GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Akhir Pekan, IHSG Rawan Ditekan Aksi Ambil Untung dan Sentimen Fiskal

IHSG berpotensi melemah jelang akhir pekan akibat aksi profit taking, sentimen fiskal S&P, dan rebalancing MSCI. Investor cenderung wait and see.
Jumat, 27 Februari 2026 - 10:55 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (27/2/2026) diperkirakan masih berada dalam tekanan. Aksi profit taking menjelang akhir pekan, ditambah kombinasi sentimen fiskal dan global, membuat pasar saham domestik rentan melemah.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG langsung bergerak di zona merah. Indeks dibuka turun 23,95 poin atau 0,29 persen ke level 8.211,31. Sejalan dengan itu, indeks saham unggulan LQ45 juga terkoreksi 2,99 poin atau 0,36 persen ke posisi 834,90.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profit Taking Menguat di Akhir Pekan

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menilai tekanan terhadap IHSG tak lepas dari kecenderungan pelaku pasar melakukan ambil untung menjelang penutupan pekan.

Menurutnya, pasar domestik saat ini lebih sensitif dibanding kawasan regional. Risiko fiskal, perhatian terhadap headline rating, serta arus dana akibat rebalancing indeks global menjadi kombinasi yang membuat IHSG rawan terkoreksi.

“Kombinasi risiko fiskal, sensitivitas terhadap headline rating, serta arus dana terkait rebalancing membuat pasar domestik lebih rentan terhadap profit taking,” ujarnya dalam kajian pasar di Jakarta.

Sentimen S&P dan Defisit APBN Membayangi IHSG

Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada peringatan S&P Global Ratings terkait kondisi fiskal Indonesia. Lembaga pemeringkat tersebut menyoroti beban bunga utang pemerintah yang dinilai sangat mungkin telah melampaui ambang 15 persen dari total pendapatan negara.

Kekhawatiran ini muncul di tengah realisasi defisit APBN Januari 2026 yang tercatat mencapai Rp54,6 triliun. Meski pemerintah berhasil menghimpun dana Rp50,8 triliun dari penerbitan global bonds dalam denominasi euro dan yuan offshore, sentimen kehati-hatian investor belum sepenuhnya mereda.

Tingginya minat investor global memang tercermin dari rasio bid-to-cover yang mencapai 3,4 kali dengan yield di kisaran 4–5 persen. Namun, pasar saham tetap merespons dengan sikap wait and see.

Rebalancing MSCI Tekan Sejumlah Saham

Tekanan IHSG juga diperberat oleh faktor teknikal, khususnya rebalancing indeks MSCI yang efektif setelah penutupan perdagangan 27 Februari 2026.

Dalam penyesuaian kali ini, saham INDF keluar dari MSCI Global Standard dan masuk ke MSCI Small Cap. Sementara itu, saham ACES dan CLEO dikeluarkan dari indeks MSCI Small Cap. Perubahan komposisi ini memicu pergerakan dana pasif yang berdampak langsung pada volatilitas saham terkait.

Adapun review MSCI berikutnya dijadwalkan diumumkan pada 12 Mei 2026 dan mulai berlaku efektif 1 Juni 2026.

Sentimen Global Masih Campuran

Dari luar negeri, pasar global bergerak dengan sentimen yang cenderung campuran. Isu seputar kecerdasan buatan (AI) kembali mencuat, seiring meningkatnya keraguan pasar terhadap efektivitas belanja modal besar di sektor tersebut.

Ekspektasi terhadap kinerja raksasa teknologi seperti Nvidia dinilai sudah sangat tinggi, setelah sahamnya melonjak lebih dari 1.400 persen sejak Oktober 2022. Kondisi ini membuat ruang kejutan positif menjadi semakin sempit.

Ekspektasi Suku Bunga The Fed dan Risiko Geopolitik

Dari sisi kebijakan moneter, pasar futures telah sepenuhnya memperhitungkan peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh The Federal Reserve pada September 2026. Dengan inflasi inti PCE AS yang masih berada di level 3 persen, jeda kebijakan moneter dinilai cukup rasional.

Di sisi lain, ketidakpastian kebijakan perdagangan AS juga masih membayangi. Perubahan kerangka hukum tarif oleh Mahkamah Agung AS membuka peluang tarif baru hingga 15 persen. Presiden AS Donald Trump bahkan kembali mengingatkan adanya konsekuensi serius jika negosiasi geopolitik tertentu tidak menunjukkan kemajuan.

Wall Street dan Bursa Asia Beragam

Tekanan sentimen global tercermin di Wall Street. Pada perdagangan Kamis (26/2/2026), indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup melemah, sementara Dow Jones bergerak relatif datar.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa juga cenderung bervariasi. Indeks Nikkei dan Shanghai Composite melemah, sementara Hang Seng mencatatkan penguatan tipis. Kondisi ini turut memengaruhi sentimen pembukaan IHSG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Investor Cenderung Wait and See

Dengan kombinasi faktor domestik dan global tersebut, pergerakan IHSG diperkirakan masih fluktuatif. Aksi ambil untung menjelang akhir pekan berpotensi menahan laju penguatan, sementara investor cenderung bersikap hati-hati menanti kejelasan arah sentimen fiskal dan global. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banjir Berulang di Tapanuli Tengah, Kasum TNI Minta Rehabilitasi Dipercepat: Warga Tunggu Huntara Layak

Banjir Berulang di Tapanuli Tengah, Kasum TNI Minta Rehabilitasi Dipercepat: Warga Tunggu Huntara Layak

Kasum TNI, Letjen Richard Tampubolon turun langsung meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) dan proyek normalisasi sungai di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (26/2).
Gresik Phonska Bungkam Telak Megatron Cs Sebagai Juara Bertahan! Pertamina Enduro Tersungkur 0-3 Jelang Final Four Proliga 2026

Gresik Phonska Bungkam Telak Megatron Cs Sebagai Juara Bertahan! Pertamina Enduro Tersungkur 0-3 Jelang Final Four Proliga 2026

Laga Gresik Phonska Vs Pertamina Enduro pun menjadi panggung pembuktian, siapa yang paling siap menyambut fase krusial final four Proliga 2026. Megatron Cs gagal mempertahankan
Gagal jadi Juara Babak Reguler Proliga 2026, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Janji akan Lakukan Ini Sebelum Final Four

Gagal jadi Juara Babak Reguler Proliga 2026, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Janji akan Lakukan Ini Sebelum Final Four

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, gagal merengkuh gelar juara babak reguler dan putaran kedua Proliga 2026.
BGN Tegaskan Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bukan Pemborosan: Negara Justru Alihkan Risiko ke Mitra

BGN Tegaskan Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bukan Pemborosan: Negara Justru Alihkan Risiko ke Mitra

BGN menegaskan insentif SPPG Rp6 juta per hari bukan pemborosan. Skema kemitraan dinilai efisien, cepat, dan memindahkan risiko dari negara.
Perlahan tapi Pasti, Investasi Mahal AC Milan pada Ardon Jashari Mulai Terlihat dan Berpotensi Bantu Rossoneri Raih Scudetto

Perlahan tapi Pasti, Investasi Mahal AC Milan pada Ardon Jashari Mulai Terlihat dan Berpotensi Bantu Rossoneri Raih Scudetto

Datang dengan ekspektasi besar bukanlah perkara mudah bagi pemain muda. Ardon Jashari merasakan betul tekanan itu sejak pertama kali injakkan kaki di AC Milan.
Resep Buka Puasa Tanpa Gorengan ala dr. Zaidul Akbar, Bantu Detoks Tubuh Selama Ramadhan!

Resep Buka Puasa Tanpa Gorengan ala dr. Zaidul Akbar, Bantu Detoks Tubuh Selama Ramadhan!

dr. Zaidul Akbar bagikan resep buka puasa tanpa gorengan yang bantu detoks tubuh, tingkatkan energi, dan jaga pencernaan selama Ramadhan.

Trending

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Seorang menantu berani rudapaksa ibu mertua di Kecamatan Palangga, Gowa, Sulawesi Selatan menjelang waktu sahur. Ternyata usianya hanya selisih 5 tahun saja...
Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Absennya Thom Haye jelang FIFA Series 2026 memicu spekulasi. John Herdman menyiapkan lima kandidat pengganti di lini tengah Timnas Indonesia,
BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

Menurut dia, aksi penyampaian pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang dan wajib difasilitasi.
John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang FIFA Series. Pengganti Thom Haye siap, pemain lokal tampil impresif, serta peluang naturalisasi memperkuat skuad.
Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Empat pemain Persib Bandung tampil gemilang dan dinilai layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, sementara Thom Haye dipastikan absen akibat sanksi FIFA.
Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Inilah rangkuman tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang palling banyak dibaca dan menjadi piliha redaksi tvOnenews.com. Baca selengkapnya di sini.
Stop Lakukan Ini saat Puasa! Ginjal Bisa Rusak Diam-Diam Tanpa Anda Sadari

Stop Lakukan Ini saat Puasa! Ginjal Bisa Rusak Diam-Diam Tanpa Anda Sadari

Stop lakukan hal-hal berikut ini saat puasa karena tanpa disadari bisa merusak ginjal Anda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT