News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Untuk Pertama Kalinya, RI Kirim Beras Haji ke Tanah Suci, Bulog Lepas 2.280 Ton ke Arab Saudi

Bulog kirim 2.280 ton beras haji ke Arab Saudi mulai 28 Februari 2026, jadi ekspor perdana yang menandai kemampuan Indonesia memasok kebutuhan jamaah secara mandiri.
Senin, 23 Februari 2026 - 14:50 WIB
Gudang Bulog.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia mencatat langkah baru dalam tata kelola logistik haji. Pemerintah melalui Perum Bulog akan mengekspor beras khusus bagi jamaah haji Indonesia ke Arab Saudi sebanyak 2.280 ton. Pengiriman ini menjadi ekspor perdana beras haji nasional yang menandai perubahan dari ketergantungan pasokan luar negeri menuju pemenuhan mandiri oleh produksi dalam negeri.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan pengiriman dilakukan dalam dua gelombang, yakni pada 28 Februari 2026 dan 4 Maret 2026. Keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi lintas kementerian yang membahas kesiapan logistik dan pasokan pangan untuk musim haji tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Total dukungan beras haji yang disetujui sebanyak 2.280 ton. Pengiriman dibagi dua tahap untuk menjaga keandalan distribusi,” ujarnya usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta.

Nilai Ekspor Capai Rp150 Miliar

Ekspor beras haji ini diperkirakan bernilai sekitar Rp150 miliar. Seluruh pengiriman akan dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Jeddah, yang menjadi pintu masuk logistik jamaah Indonesia di Arab Saudi.

Bulog menegaskan, tanggung jawab distribusi hanya sampai di pelabuhan tujuan. Setelah itu, beras akan dikelola oleh pihak importir untuk disalurkan ke dapur-dapur penyedia konsumsi jamaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari transformasi layanan haji, di mana Indonesia mulai mengendalikan rantai pasok konsumsi jamaah secara lebih mandiri.

Pengiriman Dibagi Dua Tahap untuk Mitigasi Risiko

Pembagian pengiriman dalam dua gelombang dilakukan bukan tanpa alasan. Bulog mempertimbangkan faktor keamanan logistik serta antisipasi jika terjadi gangguan pelayaran atau distribusi.

Estimasi waktu tempuh pengiriman laut dari Indonesia menuju Arab Saudi berkisar antara satu bulan satu minggu hingga satu bulan setengah. Perhitungan ini telah dikoordinasikan bersama perusahaan pelayaran guna memastikan beras tiba sebelum puncak kedatangan jamaah.

Model pengiriman bertahap ini juga memberi ruang cadangan stok apabila terjadi kebutuhan tambahan di lapangan.

Gunakan Beras Premium Standar Ekspor

Beras yang dikirim merupakan beras premium dengan spesifikasi ketat sesuai permintaan mitra di Arab Saudi. Produk tersebut memiliki tingkat pecahan maksimal 5 persen serta kadar air di bawah 14 persen, standar yang umum digunakan dalam perdagangan internasional.

Menurut Ahmad Rizal, kualitas menjadi perhatian utama karena beras tersebut akan dikonsumsi langsung oleh jamaah Indonesia selama menjalankan ibadah haji.

“Selama ini jamaah kita mengonsumsi beras impor dari negara lain. Tahun ini kita buktikan bahwa Indonesia mampu memasok sendiri dengan kualitas yang kompetitif,” katanya.

Didukung Koordinasi Lintas Kementerian

Program ekspor beras haji ini tidak berdiri sendiri. Pelaksanaannya melibatkan koordinasi sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Badan Pangan Nasional, guna memastikan aspek regulasi, mutu, hingga kelancaran ekspor berjalan sesuai ketentuan.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat diplomasi pangan sekaligus memperluas pasar beras Indonesia ke luar negeri.

Dipastikan Tak Ganggu Stok Dalam Negeri

Bulog memastikan ekspor ini tidak akan mengganggu ketersediaan beras nasional. Pengiriman dilakukan berdasarkan perencanaan pasokan yang telah memperhitungkan cadangan pemerintah serta proyeksi produksi dalam negeri.

Dengan kata lain, ekspor beras haji bersifat terukur dan tidak mengurangi stabilitas pangan domestik. Pemerintah tetap menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama sebelum membuka ruang ekspor.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia mulai memasuki fase baru sebagai negara yang tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangan, tetapi juga mengekspor produk strategis bernilai tinggi.

Momentum Perkuat Citra Beras Indonesia

Pengiriman beras untuk jamaah haji memiliki makna simbolis sekaligus ekonomis. Selain membuka peluang pasar ekspor, kebijakan ini memperkuat citra beras Indonesia di tingkat global, khususnya di kawasan Timur Tengah yang memiliki kebutuhan besar terhadap komoditas pangan.

Jika berjalan lancar, skema ini berpotensi menjadi model berkelanjutan untuk musim haji berikutnya, bahkan membuka peluang kontrak dagang reguler.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ekspor perdana ini juga menjadi bukti bahwa modernisasi sistem logistik pangan nasional mulai menunjukkan hasil, dari pengelolaan cadangan hingga penetrasi pasar internasional.

Dengan keberangkatan 2.280 ton beras menuju Arab Saudi pada akhir Februari nanti, Indonesia tidak hanya mengirim bahan pangan, tetapi juga mengirim pesan bahwa kemandirian pangan kini mulai melangkah ke panggung global. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.
Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT