GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Akreditasi AACSB jadi tonggak penting Universitas Prasetiya Mulya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan bisnis di Indonesia melalui standar internasional.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:16 WIB
Universitas Prasetiya Mulya Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026.
Sumber :
  • Prasmul

Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Prasetiya Mulya resmi meraih akreditasi internasional AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business) dan penghargaan Global Impact Awards 2026, memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan bisnis Indonesia dengan standar global dan dampak nyata bagi masyarakat.

Secara global, hanya 6 persen sekolah bisnis di dunia berhasil memperoleh akreditasi AACSB — sebuah standar internasional yang menjadi tolok ukur kualitas pendidikan bisnis kelas dunia. Capaian ini mencerminkan kualitas institusi secara menyeluruh, mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, kualitas dosen, hingga tata kelola yang memenuhi benchmark internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akreditasi AACSB Perkuat Kualitas Pendidikan Bisnis Berkelas Dunia

Akreditasi AACSB menjadi tonggak penting dalam perjalanan Universitas Prasetiya Mulya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan bisnis di Indonesia melalui standar internasional yang relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan global masa depan.

Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Kualitas Pembelajaran Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Muhammad Setiawan Kusmulyono, menjelaskan bahwa kerangka AACSB memperkuat pendekatan kurikulum yang lebih terukur, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi masa depan.

“Melalui kerangka AACSB, kami memastikan setiap capaian pembelajaran dirancang secara sistematis dan terukur sesuai standar global. Kurikulum tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa evaluasi kurikulum dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan data pembelajaran, umpan balik industri, serta dinamika pasar kerja yang terus berkembang.

Kurikulum Berbasis Outcome dan Kebutuhan Industri

Penguatan kurikulum di Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya dilakukan melalui pendekatan outcome-based education dengan metode pembelajaran Project-Based Learning yang berfokus pada pengembangan kompetensi nyata.

Pendekatan ini dinilai semakin krusial di tengah perubahan lanskap ekonomi global yang menuntut tenaga kerja adaptif, inovatif, dan mampu merespons perkembangan teknologi serta kebutuhan industri yang terus berubah.

Dengan kurikulum yang adaptif, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja dan kebutuhan industri masa depan.

Implementasi standar internasional tidak berhenti di ruang kelas. Universitas Prasetiya Mulya juga mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman melalui Program Community Development (COMDEV) di Kawasan Kuningan.

Program ini mengusung pendekatan Living Lab, di mana mahasiswa terlibat langsung dalam pemberdayaan usaha mikro dan kecil di wilayah pedesaan. Mahasiswa melakukan pemetaan masalah, merancang solusi bisnis, hingga mengimplementasikannya secara nyata di lapangan.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep bisnis, tetapi juga mengasah kepekaan sosial, kemampuan problem solving, serta kepemimpinan dalam konteks nyata. Di sisi lain, masyarakat memperoleh manfaat langsung berupa peningkatan kapasitas usaha dan peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Universitas Prasetiya Mulya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Raih Global Impact Awards 2026

Atas implementasi program berbasis dampak tersebut, Universitas Prasetiya Mulya meraih penghargaan dalam ajang Global Impact Awards 2026 pada kategori Societal Impact: Addressing Regional or Local Challenges.

Penghargaan ini menjadi pengakuan internasional atas kontribusi institusi pendidikan dalam menciptakan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendekatan pendidikan berbasis praktik dan keberlanjutan.

Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Handyanto Widjojo, menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan arah strategis pendidikan bisnis yang dijalankan institusi.

“Akreditasi AACSB dan penghargaan Global Impact Awards menunjukkan bahwa pendidikan bisnis tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga pada kemampuan menciptakan dampak nyata. Kami ingin memastikan lulusan kami siap bersaing secara global sekaligus berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Perkuat Posisi Indonesia dalam Peta Pendidikan Global

Bagi dunia industri, akreditasi AACSB memberikan jaminan terhadap kualitas lulusan yang dihasilkan, mulai dari kemampuan analitis, inovasi, hingga kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Pencapaian ini tidak hanya memperkuat reputasi Universitas Prasetiya Mulya, tetapi juga menempatkan Indonesia semakin diperhitungkan dalam peta pendidikan bisnis global.

Sebagai bagian dari jaringan global AACSB yang mencakup lebih dari 1.000 sekolah bisnis di berbagai negara, Universitas Prasetiya Mulya kini berada dalam ekosistem pendidikan internasional yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

Komitmen Berkelanjutan untuk Pendidikan Berdampak

Ke depan, Universitas Prasetiya Mulya berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan kurikulum, kolaborasi dengan industri, serta perluasan program berbasis dampak.

Melalui integrasi antara standar internasional, inovasi pembelajaran, dan dampak nyata bagi masyarakat, Universitas Prasetiya Mulya menegaskan komitmennya untuk mencetak pemimpin masa depan yang mampu bersaing secara global sekaligus membawa perubahan positif bagi Indonesia.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kembali mencuri perhatian publik usai membagikan momen ketika menyusuri hutan untuk menemui masyarakat adat Suku Togutil.
Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bantu pulangkan WNI asal Karawang yang terlantar di Libya. Kasus ini jadi peringatan keras untuk warga Jabar.
Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Persis Solo menjaga asa keluar dari zona merah setelah menang 1-0 atas Dewa United, sementara Malut United ditahan imbang Persita Tangerang.
5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT