News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkuat Manajemen, EMAS Siap Genjot Produksi Emas dan Ekspansi Tambang di 2026

EMAS perkuat manajemen dan tata kelola, siap genjot produksi emas serta ekspansi tambang usai masuk fase produksi komersial pada 2026.
Jumat, 27 Maret 2026 - 17:30 WIB
Perkuat Manajemen, EMAS Siap Genjot Produksi Emas dan Ekspansi Tambang di 2026
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com -PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) mengambil langkah strategis dengan memperkuat struktur manajemen sebagai bagian dari upaya mendorong produksi emas dan mempercepat ekspansi tambang di Indonesia pada 2026. Penguatan ini dilakukan melalui penunjukan sejumlah calon direksi dan komisaris baru yang dinilai memiliki pengalaman kuat di sektor pertambangan dan keuangan.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa perusahaan tidak lagi berada pada tahap eksplorasi, melainkan telah memasuki fase produksi komersial yang membutuhkan kapabilitas operasional dan tata kelola yang lebih solid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masuk Fase Produksi Komersial

Momentum penguatan manajemen ini terjadi setelah EMAS mencatat tonggak penting, yakni realisasi penjualan emas perdana kepada PT Aneka Tambang Tbk pada Maret 2026. Pencapaian ini menandai dimulainya fase produksi emas secara komersial.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan menegaskan bahwa penunjukan manajemen baru bukan sekadar perubahan struktur, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat operasional dan tata kelola.

“Langkah ini merupakan upaya memperkuat kapabilitas perusahaan dalam menghadapi fase pertumbuhan berikutnya,” demikian pernyataan resmi perusahaan.

Tiga Calon Direktur Perkuat Operasional

EMAS menunjuk tiga calon direktur baru yang berasal dari internal perusahaan dengan rekam jejak kuat di bidang masing-masing. Kehadiran mereka diharapkan mampu mempercepat pengembangan proyek dan meningkatkan efisiensi operasional.

Berikut profil singkatnya:

  1. Nicholas John Green
    Bergabung sejak Mei 2022, saat ini menjabat sebagai General Manager. Ia berperan dalam pengembangan proyek baru serta ekspansi fasilitas operasional yang menjadi kunci pertumbuhan produksi jangka panjang.

  2. Barend Johannes Nicolaas Knoetze
    Menjabat sebagai General Manager Tambang Emas Pani sejak November 2025. Ia bertanggung jawab atas operasional harian, mulai dari perencanaan hingga implementasi strategi tambang. Pengalamannya juga mencakup pengelolaan tambang tembaga Wetar.

  3. Suryadinata Tanu
    Berpengalaman di bidang keuangan sebagai General Manager Finance, Accounting, and Tax sejak 2017. Perannya menjadi krusial dalam menjaga stabilitas finansial, terutama saat perusahaan memasuki fase produksi dengan kebutuhan investasi yang lebih kompleks.

Kombinasi pengalaman teknis, operasional, dan finansial dari ketiga calon direktur ini menjadi fondasi penting bagi EMAS dalam menjalankan strategi ekspansi secara efektif.

Penguatan Tata Kelola Lewat Dewan Komisaris

Selain direksi, EMAS juga memperkuat jajaran Dewan Komisaris dengan menghadirkan sejumlah nama berpengalaman di tingkat global. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan standar tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas.

Adapun jajaran calon komisaris meliputi:

  • Winato Kartono – Berpengalaman lebih dari 20 tahun di sektor investasi dan perbankan, dengan rekam jejak di berbagai perusahaan besar.

  • Xinyu Wang – Eksekutif pertambangan global dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di proyek logam non-besi internasional.

  • Yu Gao – Investor ekuitas swasta dengan pengalaman panjang di Asia, termasuk di Morgan Stanley.

  • John Mackay McCulloch Williamson – Profesional pasar keuangan global dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, termasuk di London Metal Exchange.

  • Jona Widhagdo Putri – Pakar hubungan internasional dan investasi lintas negara dengan latar belakang akademik dan pengalaman strategis.

Jika seluruh calon tersebut disahkan, komposisi Dewan Komisaris akan didominasi oleh komisaris independen, yakni lebih dari setengah total anggota. Hal ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap praktik tata kelola yang kuat sesuai standar global.

Strategi Ekspansi dan Permintaan Global

Penguatan manajemen ini dilakukan di tengah meningkatnya permintaan emas global, yang mendorong perusahaan untuk mempercepat pengembangan proyek tambang. Salah satu proyek strategis yang menjadi fokus adalah Tambang Emas Pani, yang diharapkan menjadi motor utama pertumbuhan produksi.

Ekspansi fasilitas operasional dan optimalisasi proyek menjadi kunci dalam meningkatkan kapasitas produksi secara berkelanjutan. Dengan struktur manajemen baru, EMAS dinilai memiliki kesiapan lebih dalam menghadapi tantangan industri pertambangan yang semakin kompetitif.

Keseimbangan Ekspansi dan Tata Kelola

Langkah EMAS tidak hanya berfokus pada pertumbuhan produksi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara ekspansi dan tata kelola perusahaan. Penguatan organisasi dinilai penting untuk memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

Perusahaan menilai bahwa rekam jejak direksi dan komisaris, khususnya dalam pengembangan proyek tambang, akan menjadi faktor penentu dalam menjaga kinerja jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan struktur baru ini, EMAS menunjukkan kesiapan untuk memasuki fase pertumbuhan yang lebih agresif, sekaligus mempertahankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Di tengah dinamika industri pertambangan global, langkah ini menjadi strategi penting bagi EMAS untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam produksi emas nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Juventus tengah berupaya untuk menyelesaikan dua transfer lagi di bursa transfer musim panas. Perkuatan di lini pertahanan menjadi fokus, dengan Jhon Lucumi dan Zion Suzuki merupakan incaran utamanya.
Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Sebuah video viral di media sosial Threads ketika sekelompok orang dengan kejinya membakar hidup-hidup seekor burung hantu setelah disiksa terlebih dahulu.
Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT