GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Naik, Harga Avtur RI Diklaim Bahlil Masih Lebih Murah dari Negara Tetangga

Menteri Bahlil menjelaskabn bahwa kenaikan harga avtur dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia yang dipengaruhi dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Senin, 6 April 2026 - 16:23 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim harga avtur yang dipasarkan PT Pertamina (Persero) masih lebih kompetitif dibandingkan negara lain, terutama di kawasan Asia Tenggara.

Ia menyampaikan, meskipun terjadi kenaikan harga avtur, level harga di Indonesia tetap lebih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang ada kenaikan dari Pertamina, tetapi kenaikan itu dibandingkan dengan harga avtur di negara lain, khususnya tetangga, kita masih jauh lebih kompetitif," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/5/2026).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta per 1 April 2026 mencapai Rp23.551 per liter.

Sebagai perbandingan, harga avtur di Thailand tercatat Rp29.518 per liter, sedangkan di Filipina sebesar Rp25.326 per liter.

Bahlil menjelaskan, kenaikan harga avtur dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia yang dipengaruhi dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, harga avtur mengikuti mekanisme pasar global sehingga penyesuaian harga tidak dapat dihindari.

Selain memenuhi kebutuhan domestik, avtur yang diproduksi di Indonesia juga digunakan untuk melayani pengisian bahan bakar pesawat internasional yang masuk ke Tanah Air.

"Harga avtur memang ini kan adalah harga pasar dan otomatis karena ini juga melayani pengisian avtur global, pesawat-pesawat dari luar negeri yang masuk, maka mekanisme yang terjadi adalah mekanisme pasar," kata Bahlil.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol sebelumnya memperingatkan potensi krisis bahan bakar avtur dan diesel akibat konflik di Timur Tengah yang telah berdampak ke Asia dan diperkirakan merembet ke Eropa pada April atau menjelang Mei 2026.

Ia menyebutkan, volume pasokan minyak yang hilang pada April diperkirakan dua kali lipat dibandingkan Maret.

Menurutnya, kondisi ini berpotensi memicu inflasi dan menahan laju pertumbuhan ekonomi di berbagai kawasan, terutama di negara berkembang yang memiliki keterbatasan cadangan devisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, CEO grup maskapai Lufthansa, Carsten Spohr, juga mengingatkan adanya risiko kelangkaan bahan bakar jet, khususnya di luar kawasan Eropa, akibat terganggunya rantai pasok imbas konflik di Timur Tengah. (ant/rpi)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nekat Mengadu ke Dedi Mulyadi, Pemuda Ini Minta Kios yang Diduga Jual Obat Terlarang Ditindak: Backingannya Besar

Nekat Mengadu ke Dedi Mulyadi, Pemuda Ini Minta Kios yang Diduga Jual Obat Terlarang Ditindak: Backingannya Besar

Di sela-sela penertiban kios PKL di Cicadas, Dedi Mulyadi dapat laporan tak terduga dari anak muda yang mengaku resah dengan dugaan peredaran obat terlarang.
Ketua KPK Pastikan Penyitaan Cukai Palsu di Jepara dan Semarang Tak Pengaruhi Kasus Bea Cukai

Ketua KPK Pastikan Penyitaan Cukai Palsu di Jepara dan Semarang Tak Pengaruhi Kasus Bea Cukai

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyitaan pita cukai palsu di Jepara dan Semarang tak pengaruhi penyidikan kasus di Ditjen Bea dan Cukai.
Sherly Tjoanda Komplain Soal Lapangan Sekolah Rakyat Tak Ada Tribun, Langsung Datangi Mandor Hingga Lakukan Hal Ini

Sherly Tjoanda Komplain Soal Lapangan Sekolah Rakyat Tak Ada Tribun, Langsung Datangi Mandor Hingga Lakukan Hal Ini

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda memberikan masukan kepada mandor pembangunan Sekolah Rakyat Rioribati, Halmahera Barat.
Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap, Purbaya: Kalau Terbukti Bakal Dicopot

Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap, Purbaya: Kalau Terbukti Bakal Dicopot

Purbaya mengungkapkan dirinya masih rutin berkomunikasi dengan Djaka dalam urusan pekerjaan sehari-hari. Namun ia enggan menjelaskan apakah sudah membahas secara langsung mengenai tuduhan penerimaan suap tersebut.
KJRI Istanbul Ungkap Kesadisan Tentara Israel ke 9 WNI Relawan Flotilla: Ditendang hingga Disetrum

KJRI Istanbul Ungkap Kesadisan Tentara Israel ke 9 WNI Relawan Flotilla: Ditendang hingga Disetrum

Meski demikian, Darianto mengungkapkan para relawan mengalami tindakan kekerasan selama berada dalam tahanan Israel. Beberapa di antaranya disebut menerima perlakuan kasar secara fisik.
Heboh Diduga Pocong Gentayangan Bikin Resah Warga Tangerang, Polisi Imbau Warga Tak Terprovokasi

Heboh Diduga Pocong Gentayangan Bikin Resah Warga Tangerang, Polisi Imbau Warga Tak Terprovokasi

Viral video kemunculan sesosok mahluk menyerupai "pocong" yang meresahkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT