Gandeng Kadin Indonesia, SCMP Gelar China Conference Southeast Asia 2026 untuk Bahas Geopolitik hingga Investasi
- SCMP
Jakarta, tvOnenews.com— South China Morning Post (SCMP) bersama Kadin Indonesia resmi mengumumkan penyelenggaraan China Conference: Southeast Asia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Februari 2026 di The St. Regis Jakarta.
Untuk pertama kalinya, forum internasional ini digelar di Indonesia, sekaligus menegaskan posisi strategis Indonesia dalam percaturan regional dan global.
Executive Managing Editor South China Morning Post, Zuraidah Ibrahim, menekankan pentingnya peran jurnalisme yang kredibel dan independen di tengah dinamika geopolitik serta ekonomi dunia yang terus berubah.
“Seiring dinamika global yang terus bergerak cepat, keberadaan jurnalisme yang kredibel serta dialog yang berbasis informasi menjadi semakin penting. Melalui China Conference Southeast Asia, SCMP menyediakan ruang bagi para pemimpin di bidang pemerintahan, bisnis, dan investasi untuk terlibat dalam diskusi yang mendalam mengenai berbagai faktor yang membentuk masa depan regional," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (31/1/2026).
Penyelenggaraan konferensi ini juga sejalan dengan meningkatnya peran Tiongkok sebagai salah satu sumber utama investasi asing langsung ke Indonesia, yang pada 2025 nilainya tercatat melebihi 18 miliar dolar AS. Nota kesepahaman antara SCMP dan Kadin Indonesia mencerminkan komitmen kedua pihak dalam membangun kemitraan jangka panjang, dengan konferensi ini menjadi salah satu hasil konkret dari kerja sama tersebut.
Zuraidah Ibrahim menjelaskan bahwa konferensi akan menghadirkan beragam agenda strategis yang relevan dengan kondisi terkini. “Kami telah menyiapkan beragam agenda yang membahas isu-isu paling relevan saat ini, dengan menghadirkan pembicara dari berbagai sektor, termasuk dari Indonesia sebagai tuan rumah, Tiongkok, dan kawasan sekitarnya. Kami memperkirakan sekitar 500 peserta akan hadir, dengan separuh berasal dari luar Indonesia. Hal ini mencerminkan kuatnya minat global terhadap potensi yang ditawarkan Indonesia,” ujarnya.
Dari sisi Kadin Indonesia, Shinta Kamdani selaku Coordinating Vice Chairwoman for Human Development, Culture and Sustainable Development Kadin Indonesia, Chairwoman of APINDO, sekaligus Chief Executive Officer Sintesa Group, memaparkan arah strategis organisasi dalam mendorong penguatan kerja sama kawasan. Ia menyoroti peluang yang terbuka dari relasi Indonesia–ASEAN serta Hong Kong–Tiongkok Raya, sekaligus nilai penting kolaborasi dengan SCMP.
Load more