GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gedung Ikonik One Raffles Place Punya Bos Lippo di Singapura Masuk Radar Penjualan

Mochtar Riady menjajaki penjualan gedung ikonik One Raffles Place di Singapura senilai Rp31,8 triliun, di tengah lonjakan minat investor pada aset premium CBD.
Senin, 23 Februari 2026 - 13:43 WIB
Gedung Ikonik One Raffles Place Punya Bos Lippo di Singapura Masuk Radar Penjualan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana strategis tengah disiapkan taipan properti Indonesia, Mochtar Riady, yang dikabarkan akan melepas salah satu aset paling prestisius di kawasan pusat bisnis Singapura, One Raffles Place. Gedung pencakar langit yang menjadi ikon Central Business District (CBD) itu kini sedang dalam tahap penjajakan pasar untuk kemungkinan divestasi.

Langkah ini diusulkan oleh pemilik gedung, yakni OUE REIT bersama United Overseas Bank, sebagai bagian dari evaluasi portofolio dan optimalisasi nilai investasi. Informasi awal mengenai rencana tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Business Times, lalu menjadi perhatian pelaku pasar properti regional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai keseluruhan properti diperkirakan mencapai 2,4 miliar dolar Singapura atau setara sekitar Rp31,8 triliun. Angka tersebut mencerminkan tingginya valuasi aset premium di jantung distrik keuangan Singapura, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pasar properti paling stabil di Asia.

Aset Strategis Keluarga Riady

OUE REIT merupakan bagian dari jaringan properti OUE Ltd, perusahaan milik keluarga Riady yang memiliki portofolio properti komersial di berbagai negara. Unit manajemen properti ini dijalankan oleh Stephen Riady, putra Mochtar Riady, yang selama ini mengelola ekspansi dan strategi investasi grup di sektor real estat.

Secara efektif, OUE REIT menguasai sekitar 68 persen kepemilikan One Raffles Place dengan nilai tercatat sekitar 1,9 miliar dolar Singapura per akhir Desember 2025. Kepemilikan mayoritas ini menjadikan keluarga Riady sebagai pemain kunci dalam pengambilan keputusan atas masa depan gedung tersebut.

Manajemen REIT menyatakan bahwa proses yang berjalan saat ini masih berupa survei pasar guna mengukur minat investor. Artinya, belum ada kepastian bahwa transaksi penjualan akan benar-benar terjadi.

“Manajer akan menentukan langkah selanjutnya dengan mempertimbangkan hasil evaluasi dan kepentingan terbaik seluruh pemegang unit,” demikian pernyataan resmi manajemen.

Ikon Finansial dengan Nilai Historis dan Komersial

One Raffles Place bukan sekadar gedung perkantoran biasa. Kompleks ini terdiri atas menara utama setinggi 62 lantai, satu blok tambahan 38 lantai, serta podium ritel enam lantai. Total luas area sewa melampaui 65.000 meter persegi, menjadikannya salah satu pusat aktivitas bisnis dan komersial paling sibuk di kawasan CBD.

Lokasinya yang strategis—di tengah ekosistem perbankan global, firma hukum internasional, dan perusahaan multinasional—membuat tingkat okupansi gedung ini secara historis tergolong tinggi dan stabil.

Untuk menangani potensi transaksi, pemilik menunjuk dua konsultan properti global, yakni CBRE dan JLL, guna menjalankan proses pemasaran dan penjajakan investor.

Momentum Pasar Properti yang Sedang Menguat

Rencana divestasi muncul di tengah momentum positif pasar properti komersial Singapura. Data industri menunjukkan bahwa volume investasi di sektor hotel, perkantoran, dan ritel meningkat sekitar 18 persen sepanjang 2025 menjadi 33,9 miliar dolar Singapura. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi dalam delapan tahun terakhir.

Kenaikan ini dipicu oleh tren suku bunga yang lebih rendah serta meningkatnya arus modal global yang mencari aset stabil di kawasan Asia Pasifik. Singapura dinilai sebagai salah satu “safe haven” atau tujuan investasi yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Analis dari RHB Bank, Vijay Natarajan, menilai permintaan terhadap aset CBD kelas A masih sangat kuat, terutama karena terbatasnya pasokan gedung baru di lokasi premium.

“Ada permintaan signifikan dari investor institusional terhadap aset berkualitas tinggi di pusat kota, sementara suplai baru sangat terbatas,” ujarnya.

Strategi Rebalancing Portofolio

Langkah menjajaki penjualan One Raffles Place juga dibaca sebagai bagian dari strategi rebalancing atau penataan ulang portofolio keluarga Riady. Dalam siklus bisnis properti, divestasi aset matang dengan valuasi tinggi merupakan praktik umum untuk membuka ruang investasi baru yang berpotensi memberikan imbal hasil lebih besar.

Dengan nilai yang sudah optimal dan pasar yang sedang kuat, pelepasan aset justru bisa menjadi momentum monetisasi yang menguntungkan. Dana hasil penjualan nantinya berpotensi dialihkan ke proyek baru, penguatan likuiditas, atau ekspansi ke sektor yang memiliki pertumbuhan lebih agresif.

Bagi investor global, peluang akuisisi One Raffles Place juga menjadi kesempatan langka untuk memiliki properti ikonik di salah satu distrik finansial paling prestisius di dunia.

Belum Final, Pasar Masih Menunggu

Meski kabar penjualan menarik perhatian luas, manajemen menegaskan belum ada kesepakatan mengikat maupun jaminan bahwa transaksi akan terealisasi. Seluruh proses masih berada pada tahap evaluasi dan pengumpulan minat pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan akhir akan sangat bergantung pada respons investor, kondisi pasar keuangan, serta strategi jangka panjang grup OUE dan keluarga Riady.

Jika transaksi benar terjadi, penjualan ini berpotensi menjadi salah satu deal properti terbesar di kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir—sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan investasi internasional keluarga Riady. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Ledakan Mercon di Bantul, Begini Kondisi Terkini Dua Korban

Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Ledakan Mercon di Bantul, Begini Kondisi Terkini Dua Korban

Ledakan mercon terjadi di sebuah rumah warga di wilayah Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (22/2/2026).
Dulu Diejek Media Belanda, Kini Maarten Paes Malah Dipuji Habis-habisan

Dulu Diejek Media Belanda, Kini Maarten Paes Malah Dipuji Habis-habisan

Sempat disebut Ajax “tertipu” saat merekrut Maarten Paes dari FC Dallas, media Belanda kini berbalik memuji.
Disingkirkan Persib, Lion City Sailors Resmi Rekrut Mantan Pelatih Irak

Disingkirkan Persib, Lion City Sailors Resmi Rekrut Mantan Pelatih Irak

Lion City Sailors yang berstatus runner up ACL Two 2024-2025 justru tersingkir dari fase grup. Bahkan Persib Bandung menjadi pihak yang membuat sang runner up tersingkir. 
Pramono Anung Pastikan 3.100 Sapi Impor Australia Bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku

Pramono Anung Pastikan 3.100 Sapi Impor Australia Bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan 3.100 sapi impor yang datang dari Australia dalam kondisi sehat dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kadin Apresiasi Respons Cepat Dasco untuk Tunda Impor 105.000 Mobil India: Rp24,66 Triliun Itu Bukan Angka Kecil

Kadin Apresiasi Respons Cepat Dasco untuk Tunda Impor 105.000 Mobil India: Rp24,66 Triliun Itu Bukan Angka Kecil

Kadin mengapresiasi langkah Sufmi Dasco Ahmad yang telah meminta pemerintah menunda rencana impor 105.000 mobil India untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Viral Pelaku Curanmor Beraksi di Siang Bolong Pakai Senpi di Tanjung Duren

Viral Pelaku Curanmor Beraksi di Siang Bolong Pakai Senpi di Tanjung Duren

Viral di media sosial memperlihatkan sekelompok pelaku pencurian sepeda motor beraksi diduga menggunakan senjata api di Gang Manggis XVIII Tanjung Duren Selatan

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam di Liga Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT