Rupiah Menguat ke Rp 17.318 Hari Ini 7 Mei 2026 Saat Pasar Pertanyakan Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp 17.405 pada Rabu, 6 Mei 2026. Posisi rupiah itu melemah 20 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 17.425 pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026.
Sementara perdagangan di pasar spot pada Kamis, 7 Mei 2026 hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.318 per dolar AS. Posisi itu menguat 69 poin atau 0,40 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.387 per dolar AS.
Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pemerintah melalui Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, perekonomian Indonesia mulai menunjukkan percepatan pertumbuhan setelah mencatat kinerja positif pada kuartal I-2026.
Capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen menjadi indikasi bahwa tren ekonomi nasional mulai bergerak ke arah yang lebih kuat dibandingkan periode sebelumnya.
"Percepatan ini belum sepenuhnya dipahami oleh pelaku pasar, yang justru masih menunjukkan kekhawatiran dan cenderung menarik dana dari pasar modal," kata Ibrahim dalam riset hariannya, Kamis, 7 Mei 2026.
Oleh karena itu, pemerintah akan menjaga momentum pertumbuhan ini pada kuartal berikutnya, melalui berbagai kebijakan lanjutan. Koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) juga terus diperkuat, khususnya dalam menjaga likuiditas sistem keuangan.
Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus tambahan untuk mendorong aktivitas ekonomi dalam waktu dekat. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap akselerasi pertumbuhan ekonomi dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi aktivitas usaha serta kepercayaan pasar ke depan.
Namun, banyak ekonom yang mempertanyakan hasil perhitungan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2026 sebesar 5,61 persen. Salah satunya data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang dikeluarkan Bank Indonesia pada Maret 2026 sebesar 122,9 basis poin, atau turun dibandingkan Januari 2026 sebesar 127,0 basis poin.
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.380-Rp 17.420," ujarnya.
Sebagai informasi, pasar merespon positif terhadap pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengindikasikan kemungkinan kesepakatan damai dapat tercapai untuk mengakhiri perang dengan Iran. Walaupun belum ada reaksi langsung dari Teheran, di mana saat itu masih sangat pagi pada hari Rabu.
Load more