News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Strategi Hadapi El Nino Godzilla, Bendungan-Bendungan Diisi Penuh untuk Jaga Sawah Tetap Produktif

Menteri PU menegaskan mitigasi terhadap El Nino telah dijalankan sejak awal lewat pengelolaan sumber daya air terpadu di berbagai wilayah yang memiliki bendungan utama.
Sabtu, 11 April 2026 - 18:15 WIB
Bendungan Cipanas yang berada di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Sumber :
  • Dok. PUPR

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan pengisian bendungan secara optimal sebagai langkah antisipasi menghadapi fenomena El Nino ekstrem atau El Nino Godzilla.

Strategi ini dilakukan demi menjaga pasokan air dan mendukung ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dody, langkah mitigasi terhadap dampak El Nino telah dijalankan sejak awal melalui pengelolaan sumber daya air secara terpadu di berbagai wilayah yang memiliki bendungan utama.

"Kalau masalah mitigasi terhadap El Nino, itu sebenarnya sudah kita mulai. Kementerian PU sudah mulai," kata Dody dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Menteri PU menjelaskan seluruh bendungan diupayakan berada pada kapasitas maksimal agar tetap mampu menyuplai air irigasi, meskipun curah hujan menurun signifikan selama musim kemarau panjang di sejumlah daerah.

Sebagai ilustrasi, Bendungan Gajah Mungkur di Wonogiri, Jawa Tengah, disebut mampu mengairi lahan pertanian tanpa hujan hingga September atau Oktober 2026 apabila volume air terjaga pada batas maksimal.

"Beberapa saat lalu saya kan jalan-jalan ke Bendungan Gajah Mungkur. Saya pengen melihat seperti apa kondisi (Bendungan) Gajah Mungkur dan di situ saya dikasih info memang sekarang semua bendungan sedang posisi berusaha dibikin penuh," ujarnya.

Namun, Dody mengingatkan bahwa kapasitas bendungan memiliki keterbatasan waktu. Karena itu, diperlukan langkah tambahan jika musim kemarau berlangsung lebih lama dari kemampuan cadangan air yang tersedia.

Sebagai solusi, pemerintah menyiapkan operasi modifikasi cuaca dengan menyasar wilayah hulu bendungan agar curah hujan buatan dapat menambah suplai air ke waduk.

"Operasi modifikasi cuaca, menghujani hulu-hulu dari pada bendungan itu. Jadi hulu-hulunya dihujani, airnya tetap turun ke bendungan," jelas Dody.

"Kita tidak melakukan operasi modifikasi cuaca di bendungan karena kita takut meleset. Kalau meleset kita lebih repot lagi. Jadi pengalaman kita lebih baik melakukan operasi modifikasi cuaca di hulu-hulu bendungan," tambah Dody.

Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum bekerja sama dengan Kementerian Pertanian menyiapkan pompa air berukuran kecil untuk menjaga ketersediaan air di lahan pertanian yang terdampak kekeringan.

Pompa tersebut akan difokuskan pada wilayah dengan penurunan debit air signifikan agar distribusi air ke sawah tetap berjalan meski sumber air terbatas.

Di sisi lain, Dody menemukan kendala berupa belum meratanya jaringan irigasi di sejumlah daerah. Kondisi ini membuat pemanfaatan pompa belum optimal dalam mendukung distribusi air.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mendorong pembangunan jaringan irigasi tersier agar penyaluran air menjadi lebih efektif dan menjangkau area pertanian secara luas.

Terkait kebutuhan anggaran, Dody menyebut belum dapat merinci secara pasti. Namun, ia memastikan program mitigasi El Nino tetap menjadi prioritas sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan pemerintah akan melakukan penyesuaian anggaran dari program yang kurang prioritas guna memastikan langkah mitigasi berjalan optimal dan target swasembada pangan tidak terganggu.

"Karena kalau itu gagal, kan berarti swasembada pangan di tahun 2026-2027 bisa gagal," kata Dody menegaskan. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inul Daratista Buka Suara soal Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah, Bandingkan dengan Maia Estianty dan Ahmad Dhani

Inul Daratista Buka Suara soal Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah, Bandingkan dengan Maia Estianty dan Ahmad Dhani

Inul Daratista akhirnya buka suara soal konflik Ruben Onsu dan Sarwendah. Ia sampai menyinggung kisah Maia Estianty dan Ahmad Dhani.
Apa yang Dimaksud Dedi Mulyadi dengan Masjid Tajug?

Apa yang Dimaksud Dedi Mulyadi dengan Masjid Tajug?

Gubernur Dedi Mulyadi membuat gebrakan kebijakan baru. Pemprov Jabar dipastikan akan memprioritaskan agenda pembangunan tajug atau masjid berukuran kecil di ...
Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia, Melesat Usai Akhiri AVC Women's Cup 2026 di Peringkat Kelima

Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia, Melesat Usai Akhiri AVC Women's Cup 2026 di Peringkat Kelima

Update ranking dunia Timnas Voli Putri Indonesia usai laga terakhir di gelaran AVC Women's Cup 2026 menghadapi Australia di Filipina pada Minggu (14/6/2026).
AS dan Iran Sepakat Damai, DPR Wanti-Wanti Israel Jangan Berulah

AS dan Iran Sepakat Damai, DPR Wanti-Wanti Israel Jangan Berulah

Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat mengakhiri perang di kawasan Timur Tengah. Kesepakatan ini dicapai pada Senin (15/6).
2 Alasan Nanda Persada Dukung Ruben Onsu Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah

2 Alasan Nanda Persada Dukung Ruben Onsu Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah

Nanda Persada ungkap 2 alasan dukung Ruben Onsu perjuangkan hak asuh anak dari Sarwendah, mulai dari sulit bertemu hingga konten tak pantas.
Doa Bersama hingga Pawai Lampion Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Lamongan

Doa Bersama hingga Pawai Lampion Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Lamongan

Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar peringatan detik-detik Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott sempat dirumorkan menjadi pemain yang hengkang dari klub setelah kepergian sang manajer tim, Kieran McKenna dari Ipswich Town. 
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT