News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Perak Bangkit Usai Tekanan, Sentuh US$74 dan Jadi Sorotan Pasar Komoditas Global

Harga perak rebound ke US$74 usai tekanan. Didorong pelemahan dolar dan sentimen global, perak kembali jadi sorotan investor komoditas.
Jumat, 1 Mei 2026 - 20:15 WIB
Harga Perak Melesat ke Rp29.152 per Gram, Diprediksi Bakal Berjaya Tahun Depan Kalahkan Emas? 
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Harga perak kembali menunjukkan taringnya di pasar global setelah sempat tertekan dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan harga perak kini menjadi perhatian utama pelaku pasar, seiring tren rebound yang mulai terlihat sejak akhir April 2026.

Mengacu data perdagangan terbaru, harga perak pada Kamis (30/4/2026) ditutup di level US$73,73 per troy ons, menguat signifikan sebesar 3,15% setelah sebelumnya mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut. Bahkan, dalam periode tekanan tersebut, harga perak sempat terkoreksi hingga 5,5%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan harga perak berlanjut pada Jumat (1/5/2026) pagi. Hingga pukul 06.46 WIB, harga perak kembali naik 0,84% ke posisi US$74,35 per troy ons, menandakan adanya momentum pemulihan yang cukup kuat.

Tren Pergerakan Harga Perak dalam 1 Tahun

Dalam kurun satu tahun terakhir, harga perak menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Dari kisaran awal di level US$30-an, harga perak sempat melonjak tajam hingga menembus di atas US$100 sebelum akhirnya terkoreksi dan stabil di kisaran US$70-an.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perak bukan hanya mengikuti tren emas, tetapi juga memiliki dinamika tersendiri yang dipengaruhi faktor industri, permintaan global, serta kondisi makroekonomi.

Perak Ikuti Arah Emas, Tapi Punya Kekuatan Sendiri

Kenaikan harga perak tidak bisa dilepaskan dari pergerakan emas yang juga mengalami rebound. Namun, berbeda dengan emas yang lebih dikenal sebagai aset lindung nilai, perak memiliki dua peran sekaligus: sebagai aset investasi dan komoditas industri.

Ketika dolar AS melemah dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) melandai, harga perak ikut terdorong naik. Hal ini karena perak menjadi lebih murah bagi investor global yang menggunakan mata uang selain dolar.

Selain itu, perak juga mendapat dukungan dari permintaan industri, terutama di sektor teknologi dan energi terbarukan, seperti panel surya dan elektronik.

Faktor Global Dorong Harga Perak Naik

Beberapa faktor utama yang mendorong penguatan harga perak saat ini antara lain:

  • Pelemahan dolar AS (DXY) yang membuat harga perak lebih kompetitif

  • Penurunan imbal hasil obligasi AS (US10Y)

  • Ketidakpastian geopolitik global, terutama di kawasan Timur Tengah

  • Permintaan industri yang tetap stabil terhadap perak

Di sisi lain, sinyal intervensi mata uang dari Jepang juga ikut memengaruhi pergerakan pasar global, termasuk harga perak.

Tekanan Inflasi dan Suku Bunga Jadi Tantangan Perak

Meski harga perak saat ini menguat, tekanan masih membayangi. Data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan inflasi yang masih tinggi. Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) tercatat naik 0,7% dalam sebulan, menjadi yang tertinggi sejak 2022.

Kondisi ini membuka peluang bagi bank sentral seperti Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Dampaknya, minat terhadap aset seperti perak bisa tertekan karena investor cenderung beralih ke instrumen berbunga.

Namun demikian, perak tetap memiliki daya tarik tersendiri, terutama sebagai alternatif investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Perak Jadi Alternatif Investasi di Tengah Volatilitas

Di tengah fluktuasi pasar, perak mulai dilirik sebagai pilihan investasi yang lebih terjangkau dibanding emas. Harga perak yang lebih rendah memberikan akses lebih luas bagi investor ritel.

Selain itu, volatilitas harga perak justru menjadi peluang bagi trader jangka pendek untuk memanfaatkan pergerakan harga yang dinamis.

Analis pasar juga melihat bahwa harga perak berpotensi kembali menguat jika kondisi global mendukung, terutama jika dolar terus melemah dan permintaan industri meningkat.

Perak dan Prospek ke Depan

Melihat tren saat ini, harga perak diperkirakan masih akan bergerak dinamis. Kombinasi antara faktor makroekonomi, kebijakan moneter, dan permintaan industri akan menjadi penentu utama arah harga perak ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan posisi saat ini di kisaran US$74 per troy ons, perak menunjukkan sinyal pemulihan yang cukup solid setelah tekanan sebelumnya. Jika momentum ini berlanjut, bukan tidak mungkin harga perak kembali menguji level yang lebih tinggi dalam waktu dekat.

Pergerakan harga perak kini tidak hanya menjadi cerminan kondisi pasar komoditas, tetapi juga indikator penting bagi arah ekonomi global secara keseluruhan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Anda mungkin juga bertanya-tanya, dari mana saja sumber kekayaan yang dimiliki Dedi Mulyadi. Inilah beberapa sumber penghasilan yang dimiliki Dedi Mulyadi.
Panduan Adopsi, Makanan, Nutrisi dan Kesehatan Hewan Peliharaan yang Wajib Diketahui Pecinta Anabul

Panduan Adopsi, Makanan, Nutrisi dan Kesehatan Hewan Peliharaan yang Wajib Diketahui Pecinta Anabul

Adopsi hewan peliharaan sering kali dipahami secara keliru sebagai tindakan spontan tanpa pertimbangan matang. Banyak pemilik hewan belum memahami bahwa keputusan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jawab 'Menohok' Soal Kabar Viral Ormas Kuasai Perlintasan Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jawab 'Menohok' Soal Kabar Viral Ormas Kuasai Perlintasan Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi merespons kabar viral di media sosial mengenai pintu pintu sementara perlintasan kereta api di Jalan Ampera kawasan Bekasi Timur.
Ramalan Karier Weton 2 Mei 2026: Rabu Kliwon Dapat Laba Besar, Jumat Pahing Kena Persaingan Ketat

Ramalan Karier Weton 2 Mei 2026: Rabu Kliwon Dapat Laba Besar, Jumat Pahing Kena Persaingan Ketat

Berikut adalah lima weton yang diprediksi mengalami dinamika signifikan dalam karier mereka pada tanggal 2 Mei 2026.
5 Weton yang Perlu Mawas Diri pada Tanggal 2 Mei 2026: Senin Pahing Tunda Dulu Pembicaraan Serius

5 Weton yang Perlu Mawas Diri pada Tanggal 2 Mei 2026: Senin Pahing Tunda Dulu Pembicaraan Serius

Pada tanggal 2 Mei 2026, terdapat beberapa weton yang diprediksi akan menghadapi hambatan atau "apes" jika tidak berhati-hati dalam bertindak.
5 Weton yang Diprediksi Banjir Rezeki pada 2 Mei 2026, Ada Sabtu Pon hingga Kamis Wage!

5 Weton yang Diprediksi Banjir Rezeki pada 2 Mei 2026, Ada Sabtu Pon hingga Kamis Wage!

Terdapat lima weton yang diprediksi akan berada di puncak keberuntungan dan mendapatkan limpahan rezeki pada tanggal 2 Mei 2026. Apakah weton Anda salah satunya?

Trending

Panduan Adopsi, Makanan, Nutrisi dan Kesehatan Hewan Peliharaan yang Wajib Diketahui Pecinta Anabul

Panduan Adopsi, Makanan, Nutrisi dan Kesehatan Hewan Peliharaan yang Wajib Diketahui Pecinta Anabul

Adopsi hewan peliharaan sering kali dipahami secara keliru sebagai tindakan spontan tanpa pertimbangan matang. Banyak pemilik hewan belum memahami bahwa keputusan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jawab 'Menohok' Soal Kabar Viral Ormas Kuasai Perlintasan Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jawab 'Menohok' Soal Kabar Viral Ormas Kuasai Perlintasan Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi merespons kabar viral di media sosial mengenai pintu pintu sementara perlintasan kereta api di Jalan Ampera kawasan Bekasi Timur.
Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Anda mungkin juga bertanya-tanya, dari mana saja sumber kekayaan yang dimiliki Dedi Mulyadi. Inilah beberapa sumber penghasilan yang dimiliki Dedi Mulyadi.
Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Nama Kayne van Oevelen mendadak jadi perbincangan, tak hanya di Belanda tetapi juga di kalangan suporter Timnas Indonesia. Kiper Eropa itu raih pemain terbaik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT