Nasib Bitcoin ke Depan Masih Naik Turun, Analis Wanti-Wanti Risiko Jatuh ke US$40.000
- tvOnenews
Lembaga riset 10X Research memperkirakan Bitcoin masih berpotensi turun ke kisaran US$50.000 setelah reli jangka pendek mereda. Bahkan, dalam skenario tekanan makro yang lebih besar dan sentimen pasar memburuk, sebagian pelaku pasar menilai level US$40.000 bukan lagi area yang mustahil untuk diuji.
“Kami melihat potensi counter-trend rally dalam jangka pendek, bisa bergerak sideways atau naik sedikit. Namun, kemungkinan besar Bitcoin akan mencetak level terendah baru dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Markus Thielen dari 10X Research.
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa nasib Bitcoin ke depan masih sangat bergantung pada dinamika global, termasuk arah suku bunga, kondisi pasar saham, serta kepercayaan investor terhadap aset berisiko.
Volatilitas Tinggi Jadi Ciri Utama
Volatilitas ekstrem kembali menjadi ciri utama pergerakan Bitcoin. Dalam beberapa hari saja, harga bisa bergerak belasan persen naik atau turun. Kondisi ini membuat investor jangka pendek menghadapi risiko besar, sementara investor jangka panjang harus siap menghadapi fluktuasi tajam.
Koreksi lebih dari 50% dari rekor tertinggi menunjukkan bahwa pasar kripto belum sepenuhnya pulih dari tekanan sebelumnya. Meski ada reli cepat, banyak analis menilai struktur pasar masih rapuh dan rentan terhadap aksi jual lanjutan.
Di sisi lain, sebagian pelaku pasar tetap optimistis bahwa fase jatuh bangun ini merupakan bagian dari siklus alami Bitcoin. Mereka menilai volatilitas tinggi justru membuka peluang akumulasi, meski tetap disertai risiko besar.
Nasib Bitcoin ke Depan Masih Penuh Ketidakpastian
Dengan kondisi saat ini, nasib Bitcoin ke depan diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang lebar. Rebound ke atas US$70.000 memberi ruang optimisme jangka pendek, namun ancaman koreksi ke US$50.000 bahkan US$40.000 tetap membayangi.
Selama sentimen global belum stabil dan tekanan makro masih kuat, pergerakan Bitcoin dinilai akan terus diwarnai reli cepat yang disusul koreksi tajam. Pasar kripto pun masih harus menghadapi fase volatilitas tinggi sebelum arah tren yang lebih jelas benar-benar terbentuk. (nsp)
Load more