Produk Baja RI Unjuk Gigi di Pasar Eropa, SPP Geber Ekspor Perdana ke Jerman
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - PT Stainless Prima Pipe (SPP) baru saja memulai upaya ekspansi global dengan melakukan ekspor produk baja perdana ke Jerman.
Pelepasan 20 ton pipa stainless steel tersebut berlangsung di fasilitas produksi perusahaan yang berlokasi di Kawasan GIIC Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Penjajakan pasar internasional ini sekaligus menjadi komitmen dalam mendukung peningkatan ekspor nasional serta memperkuat posisi produk manufaktur Indonesia di pasar global.
Direktur Utama Stainless Prima Pipe, Mustika Ali, menyebut capaian tersebut sebagai langkah awal untuk memperluas penetrasi pasar, khususnya ke wilayah Eropa.
“Ekspor perdana ini merupakan momentum penting bagi kami untuk membuktikan bahwa produk manufaktur Indonesia mampu bersaing di pasar global. Kami optimistis dapat terus memperluas jangkauan pasar Internasional ke depan,” ujar Mustika Ali dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).
Seremoni pelepasan ekspor turut dihadiri Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Fajari Puntodewi. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif SPP dalam mengekspor produk bernilai tambah.
Kemendag melalui Ditjen PEN terus mendorong peningkatan ekspor melalui berbagai langkah, seperti fasilitasi promosi lewat pameran dagang di dalam dan luar negeri, serta kegiatan business matching atau pitching produk SPP kepada perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.
Kegiatan ini juga dihadiri Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Deden Muhammad FS. Kementerian Perdagangan menekankan pentingnya penguatan ekosistem industri besi dan baja nasional, khususnya untuk produk pipa stainless steel yang digunakan di sektor makanan, minuman, dan farmasi, agar semakin kompetitif dan berkelanjutan.
Upaya tersebut membutuhkan sinergi erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperbaiki tata niaga serta menjaga iklim usaha yang kondusif, sehingga industri baja nasional, termasuk produk PT SPP, dapat tumbuh sehat dan mampu bersaing di tengah dinamika perdagangan global.
General Manager PT SPP, Edi Tandiono, menyampaikan bahwa kapasitas produksi perusahaan saat ini dapat mencapai hingga 1.100 ton per tahun. Selain itu, SPP telah menerapkan berbagai standar internasional seperti ASTM, 3A, dan EN 10357 guna menjamin kualitas produknya.
Produk SPP dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor industri, mulai dari makanan dan minuman, farmasi, hingga energi. Perusahaan menekankan aspek kualitas, presisi, serta ketahanan produk. Berdiri pada 2023, PT Stainless Prima Pipe juga menjadi salah satu pelopor produksi pipa stainless steel hygienic dan heat exchanger di Indonesia.
Selain seremoni pelepasan ekspor, kegiatan juga diisi dengan pemaparan profil perusahaan serta kunjungan ke fasilitas produksi. Agenda ini memberikan gambaran langsung mengenai proses manufaktur yang diterapkan oleh SPP.
Ke depan, SPP menargetkan perluasan pasar ke berbagai negara di Eropa dan kawasan global sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. (rpi)
Load more