Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan kinerja pra penjualan yang solid sepanjang 2025. Pengembang properti yang berfokus di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), membentang dari pesisir utara Jakarta hingga Tangerang, berhasil merealisasikan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun atau setara dengan pencapaian 100 persen dari target tahunan.
PANI mengembangkan kawasan PIK 2 dengan konsep gaya hidup modern dan dinamis, serta pendekatan inovatif untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berubah.
Sebagai emiten properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan menawarkan peluang investasi melalui portofolio proyek yang kuat dan pertumbuhan kawasan yang pesat serta adaptif.
Reputasi dan komitmen terhadap kualitas menjadikan PANI sebagai salah satu pilihan investasi, baik bagi investor domestik maupun asing, institusional maupun ritel.
Capaian pra penjualan tersebut mencerminkan ketahanan fundamental bisnis PANI serta efektivitas strategi pengembangan kawasan di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian siklus industri properti nasional.
Kontributor terbesar berasal dari segmen residensial dengan nilai pra penjualan Rp2,0 triliun atau 47 persen. Selanjutnya, kaveling tanah komersial menyumbang Rp1,2 triliun atau 28 persen, sementara produk komersial berkontribusi Rp1,07 triliun atau 25 persen.
Kinerja ini menunjukkan permintaan terhadap hunian terintegrasi dan kawasan komersial strategis di PIK 2 tetap terjaga, sejalan dengan preferensi konsumen yang semakin selektif dan berorientasi pada kualitas.
Sepanjang 2025, PANI memasarkan sejumlah proyek unggulan. Pada segmen residensial, proyek yang ditawarkan antara lain Bukit Nirmala, Pantai Bukit Villa, Padma, Pasadena Spring, Ilona@Pasadena Hills, Sapporo Residences, Pasir Putih Residences, Rumah Milenial, dan Permata Hijau Residences. Adapun segmen komersial didukung proyek seperti SOHO The Bund, Rukan Marina Bay, SOHO The Riverside, SOHO The Riverside Boulevard, Bizpark PIK2, Rukan Lau Pa Sat, serta Rukan Pasar Milenial, dengan kaveling tanah komersial yang mayoritas berlokasi di kawasan CBD PIK2.
Beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025 menjadi katalis penting bagi penguatan ekosistem PIK 2.
Fasilitas MICE ini dikembangkan sebagai anchor asset dengan total gross building area sekitar 375.000 meter persegi di atas lahan kurang lebih 123.000 meter persegi.
Hingga akhir 2025, NICE telah menggelar 16 acara berskala nasional dan internasional, dengan kapasitas pengunjung hingga sekitar 100.000 orang untuk kegiatan berskala besar, serta didukung area parkir yang mampu menampung sekitar 7.500 kendaraan.
Tingkat utilisasi awal yang kuat menegaskan peran NICE tidak hanya sebagai fasilitas MICE, tetapi juga sebagai sumber pendapatan berulang bagi entitas anak Perseroan sekaligus penggerak aktivitas ekonomi kawasan dengan efek berganda yang luas.
Daya tarik PIK 2 juga diperkuat oleh peningkatan aksesibilitas melalui Jalan Tol KATARAJA yang menghubungkan kawasan secara langsung dengan jaringan infrastruktur utama Jabodetabek.
Akses ini memungkinkan waktu tempuh ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar tujuh menit, serta ditunjang konektivitas transportasi publik dan akses kawasan yang semakin matang.
Sinergi antara operasional NICE dan konektivitas infrastruktur tersebut diyakini akan mendorong arus pengunjung dan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat permintaan produk residensial dan komersial PIK 2 dalam jangka menengah dan panjang.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma alias Aguan menyampaikan bahwa pencapaian pra penjualan sepanjang 2025 mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kehati-hatian di tengah perubahan pasar.
“Kami memandang tahun 2025 sebagai periode konsolidasi yang sehat. Di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian daya beli, PANI tetap fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Aguan dalam keterbukaan informasi, Jumat (6/2/2026).
“Pencapaian 100% target pra penjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK 2 yang terintegrasi, relevan dengan kebutuhan pasar, dan berbasis fundamental yang kuat tetap mendapatkan kepercayaan konsumen dan investor,” ujarnya.
Ke depan, PANI akan terus mengedepankan strategi pengembangan yang prudent dengan fokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem kawasan serta optimalisasi portofolio produk. (rpi)
Load more