News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga BBM Pertamina Terancam Naik Kala Minyak Dunia Meroket, Mana Anggaran APBN yang Bisa Dipangkas?

Harga BBM Pertamina terancam naik akibat lonjakan harga minyak dunia tembus US$100. Pengamat desak pemerintah pangkas anggaran proyek jumbo untuk jaga subsidi energi.
Selasa, 10 Maret 2026 - 07:39 WIB
Ilustrasi - Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku 1 Maret 2026, Jusuf Kalla Prediksi BBM Makin Langka Imbas Perang Timur Tengah
Sumber :
  • dok. Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com - Harga minyak dunia kembali memanas di tengah konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Situasi tersebut membuat harga minyak global meroket hingga menembus level US$100 per barel, bahkan berpotensi terus naik dalam waktu dekat.

Lonjakan harga energi ini menjadi sinyal bahaya bagi perekonomian Indonesia. Pemerintah diminta segera mengambil langkah konkret agar harga BBM Pertamina tidak ikut melonjak yang pada akhirnya bisa menekan daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para ekonom mengingatkan, bila pemerintah tidak mampu menahan tekanan subsidi energi akibat mahalnya minyak dunia, maka opsi menaikkan harga BBM Pertamina bisa saja terjadi. Dampaknya dinilai sangat berisiko bagi stabilitas ekonomi nasional.

Harga BBM Pertamina Terancam Jika APBN Tak Kuat Menahan Subsidi

Pengamat Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi kala melakukan wawancara dengan Detikcom, menilai kenaikan harga energi subsidi akan membawa efek berantai pada ekonomi domestik. Salah satu dampak paling cepat adalah lonjakan inflasi harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, apabila harga BBM Pertamina naik di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, maka tekanan terhadap kelompok berpendapatan rendah akan semakin berat.

Kenaikan harga BBM Pertamina tidak hanya berdampak pada transportasi, tetapi juga akan memicu kenaikan biaya logistik, distribusi barang, hingga harga bahan pangan.

“Kalau harga energi subsidi dinaikkan, dampaknya inflasi bisa tinggi dan daya beli masyarakat turun. Beban masyarakat kecil akan semakin berat,” kata Fahmy.

Ia juga menilai waktu kenaikan harga BBM Pertamina sangat krusial karena berdekatan dengan momentum hari raya. Jika kenaikan terjadi menjelang periode tersebut, inflasi bisa terjadi dua kali sekaligus.

Dalam kondisi seperti itu, masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok akibat momen hari raya, ditambah lagi dampak dari naiknya harga BBM Pertamina.

Risiko Resesi Jika Harga BBM Pertamina Melonjak

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai kenaikan harga BBM Pertamina berpotensi membawa dampak yang lebih luas bagi ekonomi Indonesia.

Menurutnya, jika harga BBM Pertamina naik karena pemerintah tidak mampu menahan beban subsidi energi, maka inflasi tahunan bisa melonjak hingga 6–8 persen.

Situasi tersebut akan membuat masyarakat menahan belanja dan menurunkan konsumsi. Akibatnya, permintaan terhadap produk industri melemah dan dunia usaha terpaksa mengurangi produksi.

Jika kondisi itu berlangsung lama, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa terjadi di berbagai sektor ekonomi.

“PHK bisa meningkat tajam di banyak sektor, termasuk manufaktur dan perdagangan,” ujar Bhima.

Kondisi tersebut berpotensi membuat jumlah kelas menengah di Indonesia menyusut. Banyak masyarakat yang sebelumnya berada di kelompok menengah rentan bisa turun menjadi kelompok miskin.

Dalam jangka panjang, tekanan terhadap konsumsi domestik bisa membuat ekonomi Indonesia masuk ke fase resesi.

Anggaran Negara Diminta Dialihkan untuk Menahan Harga BBM Pertamina

Untuk menghindari kenaikan harga BBM Pertamina, para ekonom menyarankan pemerintah melakukan refocusing anggaran negara.

Menurut Bhima, pemerintah masih memiliki ruang fiskal dengan cara menggeser anggaran dari beberapa program besar yang dinilai belum terlalu mendesak dalam situasi darurat harga energi.

Beberapa program yang disebut dapat menjadi sumber realokasi anggaran antara lain:

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

  • Program Koperasi Desa Merah Putih

  • Sejumlah belanja negara yang dinilai kurang produktif

Selain itu, proyek pembangunan besar juga dinilai bisa ditinjau ulang sementara untuk menjaga stabilitas fiskal.

Berdasarkan perhitungan Celios, terdapat potensi sekitar Rp340 triliun anggaran yang dapat direalokasi dari berbagai program tersebut.

Dana tersebut dapat digunakan sebagai bantalan fiskal agar pemerintah tetap mampu menjaga stabilitas harga BBM Pertamina tanpa harus menaikkan harga energi di tengah masyarakat.

Bhima menilai menjaga stabilitas inflasi saat ini jauh lebih penting dibandingkan menjalankan program-program yang tidak langsung berdampak pada daya beli masyarakat.

“Menjaga inflasi lebih penting untuk saat ini. Anggaran bisa digeser agar harga BBM Pertamina tidak naik,” ujarnya.

Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus US$150

Fahmy Radhi memperkirakan tekanan terhadap harga minyak dunia belum akan mereda dalam waktu dekat. Konflik di Timur Tengah serta potensi penutupan jalur distribusi energi global membuat harga minyak masih berpotensi terus naik.

Salah satu faktor yang paling dikhawatirkan adalah kemungkinan terganggunya jalur logistik energi dunia di kawasan Teluk.

Jika saat ini harga minyak sudah mencapai sekitar US$110 per barel, bukan tidak mungkin harganya bisa naik hingga US$150 per barel.

Kondisi ini jelas jauh dari asumsi harga minyak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang hanya berada di level US$70 per barel.

Artinya, beban subsidi energi pemerintah akan meningkat tajam apabila harga minyak terus meroket.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah dinilai perlu segera mengambil langkah antisipasi sebelum tekanan terhadap harga BBM Pertamina semakin besar dan memicu gejolak ekonomi di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fahmy menegaskan bahwa refocusing anggaran menjadi langkah paling realistis yang bisa dilakukan pemerintah saat ini.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah diharapkan mampu menjaga stabilitas harga BBM Pertamina sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah gejolak harga energi global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena hingga Kasat Reskrim, Iptu Agung Sedewo dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran.
Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT