News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Anjlok Lagi, Mensesneg: Insya Allah Kita Memiliki Fundamental Ekonomi yang Cukup Kuat

Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi nasional. 
Kamis, 4 Juni 2026 - 21:42 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi nasional. 

Di tengah tekanan yang juga menghantam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Istana memastikan pemerintah terus melakukan koordinasi intensif untuk memantau perkembangan dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah tidak tinggal diam menghadapi gejolak yang terjadi di pasar keuangan. Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) disebut terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Berkenaan dengan masalah rupiah, kami pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, kemudian Bank Indonesia, kemudian juga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor dan kemudian melakukan langkah-langkah,” kata Prasetyo Hadi di ruang pers Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan saat rupiah kembali tertekan dan ditutup melemah 82 poin ke level Rp18.049 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.966 per dolar AS.

Tekanan terhadap mata uang rupiah muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal nasional, tingginya harga minyak dunia, hingga munculnya outlook negatif terhadap Danantara Investment Management. Kondisi tersebut turut memperbesar tekanan terhadap pasar keuangan domestik.

Meski demikian, Prasetyo meminta publik tidak melihat pergerakan rupiah hanya dari sisi pelemahan kurs semata. Menurutnya, indikator utama ekonomi Indonesia masih menunjukkan kondisi yang relatif terjaga.

“Tetapi yang pasti bisa kami sampaikan bahwa kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi, kemudian dari inflasi yang masih terjaga, Insya Allah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat gitu,” ujarnya.

Sementara itu, Pengamat Pasar Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut dalam waktu dekat. Menurutnya, kombinasi sentimen domestik dan global masih menjadi faktor utama yang membayangi pasar.

“Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 82 point sebelumnya sempat melemah 90 point dilevel Rp18.049 dari penutupan sebelumnya di level Rp17.966,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis.

Ia memperkirakan rupiah masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan berikutnya.

“Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp18.050-Rp18.120,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, lonjakan harga minyak mentah dunia menjadi salah satu faktor yang memicu kekhawatiran pasar terhadap kondisi fiskal Indonesia. Selain berpotensi memperbesar beban subsidi dan impor energi, situasi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keseimbangan eksternal nasional.

“Kekhawatiran yang meningkat setelah harga minyak mentah yang tinggi memicu risiko defisit fiskal mendekati 3 persen dan keseimbangan eksternal, membuat kekhawatiran akan adanya intervensi negara yang lebih besar dalam komoditas, dan kegelisahan atas kemungkinan reklasifikasi MSCI terhadap pasar modal yang sampai saat ini masih belum ada keputusan pasti,” jelasnya. (Agr)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPD RI Dorong Peran Aktif Generasi Muda bagi Pembangunan Nasional

DPD RI Dorong Peran Aktif Generasi Muda bagi Pembangunan Nasional

Anggota DPD RI asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid mengajak generasi muda untuk terus memperkuat semangat kolaborasi, meningkatkan kapasitas diri, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa.
Bersih-bersih Struktural BGN, Langkah Pemerintah Dinilai Respons Kritik Publik dengan Aksi Nyata

Bersih-bersih Struktural BGN, Langkah Pemerintah Dinilai Respons Kritik Publik dengan Aksi Nyata

Langkah Pemerintah Indonesia mencopot tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya menuai respons positif.
Sahabat Dekat! Clara Shinta Akhirnya Buka Suara soal Rumor Jule Hamil, Gosip atau Fakta?

Sahabat Dekat! Clara Shinta Akhirnya Buka Suara soal Rumor Jule Hamil, Gosip atau Fakta?

Nama Julia Prastini atau yang akrab disapa Jule kembali menjadi perbincangan di media sosial. Mantan istri Na Daehoon itu belakangan menjadi sasaran berbagai spekulasi.
Bertemu Fraksi PKB di DPR RI, Forkopi Dorong Regulasi Hak Atas Tanah dalam RUU Perkoperasian

Bertemu Fraksi PKB di DPR RI, Forkopi Dorong Regulasi Hak Atas Tanah dalam RUU Perkoperasian

Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) memberikan sejumlah masukan terhadap Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian khususnya terkait pengaturan status hak atas tanah bagi koperasi.
Pegiatn HAM dan AJI Sorot Tajam Rencana Pendirian Ratusan BTP

Pegiatn HAM dan AJI Sorot Tajam Rencana Pendirian Ratusan BTP

Rencana pemerintah membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) turut menuai kritik dari kalangan jurnalis maupun pegiat Hak Asasi Manusia (HAM).
Polisi Tangkap Kurir Sabu 510 Gram di Pasar Rebo, Dua Pelaku Masih Diburu

Polisi Tangkap Kurir Sabu 510 Gram di Pasar Rebo, Dua Pelaku Masih Diburu

Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 510,3 gram di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (3/6/2026) dini hari.

Trending

AC Tiba-Tiba Rusak Saat Cuaca Panas? Ini Solusi dan Cara Mendapatkan Layanan Perbaikan 24 Jam

AC Tiba-Tiba Rusak Saat Cuaca Panas? Ini Solusi dan Cara Mendapatkan Layanan Perbaikan 24 Jam

AC bermasalah bisa terjadi kapan saja, mulai dari tidak dingin hingga bocor. Simak penyebab umum kerusakan AC dan solusi layanan perbaikan 24 jam yang bisa diakses kapan saja.
Ruben Onsu Serang Balik Sosok Terdekat Sarwendah yang Diduga Ikut Memperkeruh Polemik Hak Asuh Anak

Ruben Onsu Serang Balik Sosok Terdekat Sarwendah yang Diduga Ikut Memperkeruh Polemik Hak Asuh Anak

Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait hak asuh anak tengahmenjadi sorotan. Ruben blak-blakan menyinggung sosok yang diduga memperkeruh konflik.
‎Singkirkan Alwi Farhan di Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Akui Sempat Kesulitan Hadapi Juniornya

‎Singkirkan Alwi Farhan di Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Akui Sempat Kesulitan Hadapi Juniornya

Menurut Jonatan, pertandingan berjalan sangat ketat karena Alwi datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai mencatat hasil impresif dalam beberapa turnamen terakhir.
Kevin Diks Bongkar Alasan Rizky Ridho Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia, Pengganti Jay Idzes yang Cedera

Kevin Diks Bongkar Alasan Rizky Ridho Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia, Pengganti Jay Idzes yang Cedera

Kevin Diks menilai Rizky Ridho pantas menjadi kapten Timnas Indonesia saat menghadapi Oman dan Mozambik. Bek Persija itu dipercaya menggantikan Jay Idzes yang absen karena cedera
Mengapa Teknologi Titanium dan Pengaturan Suhu Presisi Semakin Dibutuhkan Pada Pemanas Air?

Mengapa Teknologi Titanium dan Pengaturan Suhu Presisi Semakin Dibutuhkan Pada Pemanas Air?

Dalam sistem pemanas air, ketahanan komponen menjadi salah satu faktor yang menentukan usia pakai produk. Salah satu inovasi yang banyak digunakan saat ini adalah elemen pemanas
Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Konflik yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus memunculkan berbagai respons publik. Ungkapan eks personel Cherrybelle ikut terseret.
Soal Korupsi Tata Kelola Program MBG Oleh Dadan Hindayana Cs, Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang

Soal Korupsi Tata Kelola Program MBG Oleh Dadan Hindayana Cs, Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang

Kejaksaan Agung masih mendalami soal kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026, oleh tiga tersangka, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT