News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akademisi UMY Beberkan Efek Mengerikan Nilai Rupiah Lemah untuk Perbankan Syariah

Sebagian publik soroti melemahnya nilai tukar rupiah hingga tembus di angka Rp17.698 per Dolar AS. Tak hanya publik, akademisi dari UMY, Dimas Bagus Wiranata
Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:12 WIB
Mengerikan, Nilai Rupiah Lemas, Dolar AS semakin Kuat
Sumber :
  • tim tvOne - Julio

Jakarta, tvOnenews.com - Sebagian publik soroti melemahnya nilai tukar rupiah hingga tembus di angka Rp17.698 per Dolar AS. Tak hanya publik, akademisi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dimas Bagus Wiranatakusuma juga ikut soroti hal tersebut.Ā 

Bahkan Dimas Bagus Wiranatakusuma beberkan efek mengerikan dari lemahnya nilai tukar rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata dia, dampak depresiasi rupiah kini tidak lagi hanya menghantam sektor perbankan konvensional, tetapi juga mulai menguji stabilitas pembiayaan dan likuiditas bank syariah.Ā 

Lanjutnya menjelaskan, pelemahan rupiah membawa efek berantai melalui kenaikan harga barang impor yang kemudian mempengaruhi sektor riil dan kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban pembiayaan.Ā 

Dia juga menyoroti karakteristik perbankan syariah yang mengedepankan prinsip kehati-hatian memang menjadi perisai awal.Ā 

Namun, transmisi efek pelemahan kurs melalui jalur inflasi produk impor di sektor riil tetap akan mengganggu kualitas pembiayaan syariah.

Pelemahan rupiah, lanjutnya juga akan langsung mempengaruhi pelaku usaha yang menjadi nasabah utama perbankan syariah, khususnya sektor usaha yang masih bergantung pada bahan baku impor, mesin produksi, energi, hingga barang modal berbasis dolar AS.Ā 

Kenaikan biaya impor menyebabkan biaya produksi meningkat dan margin keuntungan perusahaan menurun.

"Dalam situasi tersebut, kemampuan nasabah membayar kewajiban pembiayaan kepada bank syariah ikut melemah. Di sinilah risiko pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) mulai meningkat," kata Dimas.

Ā Menurutnya, sektor perdagangan, manufaktur, tekstil, farmasi, hingga UMKM berbasis impor menjadi kelompok yang paling rentan terdampak pelemahan Rupiah. Jika kondisi tersebut berlangsung lama, tekanan terhadap kualitas pembiayaan bank syariah diperkirakan semakin besar.

Meski demikian, Dimas menilai bank syariah masih memiliki keunggulan dibanding perbankan konvensional karena eksposurnya terhadap instrumen valuta asing dan transaksi derivatif internasional relatif kecil.Ā 

Namun tekanan tetap dapat muncul dari sisi likuiditas. Ketika Bank Indonesia mempertahankan suku bunga tinggi demi menjaga stabilitas Rupiah, biaya penghimpunan dana di sektor keuangan ikut meningkat.

Bahkan menurutnya, kondisi ini tetap mempengaruhi industri perbankan syariah meskipun tidak menggunakan sistem bunga. "Dalam situasi ketidakpastian tinggi, masyarakat menjadi lebih berhati-hati dalam menempatkan dana. Jika tidak dikelola dengan baik, tekanan likuiditas juga dapat dirasakan industri perbankan syariah," ujarnya.

Di sisi lain, ia melihat kondisi ini justru dapat menjadi momentum bagi perbankan syariah untuk memperkuat kualitas pembiayaan dan manajemen risiko. Prinsip pembiayaan berbasis underlying asset, risk sharing, serta larangan spekulasi dinilai dapat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas industri keuangan syariah.

Dia mendorong agar perbankan syariah lebih fokus mendukung sektor-sektor produktif domestik seperti UMKM, industri halal lokal, pertanian, energi terbarukan, hingga sektor penghasil devisa. Menurutnya, semakin kuat basis ekonomi domestik yang dibiayai, maka semakin kecil risiko pelemahan Rupiah terhadap stabilitas industri perbankan syariah.

Selain itu, ia menilai regulator perlu memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional melalui pengembangan pasar uang syariah, instrumen lindung nilai syariah, penguatan likuiditas, serta integrasi industri halal dengan pembiayaan syariah.

"Ketahanan perbankan syariah ke depan tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap prinsip syariah, tetapi juga kemampuan membangun pembiayaan yang produktif, resilien, dan mampu memperkuat kemandirian ekonomi nasional di tengah gejolak global," pungkasnya. (aag)

Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Bandingkan Bermain di Indonesia, Korea, Thailand, hingga Vietnam, Akui Korea Paling Level Up

Megawati Hangestri Bandingkan Bermain di Indonesia, Korea, Thailand, hingga Vietnam, Akui Korea Paling Level Up

Megawati Hangestri membandingkan Liga Indonesia, Thailand, Vietnam dan Korea. Ia mengaku paling berkembang di Korea, terutama pada musim keduanya bersama Red Sparks.
Menang Dramatis, Bintang/Sofyan Lolos ke Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Menang Dramatis, Bintang/Sofyan Lolos ke Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi berhasil melaju ke babak perempat final voli pantai putra Asian Games 2026.
Medali Perak Asian Games 2026 Menjadi Modal Berharga untuk Amri/Nita Bisa Bersaing di Level yang Lebih Tinggi

Medali Perak Asian Games 2026 Menjadi Modal Berharga untuk Amri/Nita Bisa Bersaing di Level yang Lebih Tinggi

Pasangan ganda campuran Indonesia yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, harus akhiri perjuangan mereka di Asian Games dengan membawa pulang medali perak.
Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 meski Ditahan Malaysia, Syaratnya Begini

Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 meski Ditahan Malaysia, Syaratnya Begini

Timnas Indonesia tetap berpeluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 meski ditahan Malaysia. Berikut skenario yang harus terjadi di laga terakhir Grup A nanti.
Pemicu Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terkuak, Korban Gadai Motor Pelaku

Pemicu Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terkuak, Korban Gadai Motor Pelaku

Polres Metro Jakarta Utara mengungkap pemicu dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap pria berinisial EY (28) yang berujung meninggal dunia di wilayah Tanjung Priok.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 30 September 2026, Rezeki dan Peluang Baru Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 30 September 2026, Rezeki dan Peluang Baru Berdatangan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 30 September 2026: Rezeki dan peluang baru berdatangan.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT