GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Emas Antam Turun dalam Sepekan, Sempat Anjlok Rp 40 Ribu sebelum Rebound di Akhir Pekan

Harga emas Antam turun Rp 6.000 dalam sepekan, sempat anjlok Rp 40.000 sebelum rebound di akhir pekan
Minggu, 29 Maret 2026 - 12:30 WIB
Ilustrasi emas Antam.
Sumber :
  • tim tvOne/Sri Wanasari

Jakarta, tvOnenews.com - Pergerakan harga emas Antam dalam sepekan terakhir menunjukkan tren melemah meski sempat mengalami kenaikan tipis di pertengahan minggu. Data terbaru mencatat harga emas masih berada di bawah level Rp 3 juta per gram, dengan penurunan tipis secara mingguan.

Berdasarkan grafik resmi Logam Mulia Antam per Minggu (29/3/2026), harga emas tercatat turun Rp 6.000 per gram dalam sepekan. Pada awal pekan, Senin 23 Maret 2026, harga berada di level Rp 2.843.000 per gram, sementara pada Sabtu 28 Maret 2026 turun menjadi Rp 2.837.000 per gram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pergerakan Harga Cenderung Stagnan di Awal Pekan

Di awal pekan, harga emas Antam cenderung stagnan tanpa perubahan signifikan. Pada Senin 23 Maret dan Selasa 24 Maret 2026, harga tetap bertahan di level Rp 2.843.000 per gram.

Kondisi ini mencerminkan pasar yang relatif menunggu sentimen baru, baik dari faktor global maupun domestik. Tidak adanya perubahan harga dalam dua hari berturut-turut menjadi indikasi pasar emas berada dalam fase konsolidasi.

Sempat Naik, Sentuh Level Tertinggi Pekan Ini

Memasuki pertengahan pekan, harga emas mulai bergerak naik. Pada Rabu 25 Maret 2026, harga meningkat Rp 7.000 menjadi Rp 2.850.000 per gram dan bertahan hingga Kamis 26 Maret 2026.

Level ini menjadi harga tertinggi emas Antam dalam periode sepekan terakhir. Kenaikan tipis tersebut sempat memberikan sinyal positif bagi investor, meskipun tidak berlangsung lama.

Anjlok Tajam di Hari Jumat

Pergerakan paling mencolok terjadi pada Jumat 27 Maret 2026. Harga emas mengalami penurunan tajam hingga Rp 40.000, turun ke level Rp 2.810.000 per gram.

Penurunan drastis ini menjadi titik terendah dalam sepekan dan menunjukkan adanya tekanan besar di pasar emas. Aksi jual yang meningkat serta perubahan sentimen global menjadi faktor utama di balik koreksi tajam tersebut.

Rebound di Akhir Pekan

Setelah anjlok tajam, harga emas kembali menguat pada Sabtu 28 Maret 2026. Nilainya naik Rp 27.000 menjadi Rp 2.837.000 per gram.

Kenaikan ini menunjukkan adanya aksi beli kembali oleh investor setelah harga dianggap cukup rendah. Namun, secara keseluruhan, kenaikan tersebut belum mampu menghapus penurunan yang terjadi sepanjang pekan.

Daftar Harga Emas Antam Sepekan

Berikut rincian harga emas Antam per gram selama periode 23–28 Maret 2026:

  • Senin, 23 Maret 2026: Rp 2.843.000

  • Selasa, 24 Maret 2026: Rp 2.843.000

  • Rabu, 25 Maret 2026: Rp 2.850.000

  • Kamis, 26 Maret 2026: Rp 2.850.000

  • Jumat, 27 Maret 2026: Rp 2.810.000

  • Sabtu, 28 Maret 2026: Rp 2.837.000

Faktor Penyebab Penurunan Harga Emas

Penurunan harga emas dalam sepekan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor global yang cukup kuat menekan pasar logam mulia.

1. Penguatan Dolar AS

Ketika nilai dolar Amerika Serikat menguat, harga emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Kondisi ini menurunkan permintaan global terhadap emas.

2. Suku Bunga Tinggi

Kebijakan suku bunga tinggi yang dipertahankan bank sentral, khususnya The Fed, membuat instrumen seperti obligasi menjadi lebih menarik. Emas sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset) menjadi kurang diminati.

3. Kenaikan Imbal Hasil Obligasi

Naiknya yield obligasi pemerintah AS membuat investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang memberikan return lebih pasti dibandingkan emas.

4. Aksi Ambil Untung

Setelah sebelumnya harga emas sempat mencetak rekor tinggi, banyak investor melakukan aksi ambil untung (profit taking). Hal ini memicu tekanan jual yang berdampak pada penurunan harga.

5. Penurunan Permintaan Safe Haven

Meski konflik geopolitik masih berlangsung, pasar tampaknya menilai dampaknya tidak terlalu signifikan terhadap ekonomi global. Akibatnya, permintaan emas sebagai aset aman mengalami penurunan.

6. Kebutuhan Likuiditas

Dalam kondisi pasar yang bergejolak, investor kerap menjual emas untuk mendapatkan dana tunai guna menutup kerugian di aset lain.

Perang Tak Selalu Dorong Harga Emas Naik

Secara umum, konflik geopolitik seperti perang biasanya mendorong kenaikan harga emas karena meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Namun, kondisi saat ini menunjukkan fenomena berbeda.

Penguatan dolar AS yang cukup signifikan justru menekan harga emas. Selain itu, sebagian investor memilih menjual emas untuk menjaga likuiditas di tengah ketidakpastian pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pergerakan ini menunjukkan bahwa harga emas tidak hanya dipengaruhi oleh faktor geopolitik, tetapi juga oleh dinamika kebijakan moneter global dan perilaku investor.

Koreksi harga seperti yang terjadi dalam sepekan terakhir merupakan hal yang wajar dalam siklus pasar. Meski demikian, emas masih tetap dianggap sebagai instrumen lindung nilai dalam jangka panjang. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Timnas Voli Putri Indonesia Dibayangi Rekor Buruk Jelang Lawan Thailand di AVC Women's Continental 2026

Timnas Voli Putri Indonesia Dibayangi Rekor Buruk Jelang Lawan Thailand di AVC Women's Continental 2026

Timnas Voli Putri Indonesia dibayangi rekor buruk jelang menghadapi Thailand pada lanjutan Pool B AVC Women's Continental 2026, Senin (24/8/2026) pukul 14.00 WIB. Garuda Pertiwi harus berjuang demi mengakhiri tren negatif tersebut.
KPK Sebut Kasus Korupsi di Unsoed Ancaman Serius untuk Akademik dan Masa Depan Indonesia

KPK Sebut Kasus Korupsi di Unsoed Ancaman Serius untuk Akademik dan Masa Depan Indonesia

KPK menyebut praktik korupsi di lingkungan pendidikan menjadi ancaman terhadap akademik dan masa depan Indonesia.
Prabowo Iming-imingi Pangdam dan Kapolda Riau Naik Jabatan Jika Karhutla Tuntas

Prabowo Iming-imingi Pangdam dan Kapolda Riau Naik Jabatan Jika Karhutla Tuntas

Prabowo meminta agar masa tugas keduanya menjadi pertimbangan untuk kenaikan jabatan setelah persoalan karhutla di Riau dituntaskan.
Rekening Penampung Dana Operasional AMPB Diduga Diblokir, Polda Metro Jaya Buka Suara

Rekening Penampung Dana Operasional AMPB Diduga Diblokir, Polda Metro Jaya Buka Suara

Sebuah informasi beredar di media sosial menceritakan rekening bank milik Koordinator AMPB Supriyono, yang menampung dana operasional dan logistik aksi, yang didalamnya berisi puluhan juta rupiah diduga diblokir.
Media Italia Bawa Kabar Baik untuk Emil Audero usai Dipilih Como untuk Dipertahankan

Media Italia Bawa Kabar Baik untuk Emil Audero usai Dipilih Como untuk Dipertahankan

Emil Audero tampaknya memiliki kabar baik dari media Italia. Sang kiper Timnas Indonesia sebelumnya diberitakan akan dipertahankan Como.

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Ruben Onsu Resmi Gandeng JHONLBF Law Firm Hadapi Proses Hukum usai Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Ruben Onsu Resmi Gandeng JHONLBF Law Firm Hadapi Proses Hukum usai Jadi Tersangka Kasus Penipuan

Ruben Onsu resmi gandeng JHONLBF Law Firm untuk hadapi proses hukum usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan.
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Rangkaian bencana besar melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada beberapa hari. Mulai dari gempa bumi di NTT hingga Karhutla di Kalimantan. Bacalah doa ini
Demo Hari Ini: Sebanyak 1.358 Personel Gabungan Disiagakan di Tiga Titik Unjuk Rasa

Demo Hari Ini: Sebanyak 1.358 Personel Gabungan Disiagakan di Tiga Titik Unjuk Rasa

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan terdapat tiga titik aksi unjuk rasa yang menjadi perhatian kepolisian hari ini.
Alasan Khusus Arema FC Rekrut Mauro Zijlstra dari Persija Jakarta Jelang Super League 2026-2027

Alasan Khusus Arema FC Rekrut Mauro Zijlstra dari Persija Jakarta Jelang Super League 2026-2027

Arema FC mengambil langkah cepat untuk memperkuat lini depan menjelang bergulirnya Super League 2026/27. Singo Edan resmi mendatangkan Mauro Zijlstra, dari Persija Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT