IHSG Ditutup Ambles 1,85 Persen usai Sempat Anjlok Hampir 5 Persen, BEI Minta Investor Tak Panik
- ANTARA
“Tidak bosan-bosannya kami mengingatkan supaya investor tetap memperhatikan fundamental, tidak panik, menganalisis secara cermat, mengatur strategi berinvestasi sesuai dengan profil risiko masing-masing,” katanya.
Menurut BEI, kondisi pasar saat ini masih sangat dipengaruhi sentimen eksternal maupun domestik sehingga volatilitas diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
Sentimen Global Bayangi Pasar Saham
Pelemahan IHSG kali ini terjadi di tengah tekanan yang melanda pasar keuangan global, termasuk penguatan dolar AS, lonjakan harga minyak dunia, dan ketidakpastian geopolitik internasional.
Tekanan tersebut turut memicu kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan suku bunga global dan potensi perlambatan ekonomi dunia.
Akibatnya, arus dana asing di sejumlah pasar berkembang, termasuk Indonesia, bergerak lebih hati-hati.
Meski demikian, BEI menilai koreksi yang terjadi di pasar saham Indonesia saat ini masih bergerak sejalan dengan tekanan yang dialami pasar global dan kawasan Asia. (ant/nsp)
Load more