GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah RI Masih Aman, Rasio Baru 40,75 Persen dari PDB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan utang pemerintah RI masih aman. Rasio utang tercatat 40,75 persen dari PDB per Maret 2026.
Senin, 11 Mei 2026 - 15:40 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan posisi utang pemerintah Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi aman dan terkendali meski nilainya mendekati Rp10 ribu triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons perkembangan posisi utang pemerintah per akhir Maret 2026 yang tercatat mencapai Rp9.920,42 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, rasio utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) masih jauh di bawah batas maksimal yang ditetapkan undang-undang.

“(Posisi utang) Masih aman, masih sekitar 40 persen lebih sedikit, jadi aman,” kata Purbaya dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Senin (11/5/2026).

Rasio Utang RI Masih di Bawah Batas Maksimal

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), rasio utang pemerintah terhadap PDB berada di level 40,75 persen per 31 Maret 2026.

Angka tersebut masih berada di bawah ambang batas maksimal 60 persen yang diatur dalam Undang-Undang Keuangan Negara.

Purbaya menilai posisi utang Indonesia relatif lebih hati-hati dibandingkan banyak negara lain, termasuk sejumlah negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Ia mencontohkan rasio utang beberapa negara yang jauh lebih tinggi dibanding Indonesia.

Perbandingan Rasio Utang Negara

  • Indonesia: 40,75 persen

  • Malaysia: sekitar 60 persen

  • Singapura: sekitar 180 persen

Menurut Purbaya, bahkan negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang memiliki rasio utang yang jauh lebih besar dibanding Indonesia.

“Tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara sekeliling kita,” ujarnya.

Mayoritas Utang Berasal dari Surat Berharga Negara

Pemerintah mencatat sebagian besar utang Indonesia berasal dari instrumen Surat Berharga Negara (SBN).

Per akhir Maret 2026, nilai outstanding SBN mencapai Rp8.652,89 triliun atau setara 87,22 persen dari total utang pemerintah.

Sementara sisanya berasal dari pinjaman dengan nilai Rp1.267,52 triliun atau sekitar 12,78 persen.

Komposisi Utang Pemerintah

  • Surat Berharga Negara (SBN): Rp8.652,89 triliun

  • Pinjaman: Rp1.267,52 triliun

Dominasi SBN dalam struktur utang dinilai menjadi bagian dari strategi pembiayaan pemerintah untuk menjaga fleksibilitas fiskal dan memperkuat pembiayaan domestik.

Pemerintah Klaim Pengelolaan Utang Dilakukan Secara Hati-hati

Pemerintah menegaskan strategi pengelolaan utang dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari efisiensi biaya pendanaan hingga mitigasi risiko.

Selain itu, pemerintah juga mengklaim tetap menjaga tata kelola pembiayaan agar indikator utang berada pada level aman.

Kementerian Keuangan menyebut pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan kondisi pasar keuangan dan likuiditas pemerintah.

“Pembiayaan APBN dikelola secara bijak dan terukur serta memperhatikan likuiditas pemerintah, kondisi kas yang optimal, dan tetap memperhatikan dinamika pasar keuangan,” demikian penjelasan pemerintah.

Realisasi Pembiayaan APBN Capai Rp257,4 Triliun

Sementara itu, realisasi pembiayaan anggaran hingga 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp257,4 triliun.

Nilai tersebut terdiri atas:

  • Pembiayaan utang: Rp258,7 triliun

  • Pembiayaan non-utang: Rp1,3 triliun

Pemerintah berharap strategi pembiayaan tersebut dapat menjaga stabilitas fiskal nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan pasar keuangan internasional.

Utang Negara Jadi Sorotan Publik

Meski pemerintah memastikan posisi utang masih aman, besarnya nilai utang negara tetap menjadi perhatian publik dalam beberapa tahun terakhir.

Apalagi, angka utang pemerintah kini mendekati Rp10 ribu triliun seiring kebutuhan pembiayaan pembangunan dan defisit anggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pemerintah menegaskan ukuran utama dalam melihat kesehatan fiskal bukan hanya nominal utang, melainkan rasio terhadap PDB dan kemampuan negara dalam membayar kewajiban utang tersebut.

Selama rasio utang tetap terkendali dan berada di bawah batas aman, pemerintah menilai kondisi fiskal Indonesia masih relatif stabil. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Keturunan Batak, Eks Juara Liga Italia Ini Menyesal Tak Pilih Bela Timnas Indonesia dan Malah Main Buat Negara Lain: Andai Waktu Bisa Diputar

Akui Keturunan Batak, Eks Juara Liga Italia Ini Menyesal Tak Pilih Bela Timnas Indonesia dan Malah Main Buat Negara Lain: Andai Waktu Bisa Diputar

Mengaku memiliki garis keturunan dari Indonesia, salah satu mantan gelandang top Eropa ini pernah menyesal karena tidak memilih memperkuat Timnas Indonesia.
Bertemu di Pelantikan, KDM Apresiasi Zulhas Pilih Sosok Tepat Pemimpin di Jawa Barat: Kuat Aspek Kesundaannya

Bertemu di Pelantikan, KDM Apresiasi Zulhas Pilih Sosok Tepat Pemimpin di Jawa Barat: Kuat Aspek Kesundaannya

Gubenur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM bertemu dengan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas).
Pesan Tegas Dedi Mulyadi: Bobotoh Diminta Tak Euforia Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija, yang Bertikai Bisa Dibawa ke Barak

Pesan Tegas Dedi Mulyadi: Bobotoh Diminta Tak Euforia Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija, yang Bertikai Bisa Dibawa ke Barak

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas kepada seluruh Bobotoh. 
4 Zodiak yang Diprediksi Punya Nasib Paling Cerah di 2026, Banyak Peluang dan Kabar Baik!

4 Zodiak yang Diprediksi Punya Nasib Paling Cerah di 2026, Banyak Peluang dan Kabar Baik!

Berikut ini empat zodiak yang diprediksi punya nasib paling cerah di 2026! Karier, rezeki, dan peluang besar disebut akan menghampiri mereka.
Iran Balas Proposal Damai AS dengan Tuntutan Tegas, Minta Blokade Dicabut hingga Aset Dibekukan Dibuka

Iran Balas Proposal Damai AS dengan Tuntutan Tegas, Minta Blokade Dicabut hingga Aset Dibekukan Dibuka

Iran menuntut pencabutan blokade AS dan pembebasan aset yang dibekukan sebagai respons proposal damai Amerika Serikat di tengah konflik yang memanas.
Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut polemik penutupan Tambang di Kabupaten Bogor. Sontak membuat Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan klarifikasi tegas mengenai isu ketidakharmonisan

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT