DPR Sorot PNBP TN Komodo Rp100 Miliar per Tahun, Tapi Daerah Tak Dapat Bagian Sama Sekali
- DPR RI
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, menyoroti ketimpangan distribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kawasan Taman Nasional Komodo yang dinilai belum memberi dampak langsung bagi daerah.
Hal itu disampaikan dalam kunjungan reses bersama pelaku pariwisata dan pemerintah daerah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (24/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, politisi yang akrab disapa Titiek Soeharto mengungkap adanya keluhan dari pemerintah daerah terkait seluruh pendapatan kawasan konservasi TN Komodo yang diserap pemerintah pusat.
Ia menilai kondisi ini perlu mendapat perhatian, mengingat besarnya potensi penerimaan dari sektor wisata berbasis konservasi.
“Kemarin Pak Bupati mengeluhkan bahwa pemasukan semuanya ditarik ke pusat, di sini hanya kebagian sedikit ya, Pak?” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra itu, dikutip Sabtu (25/4/2026).
Menanggapi hal itu, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menegaskan daerah tidak menerima bagian dari PNBP Taman Nasional Komodo.
Ia menyebut nilainya mencapai sekitar Rp100 miliar per tahun, namun belum ada skema yang mengalirkan dana tersebut ke kas daerah.
“Ibu Ketua, kalau sedikit itu (tandanya) masih ada. Ini tidak ada (kebagian), nol,” tegasnya.
Lebih lanjut, Edistasius menjelaskan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Manggarai Barat saat ini sekitar Rp127 miliar dan didominasi sektor pajak hotel serta restoran di daratan.
Menurutnya, meskipun komodo menjadi daya tarik utama wisatawan, daerah belum memperoleh manfaat langsung dari pengelolaan kawasan konservasi tersebut.
Merespons kondisi itu, Titiek menyatakan akan menyampaikan aspirasi pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.
Ia berharap ke depan ada skema pembagian yang lebih adil agar daerah turut menikmati potensi besar tersebut.
“Insyaallah akan kami usahakan sampaikan supaya kebagian untuk daerah ini, karena jumlahnya cukup besar,” pungkas Titiek. (rpi)
Load more