pengalaman inilah yang kemudian mengantarkannya ke jajaran pimpinan OJK pada awal 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilantik Awal Januari, Mundur di Akhir Bulan

Aditya Jayaantara resmi dilantik sebagai Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK pada 6 Januari 2026 oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. Jabatan tersebut tergolong strategis karena berkaitan langsung dengan pengawasan pasar modal, transaksi efek, hingga instrumen derivatif dan perdagangan karbon.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Melesat ke Puncak Usai Hajar Jakarta Popsivo Polwan Tiga Set

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Melesat ke Puncak Usai Hajar Jakarta Popsivo Polwan Tiga Set

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup di hari kedua seri Surabaya antara Gresik Phonska Plus Indonesia mengahdapi Jakarta Popsivo Polwan
Akibat Fenomena Ini, Legislatif Beri Rapor Merah ke Pemprov Jabar di Bawah Pimpinan Dedi Mulyadi

Akibat Fenomena Ini, Legislatif Beri Rapor Merah ke Pemprov Jabar di Bawah Pimpinan Dedi Mulyadi

Pemerintahan era Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau akrab dikenal KDM dinilai memiliki catatan kelam.
Hasil Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Indonesia Bungkam Sang Juara Putaran Kedua Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Indonesia Bungkam Sang Juara Putaran Kedua Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026 laga penutup hari kedua di Seri Surabaya yang menyajikan duel Gresik Phonska Plus Indonesia menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Kasus paspor Dean James seret 25 pemain Eredivisie. Pakar hukum Belanda bongkar kelalaian fatal agen pemain yang abai soal risiko naturalisasi WNI Indonesia.
Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Kekalahan tipis yang dialami Timnas Indonesia di final FIFA Series masih menjadi sorotan banyak mata. Berikut tiga artikel yang paling banyak dibaca hari ini.
Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampak marah ketika melakukan sidak ke SMK 2 Subang. KDM merasa dirinya dibohongi dan langsung menghubungi Kadis Pendidikan.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT