News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Bitcoin ke Depan Masih Naik Turun, Analis Wanti-Wanti Risiko Jatuh ke US$40.000

Nasib Bitcoin ke depan masih penuh gejolak meski sempat rebound ke US$70.000. Analis memperingatkan potensi koreksi hingga US$40.000.
Minggu, 8 Februari 2026 - 10:00 WIB
Ilustrasi bitcoin.
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Nasib Bitcoin ke depan kembali menjadi sorotan setelah aset kripto terbesar di dunia itu menunjukkan pergerakan ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Harga Bitcoin sempat rebound tajam dan menembus level US$70.000, namun analis menilai reli tersebut belum cukup kuat untuk mengubah tren besar yang masih dibayangi tekanan.

Pada perdagangan Jumat, Bitcoin melonjak hingga US$71.458 atau menguat lebih dari 11% dalam sehari. Penguatan ini terjadi setelah sehari sebelumnya Bitcoin nyaris menembus ke bawah level psikologis US$60.000, menyusul kejatuhan tajam hingga 15% dalam satu sesi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pergerakan naik turun ini menegaskan bahwa nasib Bitcoin saat ini masih berada dalam fase jatuh bangun, dengan volatilitas tinggi yang membuat arah pasar sulit ditebak. Dalam waktu singkat, Bitcoin bisa mencatat reli agresif, namun tak lama kemudian kembali tertekan tajam.

Reli terbaru dipicu aksi beli investor yang memanfaatkan harga diskon setelah Bitcoin terkoreksi lebih dari 50% dari rekor tertingginya di atas US$126.000 pada Oktober tahun lalu. Banyak pelaku pasar menilai level di bawah US$60.000 sebagai area beli menarik untuk jangka pendek.

Namun, di balik rebound tersebut, sejumlah analis justru mengingatkan bahwa nasib Bitcoin ke depan masih rawan koreksi lanjutan. Secara teknikal, Bitcoin masih berada sekitar 45% di bawah puncaknya, menunjukkan tren turun belum sepenuhnya berakhir.

Sentimen Global Dorong Rebound Sementara

Pergerakan Bitcoin sejalan dengan pemulihan aset berisiko global. Bursa saham AS mencatat penguatan signifikan, dengan indeks Dow Jones melonjak 918 poin atau 1,9%, S&P 500 naik 1,4%, dan Nasdaq Composite menguat 1,5%. Saham-saham teknologi besar seperti Nvidia dan Microsoft turut rebound tajam.

Kondisi ini mencerminkan kembalinya selera risiko investor atau risk-on sentiment, yang turut mengangkat harga Bitcoin dan aset kripto lainnya. Namun, analis menilai korelasi ini justru membuat nasib Bitcoin semakin rentan terhadap perubahan sentimen global, terutama jika pasar kembali memasuki fase risk-off.

Analis Waspadai Koreksi Lebih Dalam

Meski Bitcoin berhasil kembali ke atas US$70.000, sejumlah analis menilai pergerakan ini lebih sebagai technical bounce ketimbang sinyal pembalikan tren. Penurunan sebelumnya ke bawah US$70.000 dinilai sebagai sinyal teknikal negatif yang belum sepenuhnya dipatahkan.

Lembaga riset 10X Research memperkirakan Bitcoin masih berpotensi turun ke kisaran US$50.000 setelah reli jangka pendek mereda. Bahkan, dalam skenario tekanan makro yang lebih besar dan sentimen pasar memburuk, sebagian pelaku pasar menilai level US$40.000 bukan lagi area yang mustahil untuk diuji.

“Kami melihat potensi counter-trend rally dalam jangka pendek, bisa bergerak sideways atau naik sedikit. Namun, kemungkinan besar Bitcoin akan mencetak level terendah baru dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Markus Thielen dari 10X Research.

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa nasib Bitcoin ke depan masih sangat bergantung pada dinamika global, termasuk arah suku bunga, kondisi pasar saham, serta kepercayaan investor terhadap aset berisiko.

Volatilitas Tinggi Jadi Ciri Utama

Volatilitas ekstrem kembali menjadi ciri utama pergerakan Bitcoin. Dalam beberapa hari saja, harga bisa bergerak belasan persen naik atau turun. Kondisi ini membuat investor jangka pendek menghadapi risiko besar, sementara investor jangka panjang harus siap menghadapi fluktuasi tajam.

Koreksi lebih dari 50% dari rekor tertinggi menunjukkan bahwa pasar kripto belum sepenuhnya pulih dari tekanan sebelumnya. Meski ada reli cepat, banyak analis menilai struktur pasar masih rapuh dan rentan terhadap aksi jual lanjutan.

Di sisi lain, sebagian pelaku pasar tetap optimistis bahwa fase jatuh bangun ini merupakan bagian dari siklus alami Bitcoin. Mereka menilai volatilitas tinggi justru membuka peluang akumulasi, meski tetap disertai risiko besar.

Nasib Bitcoin ke Depan Masih Penuh Ketidakpastian

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kondisi saat ini, nasib Bitcoin ke depan diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang lebar. Rebound ke atas US$70.000 memberi ruang optimisme jangka pendek, namun ancaman koreksi ke US$50.000 bahkan US$40.000 tetap membayangi.

Selama sentimen global belum stabil dan tekanan makro masih kuat, pergerakan Bitcoin dinilai akan terus diwarnai reli cepat yang disusul koreksi tajam. Pasar kripto pun masih harus menghadapi fase volatilitas tinggi sebelum arah tren yang lebih jelas benar-benar terbentuk. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Geledah Kantor Kanwil ATR/BPN Jatim, Diduga Terkait OTT di Kementerian ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Kanwil ATR/BPN Jatim, Diduga Terkait OTT di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Wilayah BPN Jawa Timur di Jalan Gayung Kebonsari, Gayungan, Surabaya, Kamis (24/9).
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekah dan 3 Wilayah, Warga Diminta Berlindung

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekah dan 3 Wilayah, Warga Diminta Berlindung

Arab Saudi kembali mengeluarkan peringatan potensi bahaya di Mekah dan tiga wilayah lainnya. Warga diminta berlindung dan mengikuti arahan resmi.
Update Tragedi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8: 14 Jasad Berhasil Diangkat, 93 Penumpang Masih Dicari

Update Tragedi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8: 14 Jasad Berhasil Diangkat, 93 Penumpang Masih Dicari

Upaya pencarian korban musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa kembali mencatatkan perkembangan. 
Ilhan Fandi Ungkap Kegilaan Suporter Timnas Indonesia, Singapura Justru Tak Sabar Main di SUGBK

Ilhan Fandi Ungkap Kegilaan Suporter Timnas Indonesia, Singapura Justru Tak Sabar Main di SUGBK

Ilhan Fandi mengaku tak sabar merasakan atmosfer SUGBK saat Singapura menghadapi Timnas Indonesia. Fanatisme suporter Garuda justru membuatnya antusias.
DPR Desak Polri Usut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, BPK Diminta Audit

DPR Desak Polri Usut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, BPK Diminta Audit

DPR mendorong Polri mengusut dugaan pelanggaran di Lapas Cibinong dan meminta BPK mengaudit pengelolaan anggaran serta aset.
Pelatih Singapura Blak-blakan Soal Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Disebut Begini

Pelatih Singapura Blak-blakan Soal Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Disebut Begini

Pelatih Singapura Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia kini lebih kuat dibandingkan Piala AFF 2026. Ia menyoroti perubahan skuad Garuda jelang laga perdana.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Peluang karier mulai terbuka! 4 zodiak ini diprediksi makin bersinar besok, 25 September 2026. Siapa yang bakal mendapat kesempatan menarik?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT