News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hashim Sebut Proyek 80 Kapal Pertamina yang Dicanangkan Prabowo Harus Dibangun Dalam Negeri

Terkait proyek kapal Pertamina, pemerintah kini mulai membuka peluang investasi, baik penanaman modal langsung maupun kerja sama dengan lembaga investasi nasional.
Selasa, 10 Februari 2026 - 15:30 WIB
Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden RI untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim S. Djojohadikusumo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto mulai mengunci arah kebijakan strategis industri maritim nasional. Rencana pengadaan puluhan armada kapal milik PT Pertamina tidak lagi sekadar wacana bisnis, melainkan diarahkan menjadi instrumen kebangkitan galangan kapal dalam negeri.

Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden RI untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung kepala negara. Ia menyebut pengadaan kapal Pertamina wajib dikerjakan industri nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada, itu kaitan itu (proyek 80 kapal Pertamina). Itu memang gagasan itu lahir waktu itu ada petunjuk beliau waktu itu Presiden terpilih. Dan ini sekarang ada petunjuk agar semua kapal yang diperlukan untuk Pertamina itu harus dibangun di dalam negeri. Itu petunjuk, itu perintah,” ujar Hashim usai acara Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia di Ayana Midplaza Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Program tersebut berkaitan dengan rencana pemerintah meminta Pertamina membeli sekitar 80 kapal dari galangan domestik. Langkah ini diambil di tengah kondisi industri perkapalan nasional yang tertekan biaya produksi tinggi hingga membuat banyak galangan kolaps, sementara armada Pertamina sendiri mulai menua—dari sekitar 300 kapal, puluhan di antaranya berusia lebih dari 30 tahun dan harus segera diganti.

Namun pemerintah tidak memberi karpet merah tanpa syarat. Hashim menegaskan industri galangan tetap harus efisien dan kompetitif.

“Tapi dengan syarat bahwa harga harus kompetitif. Galangan kapal dalam negeri jangan pasang harga seenaknya, harus kompetitif. Tapi supaya bisa kompetitif, kan nanti komponen-komponen, suku cadang, dan ini sebagainya itu kan juga harus kompetitif harganya,” katanya.

Masalahnya, hambatan terbesar bukan pada pembuatan badan kapal, melainkan komponen. Ia menyebut struktur biaya kapal justru didominasi perangkat pendukung.

“Nah, contoh mesin kapal. Mesin kapal di Indonesia ternyata belum ada pabrik mesin kapal yang bisa membangun sesuai dengan permintaan dari kapal-kapal Pertamina dan lain-lain. So ini kita merangsang pabrik-pabrik mesin kapal yang ternama untuk bangun di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Hashim, pemerintah kini mulai membuka peluang investasi, baik penanaman modal langsung maupun kerja sama dengan lembaga investasi nasional.

“Kita sudah mulai ada pembicaraan, apakah lagi investasi langsung atau mungkin dari mereka juga bisa investasi bersama Danantara misalnya. Nah mereka bisa nanti membangun dan ini ada ekosistem galangan kapal itu sangat-sangat penting,” kata dia.

Ia menekankan bahwa membangun kapal tidak sekadar soal baja dan konstruksi, melainkan industri manufaktur besar yang melibatkan rantai pasok luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bangun kapal dengan besi baja itu satu, tapi itu hanya 30 persen ya, ada 70 persen dari harga kapal itu dari komponen. So ini harus ada petunjuk pemerintah proaktif untuk merangsang kegiatan dalam negeri. Ini ada kaitan memang,” jelasnya.

Kebijakan ini sekaligus menunjukkan pemerintah tidak hanya mengejar pengadaan armada, tetapi mencoba memaksa lahirnya ekosistem industri maritim nasional—dari galangan, manufaktur mesin, hingga rantai pasok komponen—agar Indonesia tak lagi bergantung pada kapal impor. (Agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT