GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rencana MBG Dipotong Jadi 5 Hari, Purbaya: Bisa Hemat Rp40 Triliun

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana penghematan atau efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa menghemat anggaran hingga Rp40 triliun.
Rabu, 25 Maret 2026 - 21:10 WIB
Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Lebak, Banten mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa rencana efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa menghemat anggaran hingga Rp40 triliun per tahun.

Purbaya menjelaskan, rencana efisiensi pada MBG dilakukan dengan mengurangi jumlah hari operasional, yakni dari enam hari menjadi lima hari setiap pekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Purbaya, rencana efisiensi MBG ini sudah dibahas langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

"Kan biasanya seminggu enam hari, dia (Kepala BGN) bilang lima hari. Jadi ada efisiensi juga dari MBG, ada pengurangan cukup banyak tuh. Dia bilang saja bisa (hemat) Rp40 triliun setahun," ungkap Purbaya, Rabu (25/3/2026).

Ia berpendapat, rencana ini adalah bentuk BGN melakukan penghematan mengingat kondisi ekonomi yang bergejolak di tengah konflik yang masih terus terjadi di Asia Barat.

“Ini bukan saya yang motong ya, memang dia (BGN) melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini,” katanya menambahkan.

Nantinya, rencana efisiensi ini akan langsung diumumkan oleh Dadan sebagai Kepala BGN kepada masyarakat.

Efisiensi pada program MBG ini juga belum termasuk dalam total nilai efisiensi yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto yaitu sebesar Rp81 triliun.

Rencana pengurangan hari program MBG ini masih dikaji dan telah disampaikan dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pada tahun anggaran 2026, alokasi anggaran untuk program MBG mencapai Rp335 triliun.

Rincian anggaran itu yakni disalurkan ke BGN sebesar Rp268 triliun, sementara Rp67 triliun dicadangkan. (ant/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fenomena Confirmation Bias Dinilai Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena Confirmation Bias Dinilai Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena masyarakat yang cepat membentuk opini terhadap konflik figur publik dinilai semakin kuat di era digital. 
WOSPAC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Buka Jalan Talenta Muda ke Eropa

WOSPAC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Buka Jalan Talenta Muda ke Eropa

Mengusung tema 'Jembatan Mengantar Mereka Jadi Hebat', WOSPAC Barcelona Rep Office Indonesia hadir sebagai wadah pendampingan untuk memaksimalkan potensi calon atlet muda Tanah Air.
Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Yakin Megawati Hangestri Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Yakin Megawati Hangestri Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League Korea 2026/2027. Media Korea langsung soroti comeback Megatron.
Warga Sitaro Sampaikan Aspirasi Secara Damai di Kantor Kejaksaan Negeri

Warga Sitaro Sampaikan Aspirasi Secara Damai di Kantor Kejaksaan Negeri

Ratusan warga Sitaro menggelar aksi damai di Kantor Kejaksaan Negeri untuk menyampaikan aspirasi terkait proses hukum yang diharapkan berjalan transparan.
Selain Bocorkan Modus Bisnis Ekspor Motor Ilegal Jaksel, Polisi sebut Untungnya Capai Puluhan Miliar

Selain Bocorkan Modus Bisnis Ekspor Motor Ilegal Jaksel, Polisi sebut Untungnya Capai Puluhan Miliar

Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya bocorkan modus sindikat ekspor ribuan kendaraan bermotor roda dua ilegal di gudang penadahan wilayah Jaksel yang
Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Yahya Cholil Staquf, Nasaruddin Umar, Marzuqi Mustamar, hingga Abdussalam Shohib atau Gus Salam adalah nama-nama yang masuk radar Ketum PBNU selanjutnya...

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT