News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bitcoin Terjun ke US$60.000, Harga BTC Hari Ini Terlemah Sejak Trump Terpilih

Harga BTC hari ini melemah tajam dan menyentuh level terendah sejak Oktober 2024 saat Trump menang Pilpres AS. Pasar kripto global ikut tertekan.
Jumat, 6 Februari 2026 - 10:28 WIB
Gagal Menyentuh US$90 Ribu, Harga Bitcoin Malah Tersungkur
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOnenews.com Harga BTC hari ini kembali menjadi sorotan setelah Bitcoin anjlok ke level terendah dalam 16 bulan terakhir. Mata uang kripto terbesar di dunia itu sempat menyentuh area psikologis US$60.000, menandai posisi terlemah sejak Oktober 2024, periode ketika Donald Trump memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat.

Tekanan terhadap Bitcoin terjadi di tengah gelombang aksi jual global di saham teknologi, yang ikut menyeret aset berisiko lainnya, termasuk kripto. Kondisi ini membuat harga bitcoin hari ini bergerak sangat volatil sepanjang sesi perdagangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data pasar, Bitcoin sempat turun ke US$60.008,52 sebelum berbalik menguat tipis 1,64 persen ke level US$64.153,24. Meski rebound, pergerakan tersebut belum cukup menghapus kekhawatiran investor atas tren pelemahan yang sudah berlangsung sejak Oktober lalu.

Sejumlah analis menilai pelemahan ini mencerminkan aksi unwind besar-besaran terhadap posisi spekulatif yang sebelumnya terlalu padat di pasar kripto. Kepala riset Pepperstone Melbourne, Chris Weston, mengatakan penurunan Bitcoin sejak Oktober menjadi sinyal bahwa investor mulai keluar dari aset berisiko.

“Banyak posisi besar sedang dilepas sangat cepat. Bitcoin sudah melemah sejak Oktober, dan sekarang pasar mulai mempertanyakan apakah ini sekadar kebetulan atau sinyal lebih besar,” ujarnya.

Harga BTC Hari Ini Ikut Tertekan Pasar Global

Tekanan terhadap harga BTC hari ini juga terjadi seiring memburuknya sentimen global. Aksi jual di saham teknologi Amerika Serikat meluas ke berbagai kelas aset, termasuk logam mulia dan kripto.

Bitcoin selama beberapa tahun terakhir memang semakin berkorelasi dengan sektor teknologi, terutama sejak investor melihat aset digital sebagai bagian dari narasi pertumbuhan berbasis inovasi dan kecerdasan buatan (AI). Namun, ketika saham teknologi terkoreksi tajam, kripto ikut terseret.

Joshua Chu, Co-Chair Hong Kong Web3 Association, menilai penurunan Bitcoin ke kisaran US$60.000 bukanlah akhir dari kripto, melainkan koreksi wajar akibat manajemen risiko yang lemah di masa lalu.

“Ini bukan kripto yang mati. Ini adalah konsekuensi dari investor yang memperlakukan Bitcoin sebagai aset satu arah tanpa kontrol risiko, sama seperti yang terjadi pada emas dan perak ketika leverage dan narasi mendahului realitas,” katanya.

Bitcoin Terlemah Sejak Oktober 2024

Level harga bitcoin hari ini menjadi perhatian karena menandai posisi terendah sejak Oktober 2024, satu bulan sebelum Donald Trump memenangkan Pilpres AS. Saat itu, Trump sempat menyampaikan dukungan terhadap pengembangan aset kripto dalam kampanye politiknya, yang memicu optimisme pasar.

Namun, sejak mencapai puncak pada awal Oktober lalu, Bitcoin justru mengalami koreksi berkelanjutan. Secara mingguan, Bitcoin diperkirakan mencatatkan penurunan sekitar 16 persen. Sementara secara year-to-date, harga Bitcoin sudah terkoreksi sekitar 27 persen.

Tekanan juga terlihat pada aset kripto lainnya. Ether, mata uang kripto terbesar kedua di dunia, sempat anjlok ke level terendah dalam 10 bulan di US$1.751,94 sebelum rebound ke US$1.891,27. Namun, secara mingguan Ether tetap mencatat penurunan sekitar 17 persen dan turun sekitar 36 persen sepanjang tahun berjalan.

Kapitalisasi Pasar Kripto Susut Tajam

Pelemahan harga BTC hari ini ikut menyeret total nilai pasar kripto global. Data CoinGecko menunjukkan kapitalisasi pasar kripto telah menyusut sekitar US$2 triliun sejak mencapai puncaknya di US$4,379 triliun pada awal Oktober.

Dalam satu bulan terakhir saja, lebih dari US$1 triliun nilai pasar kripto menguap. Kondisi ini mempertegas tekanan berat yang dialami sektor aset digital, seiring investor menarik dana dari instrumen berisiko di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Analis Deutsche Bank mencatat bahwa arus keluar dana dari produk investasi kripto juga meningkat signifikan. ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar lebih dari US$3 miliar pada Januari, setelah sebelumnya mengalami outflow sekitar US$2 miliar pada Desember dan US$7 miliar pada November.

Sentimen Investor Terhadap Bitcoin Mendingin

Melemahnya harga BTC hari ini juga menandakan mendinginnya sentimen investor terhadap aset digital. Reli kripto yang sempat terjadi pada paruh pertama tahun lalu kini tertahan oleh tekanan likuiditas global, ketidakpastian kebijakan moneter, serta koreksi di pasar saham teknologi.

Sejumlah pelaku pasar menilai Bitcoin kini kembali diuji sebagai aset lindung nilai alternatif. Namun, koreksi tajam menunjukkan bahwa kripto masih sangat sensitif terhadap pergerakan aset berisiko lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, sebagian analis menilai fase koreksi ini justru menjadi ujian penting bagi struktur pasar kripto ke depan. Investor kini mulai lebih selektif dalam mengelola risiko, tidak lagi mengandalkan narasi kenaikan harga tanpa mempertimbangkan fundamental dan volatilitas pasar.

Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, harga BTC hari ini diperkirakan tetap bergerak volatil dalam waktu dekat, seiring investor mencermati arah kebijakan global, pergerakan pasar saham teknologi, serta arus dana ke produk investasi kripto. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rendez-vous Rasa 2026: Merayakan Kolaborasi Kuliner Prancis dan Indonesia

Rendez-vous Rasa 2026: Merayakan Kolaborasi Kuliner Prancis dan Indonesia

Rendez-vous Rasa 2026 untuk pertama kalinya bekerja sama dengan WIG 2026 yang digelar Kementerian Pariwisata bersama Jaringan Gastronomi Indonesia.
Dugaan Pungli di Lapas Cibinong Terkuak, Ombudsman Sebut Ada Pengakuan Soal Bayaran Rp150 Ribu

Dugaan Pungli di Lapas Cibinong Terkuak, Ombudsman Sebut Ada Pengakuan Soal Bayaran Rp150 Ribu

Ombudsman mengungkap dugaan pungli di Lapas Cibinong. Sejumlah pengunjung dan saksi menyebut adanya bayaran Rp150 ribu, bahkan ada petugas yang mengaku.
Viralkan Video Sekolah Berdinding Triplek 22 Tahun, Guru SD di Kampar Ditegur Wakil Bupati hingga Diminta Klarifikasi

Viralkan Video Sekolah Berdinding Triplek 22 Tahun, Guru SD di Kampar Ditegur Wakil Bupati hingga Diminta Klarifikasi

Romawati, guru SD yang memviralkan video kondisi sekolah berdinding triplek selama 22 tahun klarifikasi setelah kena tegur Wakil Bupati Kampar, Riau, Misharti.
Sikat Premanisme di Palembang, Polda Sumsel Amankan 3 Orang pada Hari Pertama Operasi

Sikat Premanisme di Palembang, Polda Sumsel Amankan 3 Orang pada Hari Pertama Operasi

Polda Sumsel mengamankan tiga orang dalam penindakan dugaan premanisme di Simpang Macan Lindungan, Palembang, pada hari pertama Operasi Sikat Musi I 2026.
Wacana Merger Elnusa dan PDSI, Serikat Pekerja Pertamina Ingatkan Potensi 'Privatisasi Terselubung'

Wacana Merger Elnusa dan PDSI, Serikat Pekerja Pertamina Ingatkan Potensi 'Privatisasi Terselubung'

Muncul wacana penggabungan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dan PT Elnusa Tbk (ELSA) di sektor energi nasional. Isu penataan korporasi ini di...
John Herdman Belajar dari Piala AFF 2026, Singapura Bisa Jadi Batu Sandungan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

John Herdman Belajar dari Piala AFF 2026, Singapura Bisa Jadi Batu Sandungan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

‎Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura pada pertandingan pertama Grup A Divisi 1. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Peluang karier mulai terbuka! 4 zodiak ini diprediksi makin bersinar besok, 25 September 2026. Siapa yang bakal mendapat kesempatan menarik?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT