GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham BBCA Ramai Dilepas Asing, Terkoreksi di Tengah Tekanan IHSG

Saham BBCA hari ini ramai dilepas asing. Investor global jual bersih Rp580 miliar, harga terkoreksi di tengah pelemahan IHSG dan rotasi sektor.
Senin, 2 Maret 2026 - 11:22 WIB
Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pergerakan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi sorotan pelaku pasar pada perdagangan hari ini. Saham BBCA tercatat mengalami tekanan jual cukup besar, seiring maraknya aksi jual investor asing di tengah koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Data perdagangan menunjukkan BBCA menjadi saham yang paling banyak dilepas asing sepanjang pekan, menandakan adanya pergeseran strategi investor global dari sektor perbankan besar ke sektor lain yang dinilai lebih atraktif dalam jangka pendek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saham BBCA Tertekan, Asing Lakukan Jual Bersih

Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan net foreign sell BBCA senilai Rp580,30 miliar. Aksi jual besar-besaran ini mendorong harga saham BBCA terkoreksi 1,71% sepanjang pekan.

Pada perdagangan hari ini, saham BBCA bergerak di kisaran Rp6.975 hingga Rp7.150 per saham dan ditutup melemah di level sekitar Rp7.100. Tekanan jual terlihat cukup konsisten sejak awal sesi, menandakan dominasi seller dibandingkan minat beli.

BBCA pun menjadi kontributor utama pelemahan sektor perbankan, mengingat bobotnya yang besar dalam perhitungan IHSG.

IHSG Melemah, Sentimen Global Masih Menekan

Secara mingguan, IHSG tercatat melemah 0,44%, turun dari level 8.271,767 ke 8.235,485. Sepanjang pekan, total volume transaksi mencapai 255,08 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp149,76 triliun.

Tekanan pada indeks terjadi seiring aksi ambil untung investor asing, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) yang sebelumnya menjadi andalan pasar, termasuk BBCA.

Kondisi ini mencerminkan sikap wait and see investor global terhadap pasar saham Indonesia, di tengah dinamika ekonomi global dan rotasi aset lintas sektor.

Perbankan Big Caps Jadi Sasaran Jual Asing

Selain BBCA, saham perbankan besar lainnya juga mengalami tekanan jual asing. Data menunjukkan:

  • BBNI dilepas asing Rp175,20 miliar, harga turun 1,35%

  • BBRI dijual Rp172,92 miliar, harga melemah 1,01%

Aksi jual serentak di sektor perbankan menandakan investor asing mulai mengurangi eksposur pada saham defensif yang selama ini menjadi penopang IHSG.

Meski fundamental perbankan nasional dinilai masih solid, tekanan jangka pendek dari arus modal asing membuat pergerakan harga menjadi kurang atraktif dalam waktu dekat.

Kontras dengan Saham Tambang dan Energi

Berbanding terbalik dengan BBCA, investor asing justru agresif memborong saham-saham sektor tambang dan energi. Berdasarkan data Stockbit, saham dengan net foreign buy terbesar dipimpin oleh:

  • INCO diborong Rp144,38 miliar, harga melonjak 11,27%

  • ANTM dibeli Rp82,03 miliar, harga naik 0,46%

  • FILM diakumulasi Rp66,70 miliar, harga menguat 6,33%

  • ARCI diborong Rp59,10 miliar, harga naik 4,44%

  • BREN mencatat net buy Rp48,11 miliar, harga naik 4,78%

Dominasi pembelian asing di sektor tambang dan energi menunjukkan adanya rotasi sektor, seiring ekspektasi terhadap harga komoditas dan prospek kinerja emiten berbasis sumber daya alam.

Mengapa BBCA Banyak Dijual?

Analis pasar menilai aksi jual BBCA lebih disebabkan oleh faktor teknikal dan rotasi portofolio, bukan karena penurunan fundamental. Saham BBCA sebelumnya telah mencatatkan reli cukup panjang dan menjadi salah satu saham dengan valuasi premium di sektor perbankan.

Dalam kondisi pasar yang volatil, investor asing cenderung merealisasikan keuntungan dari saham-saham yang sudah naik signifikan, lalu memindahkan dana ke sektor yang dinilai masih undervalued atau memiliki katalis jangka pendek lebih kuat.

Selain itu, bobot besar BBCA dalam IHSG membuat saham ini kerap menjadi “sasaran” penyesuaian portofolio ketika investor global mengurangi risiko di pasar negara berkembang.

Peluang atau Sinyal Waspada?

Meski hari ini BBCA ramai dilepas, sebagian pelaku pasar domestik melihat koreksi ini sebagai peluang akumulasi bertahap, mengingat posisi BBCA sebagai bank swasta terbesar di Indonesia dengan kinerja keuangan yang konsisten.

Namun, dalam jangka pendek, pergerakan BBCA diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh arus dana asing dan sentimen global. Selama tekanan jual belum mereda, saham ini berpotensi bergerak fluktuatif.

BBCA Jadi Cerminan Rotasi Pasar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi jual besar-besaran pada saham BBCA hari ini menegaskan terjadinya rotasi sektor di pasar saham Indonesia. Investor asing tampak meninggalkan sementara saham perbankan besar dan konsumer, lalu mengalihkan dana ke sektor tambang dan energi.

Bagi investor, kondisi ini menjadi pengingat bahwa pergerakan saham tidak hanya ditentukan oleh fundamental, tetapi juga oleh dinamika arus modal dan sentimen global. BBCA tetap menjadi saham berkualitas, namun dalam jangka pendek harus menghadapi tekanan jual yang belum sepenuhnya usai. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Irene Umar Tentang Kehadiran Malaka Books: Membaca adalah Cara Menempa Ketahanan Literasi Bangsa

Irene Umar Tentang Kehadiran Malaka Books: Membaca adalah Cara Menempa Ketahanan Literasi Bangsa

Malaka Books mendapat sambutan positif dari banyak pihak, termasuk dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar.
Tak Kunjung Dibangunkan Sahur, Anak di Bekasi Kaget Dapati Orangtuanya Bersimbah Darah Sang Ayah Tewas

Tak Kunjung Dibangunkan Sahur, Anak di Bekasi Kaget Dapati Orangtuanya Bersimbah Darah Sang Ayah Tewas

Peristiwa berdarah terjadi jelang waktu sahur di kawasan Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jabar. Pasangan suami istri jadi korban perampokan hingga tewas.
Bursa Transfer Inter Milan: Segarkan Lini Belakang, Nerazzurri Seriusi Perburuan Oumar Solet dari Udinese

Bursa Transfer Inter Milan: Segarkan Lini Belakang, Nerazzurri Seriusi Perburuan Oumar Solet dari Udinese

Inter Milan bergerak agresif dalam menyusun fondasi pertahanan musim depan. Nama Oumar Solet kini mencuat sebagai salah satu target serius di bursa transfer.
Disebut Mirip Kasus Dwi Sasetyaningtyas, Ini Perjalanan Karier Awardee LPDP Irawati Puteri: Dari SPG Nugget hingga CEO

Disebut Mirip Kasus Dwi Sasetyaningtyas, Ini Perjalanan Karier Awardee LPDP Irawati Puteri: Dari SPG Nugget hingga CEO

Setelah Dwi Sasetyaningtyas, muncul nama Irawati Puteri penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang diduga belum menuntaskan kewajibannya.
Proyek Masa Depan Inter Milan, Siap Bajak Permata Como untuk Segarkan Lini Tengah dan Pengganti Hakan Calhanoglu

Proyek Masa Depan Inter Milan, Siap Bajak Permata Como untuk Segarkan Lini Tengah dan Pengganti Hakan Calhanoglu

Inter Milan mulai menyusun langkah untuk menyambut musim depan dengan lebih matang. Salah satu fokus utama mereka adalah melakukan penyegaran di lini tengah
Sam Kerr Comeback, Piala Asia Putri Pecahkan Rekor Penonton

Sam Kerr Comeback, Piala Asia Putri Pecahkan Rekor Penonton

AFC mencatatkan rekor sebesar 44.379 penonton yang menjadi saksi kemenangan Australia lewat gol semata wayang Sam Kerr. Bahkan ini menjadi momen kembalinya Sam Kerr bersama Timnas Australia Putri. 

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap tampil untuk memperebutkan gelar juara ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Megawati Hangestri, pevoli andalan Indonesia yang pernah berkarier di Korea dan Turki, akhirnya kembali membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, alasan
Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, penyebab utama, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud secara resmi memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan APBD
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) masih pertahankan rekor mentereng dan Neriman Ozsoy makin nyaman di puncak.
Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Inilah Top 3 Bola hari ini: bek Belgia masuk radar John Herdman, peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, dan aksi heroik Calvin Verdonk bersama Lille.
Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Puji Raharjo, memastikan pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara berkala.
KOVO Ubah Regulasi, Megawati Hangestri Jadi Target Buruan Klub V-League

KOVO Ubah Regulasi, Megawati Hangestri Jadi Target Buruan Klub V-League

Nama Megawati Hangestri kembali mencuri perhatian di Korea Selatan. Setelah dua musim bersinar bersama Red Sparks, KOVO memberikan tempat spesial bagi Megatron.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT