GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Bongkar Hasil Efisiensi APBN, Rp308 Triliun Dihemat dari Belanja yang Tak Produktif dan Potensi Korupsi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan efisiensi akan terus dilanjutkan, terutama untuk menghadapi potensi krisis global yang diperkirakan turut berdampak pada Indonesia.
Jumat, 20 Maret 2026 - 14:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • BPMI Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah berhasil menghemat anggaran hingga Rp308 triliun melalui kebijakan efisiensi dengan memangkas berbagai belanja yang dinilai tidak produktif dalam APBN.

Hal itu disampaikan Presiden saat berdiskusi dengan sejumlah jurnalis dan ekonom di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam agenda bertajuk “Presiden Prabowo Menjawab”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam forum itu, Presiden menegaskan langkah efisiensi dilakukan untuk melindungi keuangan negara dari potensi penyimpangan, termasuk korupsi.

"Waktu pertama melakukan efisiensi, kita menghemat Rp308 triliun dari pemerintah pusat sebagian besar. Dari mana itu? Dari semua pengeluaran yang akal-akalan. Keyakinan saya, itu semua Rp308 triliun ini jika tidak dipotong, ini ke arah korupsi," kata Presiden Prabowo, dikutip Jumat (20/3/2026).

Presiden menjelaskan, kebijakan efisiensi tersebut juga didorong oleh tingginya nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia dibandingkan negara lain di kawasan. 

ICOR merupakan indikator yang mengukur tingkat efisiensi penggunaan investasi atau anggaran suatu negara. Semakin rendah nilainya, semakin efisien pemanfaatan anggaran.

Menurut Presiden, skor ICOR Indonesia berada di angka 6,5 atau lebih tinggi dibandingkan Thailand dan Malaysia yang berada di kisaran 4 serta Vietnam sekitar 3,6.

Berdasarkan besaran APBN yang mendekati Rp3.700 triliun atau sekitar 230 miliar dolar AS, Presiden memperkirakan tingkat inefisiensi anggaran mencapai sekitar 30 persen atau setara 75 miliar dolar AS.

"Jadi, angka ini artinya 30 persen, lebih tidak efisien dari Thailand, Malaysia, Filipina, atau Vietnam. Kalau saya pakai ini sebagai dasar, berarti mendekati GDP kita yang Rp3.700 triliun atau 230 miliar dolar AS. Sekitar 30 persen dari itu maka 75 miliar dolar AS. Ini tidak efisien," ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga merinci sejumlah pos pengeluaran yang telah dipangkas, seperti belanja alat tulis kantor, kegiatan rapat dan seminar di luar kantor, serta pengadaan barang seperti komputer dan perlengkapan kantor yang dilakukan hampir setiap tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pemerintah juga mengevaluasi berbagai kajian yang dinilai belum menyentuh persoalan utama, seperti kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.

Presiden menegaskan kebijakan efisiensi akan terus dilanjutkan, terutama untuk menghadapi potensi krisis global yang diperkirakan turut berdampak pada Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Mau Tutupi Lagi, Ole Romeny Sudah 'Terlalu Cinta' dengan Indonesia: Tawamu Menginspirasiku!

Tak Mau Tutupi Lagi, Ole Romeny Sudah 'Terlalu Cinta' dengan Indonesia: Tawamu Menginspirasiku!

Dalam unggahan Instagram terbarunya pada 16 Maret 2026, Ole Romeny terlihat mengunjungi sebuah lapangan sederhana. Menjelang persiapan FIFA Series 2026
Jelang Lebaran, Sandiaga Uno Berbagai dengan Masyarakat Kepulauan Seribu

Jelang Lebaran, Sandiaga Uno Berbagai dengan Masyarakat Kepulauan Seribu

Bulan suci Ramadan kerap menjadi momen berbagi antara seksama terkhusus ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Update Harga iPhone 16 Series Terbaru Maret 2026, Info Promo hingga Cicilan

Update Harga iPhone 16 Series Terbaru Maret 2026, Info Promo hingga Cicilan

Update Harga iPhone 16 Series Terbaru Maret 2026. Cek daftar lengkap harga iPhone 16, Plus, Pro, sampai dengan Pro Max terbaru setelah Lebaran 2026 di bawah.
Pesan Idul Fitri Presiden Prabowo Subianto, Serukan Persatuan sebagai Kunci Hadapi Tantangan Bangsa

Pesan Idul Fitri Presiden Prabowo Subianto, Serukan Persatuan sebagai Kunci Hadapi Tantangan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk saling memaafkan dan memperkuat hubungan sosial.
Gubernur Dedi Mulyadi Temui Hasna, Gadis Tunarungu Viral yang Bekerja di Pusat Perbelanjaan di Bandung

Gubernur Dedi Mulyadi Temui Hasna, Gadis Tunarungu Viral yang Bekerja di Pusat Perbelanjaan di Bandung

Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) mendatangi pusat perbelanjaan di mana Hasna, seorang gadis tunarungu yang viral bekerja. Simak kisahnya dalam artikel berikut ini!
Meski Diguyur Hujan, Warga Ramaikan Malam Takbiran di Bundaran HI

Meski Diguyur Hujan, Warga Ramaikan Malam Takbiran di Bundaran HI

Masyarakat berbondong-bondong memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, untuk merayakan malam takbiran Lebaran pada Jumat (20/3/2026).

Trending

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Hristiyan Petrov jadi sorotan usai membuat Miliano Jonathans cedera ACL jelang FIFA Series 2026. Simak profil singkat saat bek Bulgaria itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT