Harga BBM Pertamina Dex Tiba-Tiba Melonjak Rp14.500 per Liter, Pengguna Diesel Langsung Kena Dampak
- Pertamina
Karena itu, banyak pengguna kendaraan diesel memilih BBM Pertamina Dex karena dinilai mampu memberikan beberapa keunggulan seperti:
-
Pembakaran mesin lebih efisien
-
Performa kendaraan lebih optimal
-
Emisi gas buang lebih rendah
-
Mesin lebih bersih dan awet
Namun dengan naiknya harga BBM Pertamina Dex, biaya operasional kendaraan diesel modern juga ikut meningkat.
Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina
Selain harga BBM Pertamina Dex, sejumlah produk BBM non-subsidi lain juga mengalami penyesuaian harga pada awal Maret 2026.
Berikut daftar harga BBM terbaru di SPBU Pertamina wilayah DKI Jakarta:
-
Pertalite: Rp10.000 per liter
-
Solar Subsidi: Rp6.800 per liter
-
Pertamax: Rp12.300 per liter
-
Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
-
Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter
-
Dexlite: Rp14.200 per liter
-
Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
Dengan harga tersebut, BBM Pertamina Dex kini menjadi salah satu produk diesel dengan harga tertinggi di SPBU Pertamina.
SPBU Lain Juga Menyesuaikan Harga BBM
Penyesuaian harga tidak hanya terjadi pada BBM Pertamina Dex. Sejumlah operator SPBU lain juga melakukan perubahan harga produk mereka.
Beberapa harga BBM di SPBU lain antara lain:
SPBU Shell
-
Shell Super: Rp12.390 per liter
-
Shell V-Power Diesel: Rp14.620 per liter
SPBU BP-AKR
-
BP 92: Rp12.390 per liter
-
BP Ultimate: Rp12.920 per liter
-
BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter
SPBU Vivo
-
Revvo 92: Rp12.390 per liter
-
Revvo 95: Rp12.930 per liter
-
Diesel Primus: Rp14.610 per liter
Meski demikian, harga BBM Pertamina Dex masih menjadi salah satu yang paling banyak diperhatikan karena produk ini digunakan oleh banyak kendaraan diesel di Indonesia.
Harga BBM Subsidi Tetap Dipertahankan
Di tengah kenaikan harga BBM Pertamina Dex dan berbagai BBM non-subsidi lainnya, pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi tetap stabil.
Harga yang masih berlaku saat ini yaitu:
-
Pertalite: Rp10.000 per liter
-
Solar subsidi: Rp6.800 per liter
Kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah yang sangat bergantung pada bahan bakar murah untuk aktivitas sehari-hari.
Load more