News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Kinerja Emiten Tambang Ikut Menguat

Ekonomi Indonesia tetap tumbuh di tengah konflik Timur Tengah. Kinerja sektor tambang menguat, didorong hilirisasi dan kepercayaan investor.
Kamis, 26 Maret 2026 - 13:21 WIB
Ilustrasi tambang emas
Sumber :
  • Pexels/Tom Fisk

Jakarta, tvOnenews.com - Ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah terus membayangi perekonomian dunia. Lonjakan harga energi, tekanan inflasi, hingga gangguan rantai pasok menjadi tantangan yang dihadapi banyak negara. Namun di tengah situasi tersebut, perekonomian Indonesia justru menunjukkan ketahanan yang semakin kuat.

Stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga dengan pertumbuhan yang konsisten, didorong oleh konsumsi domestik, ekspor komoditas, serta penguatan sektor industri berbasis sumber daya alam. Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa fondasi ekonomi Indonesia mampu menghadapi tekanan eksternal yang tidak menentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu sektor yang turut menopang pertumbuhan tersebut adalah industri pertambangan. Di tengah fluktuasi harga komoditas global, sejumlah perusahaan mampu mencatatkan kinerja impresif, mencerminkan kuatnya daya tahan sektor ini dalam menghadapi gejolak global.

Ekonomi Nasional Tahan Tekanan Global

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berdampak langsung pada pasar global, terutama pada harga minyak dan komoditas strategis lainnya. Banyak negara mengalami tekanan fiskal dan moneter akibat lonjakan biaya energi.

Namun Indonesia berada dalam posisi yang relatif lebih stabil. Struktur ekonomi yang didukung oleh pasar domestik besar serta kekayaan sumber daya alam menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan tetap positif.

Selain itu, kebijakan pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri juga mulai menunjukkan hasil. Nilai tambah dari komoditas tidak lagi hanya bergantung pada ekspor bahan mentah, tetapi juga pada pengolahan di dalam negeri.

Kinerja Emiten Tambang Menguat

Di tengah momentum tersebut, kinerja perusahaan tambang nasional turut mengalami peningkatan signifikan. Salah satunya terlihat dari capaian PT Aneka Tambang Tbk yang mencatatkan lonjakan laba dan pendapatan sepanjang 2025.

Perusahaan pelat merah ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp6,61 triliun hingga kuartal ketiga 2025, meningkat tajam 197 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan konsolidasian mencapai Rp72,03 triliun atau tumbuh 66,7 persen secara tahunan.

Capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis serta strategi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara produksi dan pengelolaan keuangan.

Pengamat dari Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menilai bahwa kepercayaan publik menjadi salah satu faktor penting di balik pertumbuhan tersebut.

Menurutnya, kepercayaan investor memiliki nilai strategis yang bahkan melampaui kekayaan sumber daya yang dimiliki perusahaan.

“Ketika masyarakat percaya pada nilai investasi, maka ekonomi berbasis kerakyatan akan ikut bergerak menuju kemandirian,” ujarnya di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Strategi Hadapi Volatilitas Global

Dalam menghadapi dinamika pasar global, perusahaan tambang dituntut untuk mampu mengelola risiko secara cermat. Fluktuasi harga komoditas menjadi tantangan utama yang harus diantisipasi melalui strategi keuangan yang sehat.

Penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan investor, khususnya investor institusi. Hal ini juga membantu perusahaan tetap stabil meski pasar global mengalami tekanan.

Selain itu, fokus pada pengembangan hilirisasi menjadi langkah strategis yang dinilai mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.

Komitmen terhadap hilirisasi, khususnya pada komoditas nikel, dipandang sebagai langkah penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara berkelanjutan.

Hilirisasi Jadi Motor Pertumbuhan

Pengembangan proyek hilirisasi di berbagai wilayah, seperti Maluku Utara, kini mulai memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja perusahaan. Tidak lagi sekadar rencana jangka panjang, hilirisasi telah menjadi ekosistem industri yang berjalan dan menghasilkan nilai ekonomi.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis nilai tambah. Dengan hilirisasi, Indonesia tidak hanya menjadi eksportir bahan mentah, tetapi juga produsen produk turunan yang memiliki nilai lebih tinggi di pasar global.

Romadhon menegaskan bahwa strategi hilirisasi bukan hanya soal bisnis, tetapi juga komitmen terhadap masa depan pengelolaan sumber daya alam.

“Ini bukan sekadar proyek industri, tetapi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan dan martabat pengelolaan kekayaan alam,” tegasnya.

Prospek Pasar dan Kepercayaan Investor

Memasuki 2026, optimisme terhadap pasar masih terjaga meski terjadi koreksi harga saham di beberapa sektor, termasuk pertambangan. Kondisi ini dinilai sebagai dinamika pasar yang wajar di tengah ketidakpastian global.

Bagi investor jangka panjang, kondisi tersebut justru menjadi indikasi bahwa fundamental perusahaan tetap kuat. Harga emas yang stabil, termasuk harga buyback yang masih berada di level premium, mempertegas posisi sektor ini sebagai instrumen lindung nilai di tengah risiko inflasi.

Keterlibatan masyarakat dalam pasar modal juga dinilai semakin penting. Partisipasi publik tidak hanya berdampak pada keuntungan finansial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga aset strategis nasional.

Forum Peduli BUMN menilai bahwa kepemilikan saham oleh masyarakat merupakan bentuk nyata dari nasionalisme ekonomi, di mana publik ikut berperan dalam menjaga arah pengelolaan perusahaan negara.

Dampak Nyata bagi Ekonomi Nasional

Pertumbuhan yang dicatatkan oleh sektor pertambangan tidak hanya berdampak pada kinerja korporasi, tetapi juga memberikan efek berantai bagi perekonomian nasional.

Mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan daerah, hingga penguatan industri turunan menjadi bukti bahwa sektor ini memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, keberhasilan perusahaan negara seperti PT Aneka Tambang Tbk tidak hanya diukur dari besarnya laba, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas.

Dengan fondasi kinerja yang kuat sepanjang 2025, PT Aneka Tambang Tbk kini memasuki 2026 dengan posisi yang semakin solid. Di tengah gejolak global, kinerja ini menjadi cerminan bahwa ekonomi Indonesia tetap berada di jalur pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tak Habis Pikir Tahu Tabiat Buruk Taufik Hidayat, Curhatan Mantan Istri Viral di Medsos

KDM Tak Habis Pikir Tahu Tabiat Buruk Taufik Hidayat, Curhatan Mantan Istri Viral di Medsos

Mengapa bisa kasus penyekapan wanita di Bandung ini mencuat? simak penjelasannya di sini. Mantan istri Taufik Hidayat pun buka suara soal tabiat sang suami.
Taufik Hidayat Lakukan Hal di Luar Batas Perilaku Normal, Sejumlah Ahli Kejiwaan Dilibatkan Periksa Kondisi Psikologisnya

Taufik Hidayat Lakukan Hal di Luar Batas Perilaku Normal, Sejumlah Ahli Kejiwaan Dilibatkan Periksa Kondisi Psikologisnya

Sejumlah ahli kejiwaan dilibatkan untuk memeriksa kondisi psikologis Taufik Hidayat tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29) di Kabupaten Bandung. 
Pelaku Curanmor di Johar Baru Ditangkap Polisi, Kepergok Jual Motor Rp3,9 Juta Lewat Medsos

Pelaku Curanmor di Johar Baru Ditangkap Polisi, Kepergok Jual Motor Rp3,9 Juta Lewat Medsos

Tim Unit Reskrim Polsek Johar Baru menangkap pria berinisial MAR (31), usai melakukan pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) di Jalan Kawi Kawi Bawah A, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik Jelang Piala Asia 2027

Apa kabar baik yang didapat Timnas Indonesia jelang bergulirnya Piala Asia 2027?
Diuji MSCI November Nanti, Pemerintah Kebut Reformasi Pasar Modal demi Jaga Status Indonesia

Diuji MSCI November Nanti, Pemerintah Kebut Reformasi Pasar Modal demi Jaga Status Indonesia

Pemerintah tidak ingin berpuas diri setelah Indonesia berhasil mempertahankan status sebagai Emerging Market dalam tinjauan terbaru MSCI.
MSCI Puji Reformasi Pasar Modal RI, Aturan Free Float 15 Persen Jadi Sorotan

MSCI Puji Reformasi Pasar Modal RI, Aturan Free Float 15 Persen Jadi Sorotan

Di tengah sorotan terhadap transparansi dan integritas perdagangan saham di Indonesia, lembaga indeks global MSCI memberikan pengakuan penting terhadap berbagai reformasi yang dijalankan pemerintah dan otoritas pasar modal nasional.

Trending

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Simak penjelasan lengkap, mengapa kasus penyekapan dilakukan terduga pelaku Taufik Hidayat muncul dan viral di media sosial. Kini korbannya dirawat di RSHS
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Kronologi Truk Muatan Besi Terguling di Flyover Tomang, Pengemudi Alami Luka Ringan

Kronologi Truk Muatan Besi Terguling di Flyover Tomang, Pengemudi Alami Luka Ringan

Insiden kecelakaan tunggal menimpa satu unit truk trailer bermuatan besi, terjadi di Jalan Layang Tomang Km 13.400, Jakarta Barat, pada Rabu (24/6/2026) pagi.
Kasus Ketua BEM FH UBK Terima Uang Demo Diminta Tak Seret Nama Wapres Gibran

Kasus Ketua BEM FH UBK Terima Uang Demo Diminta Tak Seret Nama Wapres Gibran

Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (FH UBK), Muhammad Abdimaludin mengaku menerima uang senilai Rp20 juta dalam aksi unjuk ras beberapa waktu turut menyorot perhatian publik.
Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Kasus kematian pendiri Mango, Isak Andic, memasuki babak baru. Putranya, Jonathan Andic, ditangkap polisi setelah penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT