News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Bayar PDAM di BRImo, Lebih Praktis dan Ada Cashback 20%

Dengan melakukan pembayaran PDAM melalui aplikasi BRImo, nasabah BRI berkesempatan menikmati promo cashback 20%.
Rabu, 4 Februari 2026 - 15:23 WIB
Aplikasi Brimo
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Membayar tagihan PDAM sering dianggap hal kecil, padahal jika terlewat bisa mengganggu urusan rumah tangga maupun usaha. Rutinitas bulanan ini sebenarnya penting untuk menjaga kelancaran aktivitas sehari-hari.

Di tengah kesibukan keluarga, pekerja kantoran, hingga pelaku UMKM, cara bayar yang praktis dan cepat tentu menjadi kebutuhan utama. Kemudahan akses pembayaran bisa membantu mengurangi beban pikiran sekaligus menghemat waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, pembayaran PDAM semakin mudah melalui aplikasi BRImo. Prosesnya simpel dan bisa dilakukan kapan saja tanpa harus repot keluar rumah.

Lebih menarik lagi, nasabah BRI berkesempatan menikmati promo cashback 20%. Dengan begitu, pengeluaran bulanan terasa lebih ringan, sementara kebiasaan sehari-hari tetap berjalan seperti biasa.

Keuntungan Bayar PDAM Pakai BRImo

Bayar PDAM di BRImo dirancang untuk memudahkan. Praktis dan cepat, karena cukup lewat ponsel tanpa harus antre atau datang ke loket. Prosesnya singkat dan cocok untuk gaya hidup urban maupun semi-urban yang serba dinamis.

Selain itu, ada cashback 20% yang bisa langsung kamu nikmati sesuai ketentuan promo. Keuntungan ini memberi nilai tambah dari transaksi rutin yang biasanya hanya jadi kewajiban bulanan.

Tidak hanya itu, transaksi bisa kamu dilakukan kapan saja. Tidak perlu menyesuaikan jam operasional, sehingga bayar PDAM bisa dilakukan di sela waktu kerja, malam hari, atau saat akhir pekan dengan tetap aman dan nyaman.

Syarat dan Ketentuan Promo

Agar promo cashback 20% bisa kamu nikmati dengan lancar, perhatikan beberapa ketentuan berikut sebelum bayar PDAM lewat BRImo:

  • Periode promo berlaku 1 Januari–31 Mei 2026
  • Cashback 20% untuk pembayaran PDAM melalui BRImo 
  • Promo berlaku setiap tanggal 1–20 di tiap bulan
  • Berlaku untuk 95 transaksi tercepat setiap hari
  1. Maksimal cashback Rp10.000 dan 1 kali per nasabah per bulan
  • Berlaku untuk minimal transaksi Rp50.000
  • Cashback akan diterima di bulan berikutnya

Karena kuota promo harian terbatas, sebaiknya lakukan pembayaran PDAM lebih awal agar tidak kehabisan kesempatan. Dengan begitu, tagihan bulanan bisa terselesaikan tepat waktu tanpa mengganggu aktivitas lain.

Untuk memastikan proses berjalan lancar, gunakan layanan yang terintegrasi dan terpercaya. Melalui sistem terpusat dalam satu aplikasi, nasabah dapat memantau sekaligus membayar tagihan PDAM secara lebih rapi dan efisien tanpa harus berpindah platform.

Cara Bayar PDAM di BRImo

  1. Login BRImo dan klik menu Tagihan
  2. Pilih fitur PDAM dan masukkan nomor pelanggan jika pembayaran baru dan pilih nomor di riwayat jika sudah pernah membayar sebelumnya
  3. Konfirmasi pembayaran dengan PIN
  4. Selesai, tagihanmu berhasil dibayar!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan proses yang sederhana dan terintegrasi dalam satu aplikasi, pembayaran tagihan PDAM kini dapat dilakukan dengan lebih efisien. Tidak hanya menghemat waktu, tetapi kamu juga dapat mengelola kebutuhan bulanan secara lebih tertib dan terencana.

Manfaatkan kemudahan bayar PDAM di BRImo sebagai bagian dari kebiasaan transaksi harian yang praktis. Gunakan BRImo hari ini, jangan sampai kehabisan kuota promo, dan manfaatkan cashback 20% sebelum periode berakhir. Info lengkap promo bisa diakses melalui bbri.id/promopdam. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ronaldo Tantrum Karim Benzema Pindah ke Klub Pesaing Al Nassr

Ronaldo Tantrum Karim Benzema Pindah ke Klub Pesaing Al Nassr

Karim Benzema resmi bergabung dengan Al Hilal pada hari terakhir bursa transfer paruh musim Liga Arab Saudi setelah sebelumnya membela Al Ittihad. 
Buntut Konten Pornografi, DPR Sebut Pemblokiran Grok AI Tak Cukup, Dorong Regulasi AI

Buntut Konten Pornografi, DPR Sebut Pemblokiran Grok AI Tak Cukup, Dorong Regulasi AI

DPR RI menilai pemblokiran aplikasi kecerdasan buatan Grok AI karena memicu konten semi pornografi tidak bisa menjadi satu-satunya solusi dalam pengawasan ruang digital.
Ini Alasan Ruben Amorim Memilih Bungkam Usai Dipecat Manchester United, Ada Hubungannya Dengan Michael Carrick?

Ini Alasan Ruben Amorim Memilih Bungkam Usai Dipecat Manchester United, Ada Hubungannya Dengan Michael Carrick?

Motivasi utama Ruben Amorim untuk bungkam disebut berangkat dari keinginannya melindungi skuad Setan Merah dan penggantinya. Amorim memilih menunda semua tanggapan
Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Warga dari dua dusun di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mendesak pemerintah untuk menunda pelaksanaan proyek tol Solo - Yogyakarta seksi II.
KPK Tangkap Mulyono Diduga Terkait Pengaturan Restitusi PPN pada Sektor Perkebunan

KPK Tangkap Mulyono Diduga Terkait Pengaturan Restitusi PPN pada Sektor Perkebunan

Penangkapan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono, berkaitan proses restitusi pajak pertambahan nilai atau PPN pada sektor perkebunan.
Adu Mulut Berujung Tragis, Suami di Paluta Bakar Istri Pakai Pertalite di Rumah Kontrakan

Adu Mulut Berujung Tragis, Suami di Paluta Bakar Istri Pakai Pertalite di Rumah Kontrakan

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga terjadi di Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Seorang suami berinisial HC alias A (55) diduga tega membakar istrinya sendiri, DS (55), usai terlibat pertengkaran adu mulut.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT