News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tembakau Jadi Penopang Devisa dan Ekonomi Desa, Kementan Soroti Ancaman Regulasi Industri

Kementan menegaskan tembakau berperan besar menyumbang devisa dan ekonomi desa, di tengah ancaman regulasi yang berisiko menekan petani dan industri.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:33 WIB
Warga menjemur tembakau rajangan di tanah lapang Desa Bulu, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (1/10/2025).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Pertanian menegaskan komoditas tembakau masih memegang peran strategis dalam menopang perekonomian nasional. Tidak hanya berkontribusi besar terhadap devisa dan penerimaan negara, tembakau juga menjadi penggerak ekonomi pedesaan di berbagai daerah sentra produksi, terutama di Pulau Jawa.

Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Pertanian melalui jajaran Direktorat Jenderal Perkebunan dalam forum diskusi bertajuk Menjaga Kualitas dan Keberlangsungan Industri Hasil Tembakau. Forum ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan kesehatan publik dan keberlanjutan sektor pertembakauan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Kelompok Tanaman Semusim Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Yudi Wahyudi, menekankan bahwa tembakau bukan sekadar komoditas ekspor. Sektor ini memiliki efek berganda yang kuat terhadap ekonomi desa, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga aktivitas industri dari hulu ke hilir.

“Kontribusi cukai hasil tembakau terhadap penerimaan negara bisa mencapai sekitar Rp280 triliun. Tembakau adalah tanaman masyarakat petani daerah. Ini bukan hanya soal devisa, tetapi penggerak ekonomi desa dari hulu sampai hilir,” ujarnya di Jakarta.

Besarnya kontribusi tersebut berjalan seiring dengan ketergantungan jutaan masyarakat terhadap sektor tembakau. Data Kementan mencatat, terdapat lebih dari 571 ribu keluarga petani tembakau di Indonesia. Dengan asumsi satu keluarga terdiri dari empat orang, sekitar 4 juta jiwa menggantungkan hidup secara langsung dari komoditas ini. Jika dihitung hingga rantai industri hilir, jumlahnya bisa mencapai sekitar 6 juta orang.

Namun di tengah kontribusi ekonomi yang besar, industri hasil tembakau (IHT) menghadapi tekanan regulasi yang kian ketat. Mulai dari kenaikan cukai, pembatasan penjualan, wacana kemasan polos, hingga rencana pembatasan kadar tar dan nikotin dinilai berpotensi mengganggu keberlanjutan sektor ini, khususnya di tingkat petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yudi menilai, kebijakan pembatasan kadar tar dan nikotin yang tengah dibahas dapat berdampak signifikan terhadap serapan hasil panen petani. Pasalnya, sebagian besar varietas tembakau lokal Indonesia memiliki kandungan nikotin di atas ambang batas yang diwacanakan.

Ia mencontohkan varietas tembakau lokal seperti Kemloko dengan kandungan nikotin 3–8 persen, Mole 1,3–8,36 persen, serta Madura 1–4 persen. Varietas dengan kandungan nikotin di bawah 1 miligram, menurutnya, hampir tidak ada di dalam negeri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Siapkan Regulasi Perketat Medsos di Jabar, Curhat Sering 'Kecolongan' Saat Anak Pakai HP

Dedi Mulyadi Siapkan Regulasi Perketat Medsos di Jabar, Curhat Sering 'Kecolongan' Saat Anak Pakai HP

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi dukungan terhadap langkah pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak yang belum cukup umur.
BNPP RI Tingkatkan Daya Saing Tenun Ikat Belu, Asah SDM dan UMKM Perbatasan di PLBN Motaain

BNPP RI Tingkatkan Daya Saing Tenun Ikat Belu, Asah SDM dan UMKM Perbatasan di PLBN Motaain

BNPP RI melalui Asisten Deputi PKPD, menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM bagi Pengusaha Mikro Sektor Tenun Ikat di kawasan PLBN Motaain, Belu, Nusa Tenggara Timur
Soal Adanya Dugaan Bupati Tulungagung Nonaktif Peras Sekolah hingga Kecamatan, KPK Bakal Dalami

Soal Adanya Dugaan Bupati Tulungagung Nonaktif Peras Sekolah hingga Kecamatan, KPK Bakal Dalami

Soal adanya kemungkinan Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo memeras pihak sekolah hingga kecamatan, KPK bakal mendalaminya. 
Emas Pegadaian Makin Mahal! Antam Tembus Rp2,978 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Ngebut

Emas Pegadaian Makin Mahal! Antam Tembus Rp2,978 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Ngebut

Berikut rincian harga emas Pegadaian terbaru pada Rabu 15 April 2026
Dedi Mulyadi Ajak Anak Muda Jangan Kedepankan Gengsi soal Pesta Pernikahan: Mending Pagi Akad di KUA, Siang Pulang ke Rumah Sendiri Walaupun Nyicil

Dedi Mulyadi Ajak Anak Muda Jangan Kedepankan Gengsi soal Pesta Pernikahan: Mending Pagi Akad di KUA, Siang Pulang ke Rumah Sendiri Walaupun Nyicil

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak anak muda jangan mengedepankan gengsi soal pernikahan. 
Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih

Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih

Gerakan Aktivis Jakarta menggelar diskusi publik bertajuk “Modernisasi Sistem Air Bersih Jakarta: Tantangan, Strategi, dan Masa Depan Layanan Publik” di Gedung Joang 45, Selasa (14/4/2026).

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Jalan pintas untuk Timnas Indonesia itu adalah wacana baru dari FIFA  untuk menggelar babak play-off tambahan guna memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Usai viral kasus dugaan pelecehan seksual di FH UI. Terungkap pula pengakuan mencengangkan dari korban pelecehan tersebut yang diungkap Kuasa hukum korban,
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT