News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program Grant Riset 2026 BPDP Dibuka, Sasar Komoditas Perkebunan

Perluasan mandat BPDP yang kini mencakup komoditas kelapa sawit, kakao, dan kelapa menjadi dasar pelaksanaan program tersebut.
Kamis, 30 April 2026 - 16:11 WIB
Ilustrasi perkebunan sawit
Sumber :
  • Created by chatGPT

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) membuka pendaftaran proposal pendanaan penelitian melalui program Grant Riset 2026. Sosialisasi program dilakukan melalui webinar sebagai panduan bagi peneliti dalam mengajukan proposal.

Perluasan mandat BPDP yang kini mencakup komoditas kelapa sawit, kakao, dan kelapa menjadi dasar pelaksanaan program tersebut. Lembaga menargetkan penguatan sektor perkebunan melalui riset yang berorientasi pada inovasi dan penerapan teknologi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, mengatakan program riset tahun ini tidak menetapkan kuota khusus untuk masing-masing komoditas. Menurut dia, BPDP membuka peluang yang sama bagi peneliti untuk mengembangkan riset di tiga sektor tersebut.

“Tahun ini kami akan melihat riset-riset yang berdampak bagi kakao, kelapa, dan sawit tanpa pembatasan jumlah secara spesifik. Fokusnya adalah bagaimana hasil riset dapat dimanfaatkan secara optimal menuju komersialisasi,” ujar Alfansyah, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan program akan diukur dari sejauh mana hasil penelitian dapat diterapkan oleh pelaku industri dan memberikan nilai tambah bagi produk perkebunan nasional.

Sementara itu, anggota Komite Penelitian dan Pengembangan BPDP, Tony Liwang, menekankan pentingnya kualitas luaran penelitian. Ia menyebutkan bahwa proposal yang diajukan harus memenuhi sejumlah kriteria, termasuk relevansi, inovasi, serta potensi dampak dan komersialisasi.

Menurut Tony, hasil riset diharapkan bersifat replikatif sehingga dapat diterapkan secara luas, termasuk oleh pelaku usaha kecil dan menengah di sektor perkebunan.

“Riset harus dapat digunakan oleh berbagai pihak dan memiliki nilai guna yang jelas bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Divisi Penyaluran Dana Riset BPDP, Rahmat Widiana, mengatakan proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ia juga mendorong peneliti untuk terus meningkatkan kualitas proposal, termasuk bagi yang belum lolos seleksi.

“Proses ini diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penelitian nasional,” ujar Rahmat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendaftaran proposal dilakukan secara daring melalui portal resmi BPDP. Batas akhir pengajuan ditetapkan pada 30 Juni 2026. Proposal yang diajukan harus disusun secara ringkas dan sistematis dengan panjang maksimal 20 halaman serta mengacu pada peta jalan penelitian yang telah ditentukan.

Melalui program ini, BPDP menargetkan hasil riset dapat mendorong hilirisasi komoditas perkebunan dan memperkuat kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian nasional. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT