ESDM Tegaskan Harga BBMTak Naik Meski Harga Minyak Dunia Melonjak, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying
- Pertamina
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan meski harga minyak dunia tengah melonjak akibat dinamika konflik di Timur Tengah.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah menjamin ketersediaan energi nasional tetap aman, terutama menjelang periode meningkatnya konsumsi saat Idul Fitri.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau situasi global yang memengaruhi pasar energi, namun kondisi tersebut tidak akan berdampak langsung pada harga BBM bersubsidi di dalam negeri.
“Perlu kami sampaikan agar masyarakat tetap tenang, karena pemerintah memastikan ketersediaan stok untuk memenuhi kebutuhan energi, terutama jelang Idul Fitri,” ujar Anggia saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Menteri ESDM Pastikan Pertalite Tidak Naik
Anggia juga menyampaikan bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memberikan penegasan serupa terkait stabilitas harga BBM bersubsidi. Pemerintah memastikan harga Pertalite tetap dipertahankan meskipun harga minyak dunia sedang mengalami lonjakan.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan energi tetap terpenuhi di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Lonjakan harga minyak dunia terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah. Ketegangan geopolitik yang meningkat membuat pasar energi global bereaksi dengan kenaikan harga yang cukup tajam.
Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam
Data perdagangan energi menunjukkan harga minyak mentah global mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Berikut pergerakan harga minyak dunia terbaru:
-
Brent: naik 4,93 persen menjadi 85,41 dolar AS per barel
-
US WTI: melonjak 8,51 persen menjadi 81,01 dolar AS per barel
Kenaikan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga minyak pada Januari 2026.
Perbandingan harga minyak Januari 2026:
-
Brent (ICE): sekitar 64 dolar AS per barel
-
US WTI: sekitar 57,87 dolar AS per barel
Lonjakan harga tersebut dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan minyak dari Timur Tengah, yang merupakan salah satu kawasan penghasil energi terbesar di dunia.
Load more