News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Evident Nilai Lembaga Pemeringkat Asing Berperan Pada Ketidakstabilan Pasar Modal

Lembaga independen Evident Institute menilai dinamika dan keputusan lembaga pemeringkat asing turut berkontribusi terhadap meningkatnya volatilitas pasar modal Indonesia.
Senin, 9 Februari 2026 - 16:19 WIB
Lembaga independen Evident Institute menilai dinamika dan keputusan lembaga pemeringkat asing turut berkontribusi terhadap meningkatnya volatilitas pasar modal Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Lembaga independen Evident Institute menilai dinamika dan keputusan lembaga pemeringkat asing turut berkontribusi terhadap meningkatnya volatilitas pasar modal Indonesia sehingga perlu dicermati secara lebih hati-hati dalam konteks stabilitas pasar.

ā€œKami tidak menampik masih adanya berbagai kelemahan di lembaga keuangan maupun pengawasan pasar modal Indonesia yang memungkinkan praktik saham spekulatif terjadi. Namun demikian, penting untuk mencermati pula peran dan pengaruh kebijakan serta penilaian lembaga pemeringkat asing terhadap persepsi risiko dan pergerakan pasar,ā€ papar Rinatania Anggraeni Fajriani, Executive Director EVIDENT Institute (Senin, 9/2).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia memaparkan bahwa di atas separuh keuntungan operasional Morgan Stanley Capital International (MSCI) didapat dari biaya lisensi baik ketika pasar naik maupun turun. Bagi MSCI adanya volatilitas meningkatkan aktivitas rebalancing, memperkuat posisi sentral tolok ukurnya, dan memberikan justifikasi biaya lebih tinggi.

Sementara Moody’s beroperasi dengan model issuer-pay, di mana penerbit saham membayar ke Moody’s untuk memberikan peringkat dan pengawasan berkelanjutan, perubahan prospek dan penurunan peringkat. Artinya Moody’s mendapat cuan di setiap tahap siklus.

Sedangkan Goldman Sachs meraup untung saat sebuah entitas saham masuk ke pasar, selama volatilitas, dan saat keluar pasar, lewat underwriting, perdagangan, konsultasi, dan aktivitas aset bermasalah.Ā 

ā€œDari sini bisa kita lihat ketika hampir US$120 miliar kapitalisasi pasar modal hilang dari Bursa Efek Indonesia sejak 28 Januari 2026. Dari situ ada keuntungan yang didapat ketiga lembaga pemeringkat tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung,ā€ tuturnya.

Hal ini termasuk anomali, lanjutnya, karena perusahaan indeks menandai adanya kekhawatiran investor terhadap tingkat kelayakan investasi padahal Indonesia tidak sedang mengalami perang, bencana alam, atau krisis ekonomi.

Rina memaparkan naik turunnya pasar modal tidak mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia yang tetap relatif stabil, di mana pertumbuhan PDB sekitar 5,1% pada 2025, selaras dengan proyeksi IMF dan Bank Dunia yang menempatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mendekati 5% hingga 2026.

ā€œInflasi yang terjadi juga masih dalam target dan neraca eksternal yang bisa dikelola meski ada volatilitas global. Perkiraan independen ini menegaskan bahwa kondisi ekonomi riil tidak bergantung secara mekanis pada transaksi korporasi,ā€ tuturnya.

Rina mengingatkan pasca Krisis Keuangan Asia tahun 1997-1998 yang membuat pasar modal semakin tergantung pada lembaga pemeringkat, dari situ justru menciptakan keuntungan dari volatilitas yang terjadi di pasar modal.

Pada krisis keuangan global 2008, perusahaan indeks memberi peringkat tertinggi pada sekuritas yang kemudian runtuh. Perusahaan-perusahaan pemeringkat tersebut membayar denda, lalu kembali mencetak rekor pendapatan tertinggi.

ā€œBank investasi meraup untung saat indeks naik, saat penurunan, dan lagi saat pemulihan. Dengan kondisi akuntabilitas terbatas, artinya setiap kali ada masalah maka pasar bisa diguncang dan ada kemungkinan menciptakan volatilitas yang artinya ada keuntungan,ā€ tuturnya.

Bagi Indonesia, lanjutnya, dampaknya adalah pada tekanan atas mata uang, biaya pinjaman lebih tinggi, dan ruang fiskal yang menyusut. Artinya bukan karena negara kita bangkrut, melainkan karena indeks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia bisa belajar dari Amerika Serikat ketika menyelesaikan krisis akibat Enron dan WorldCom maupun Ketika bank-bank Eropa direkapitalisasi dan melakukan reformasi sehingga modal tidak lenyap karena adanya jaring pengaman institusional.

ā€œNah pasar modal di negara berkembang, seperti Indonesia jarang memiliki jaring pengaman temporal semacam itu. Masuknya Danantara ke BEI tidak lepas dari upaya mendukung transformasi pasar modal nasional serta penguatan tata kelola bursa,ā€ pungkasnya.(chm)
Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi di Gedung DPR Bikin Transjakarta Ubah Rute, Palmerah-Senayan Setop Sementara

Aksi di Gedung DPR Bikin Transjakarta Ubah Rute, Palmerah-Senayan Setop Sementara

Transjakarta menghentikan sementara rute 1F dan 1B akibat aksi di sekitar DPR. Sejumlah rute lain diperpendek dan dialihkan melalui tol.
John Herdman Rombak Komposisi Pemain usai Ditahan Imbang Malaysia? Ini Prediksi Formasi Timnas Indonesia Vs Bangladesh

John Herdman Rombak Komposisi Pemain usai Ditahan Imbang Malaysia? Ini Prediksi Formasi Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Timnas Indonesia diprediksi tampil dengan komposisi berbeda saat menghadapi Bangladesh. Absennya Thom Haye membuat John Herdman harus menyiapkan opsi baru.
Kalah Gara-Gara Gol Telat Michael Olise, Mark van Bommel Ogah Panik usai Belgia Ditaklukkan Prancis

Kalah Gara-Gara Gol Telat Michael Olise, Mark van Bommel Ogah Panik usai Belgia Ditaklukkan Prancis

Pelatih Timnas Belgia, Mark van Bommel, ogah merasa panik dengan kekalahan dari Prancis. Gol Michael Olise menjadi pembeda dalam pertandingan yang digelar di Brussels.
Alasan Zinedine Zidane Ikut Berselebrasi usai Michael Olise Cetak Gol Kemenangan Prancis atas Belgia

Alasan Zinedine Zidane Ikut Berselebrasi usai Michael Olise Cetak Gol Kemenangan Prancis atas Belgia

Zinedine Zidane ikut berselebrasi dalam gol kemenangan Prancis atas Belgia yang diukir oleh Michael Olise. Sang pelatih Timnas Prancis mengaku ingin ambil bagian dalam perayaan.
Namanya Menggema di GBK, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Siap Comeback ke Timnas Indonesia

Namanya Menggema di GBK, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Siap Comeback ke Timnas Indonesia

Nama Shin Tae-yong kembali mencuat setelah Timnas Indonesia ditahan Malaysia. STY pernah menegaskan dirinya terbuka kembali melatih Garuda jika ditawari PSSI.
Sekalipun Timnas Indonesia Menang Atas Bangladesh, Skuad Garuda Berpotensi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Hal Ini

Sekalipun Timnas Indonesia Menang Atas Bangladesh, Skuad Garuda Berpotensi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Hal Ini

Timnas Indonesia belum aman untuk ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan atas Bangladesh pada laga terakhir belum cukup mengantar Garuda ke partai puncak.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT