News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Bingung Kenapa Ada Cerita Indonesia Menuju Resesi: Stimulus Ekonomi Kita Cukup

Menurut Menkeu Purbaya, data aktual menunjukkan daya tahan ekonomi domestik masih terjaga. Sehingga, pihaknya heran dengan beredarnya narasi Indonesia menuju resesi.
Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertanyakan, berbagai narasi yang menyebut perekonomian Indonesia sedang menuju jurang resesi.

Di tengah kekhawatiran yang berkembang di ruang publik, pemerintah justru mencatat sederet indikator ekonomi yang menunjukkan aktivitas domestik masih bergerak kuat hingga Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya menilai narasi pelemahan ekonomi tidak sejalan dengan data sektor riil, konsumsi masyarakat, likuiditas, hingga penyaluran kredit yang masih tumbuh positif.

“Jadi ini yang saya agak bingung. Kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perdebatan mengenai kondisi ekonomi nasional, terutama setelah nilai tukar rupiah mengalami tekanan dan muncul berbagai spekulasi mengenai perlambatan ekonomi. Namun, menurut Purbaya, data aktual justru menunjukkan daya tahan ekonomi domestik masih terjaga.

Kementerian Keuangan mencatat indeks konsumsi masyarakat mencapai 123,2 pada Mei 2026, meningkat dibanding bulan sebelumnya. Sementara indeks keyakinan konsumen berada di level 123,0, mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan prospek pendapatan ke depan.

“Yang biru itu sekarang 123,2 persen. Kita lihat kan dibanding sebelumnya, tren-nya naik. Dan dibanding April sudah naik lagi,” ujarnya.

Penguatan konsumsi juga tercermin dari lonjakan aktivitas di sejumlah sektor. Penjualan mobil tumbuh 55 persen secara tahunan pada April 2026, sedangkan penjualan sepeda motor meningkat 28,1 persen. Pada saat yang sama, konsumsi semen domestik naik 35,6 persen, mengindikasikan aktivitas pembangunan dan konstruksi yang masih ekspansif.

“Mobil pertumbuhannya 55 persen di bulan April. Motor 28,1 persen. Konsumsi semen domestik di bulan April tumbuhnya 35,6 persen. Ini menunjukkan domestic demand yang kuat,” kata Purbaya.

Sektor manufaktur juga belum menunjukkan tanda-tanda kontraksi. Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia tercatat berada di level 50,0 atau masih berada di zona ekspansi. Angka tersebut menjadi sinyal bahwa aktivitas industri tetap bertahan di tengah ketidakpastian global.

Menurut Purbaya, berbagai indikator tersebut menunjukkan bahwa fondasi permintaan domestik masih kuat dan jauh dari gambaran ekonomi yang sedang mengalami kemerosotan tajam.

“Ini data yang betul. Kalau Anda melihat aktual ekonomi ya ini,” katanya.

Selain konsumsi, pemerintah menyoroti kondisi likuiditas yang dinilai sangat longgar. Pertumbuhan uang beredar hingga minggu ketiga Mei 2026 mencapai 18 persen, level yang disebut Purbaya sebagai angka yang sangat tinggi dalam menopang aktivitas ekonomi.

“Kita lihat sekarang pertumbuhan uang di bulan Mei minggu ketiga itu tumbuhnya 18 persen. Itu level yang amat tinggi,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan likuiditas tersebut menjadi sinyal bahwa perekonomian masih memiliki amunisi kuat untuk mendorong pertumbuhan pada kuartal-kuartal berikutnya.

“Artinya ada cukup uang di perekonomian untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang tinggi,” kata Purbaya.

Dari sisi pembiayaan, rata-rata bunga kredit juga turun menjadi sekitar 8,73 persen. Penurunan biaya pinjaman tersebut dinilai memberikan ruang lebih besar bagi dunia usaha untuk berekspansi sekaligus menjaga konsumsi rumah tangga.

Sinyal positif juga terlihat dari kinerja fiskal pemerintah. Hingga akhir Mei 2026, pendapatan negara mencapai Rp1.185 triliun atau tumbuh 19,1 persen secara tahunan. Penerimaan pajak bahkan meningkat lebih tinggi, yakni 22,1 persen menjadi Rp834,4 triliun.

Di sisi lain, belanja negara tumbuh 34,4 persen menjadi Rp1.365,4 triliun. Lonjakan belanja menunjukkan pemerintah masih agresif menjalankan fungsi APBN sebagai instrumen stimulus guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Aktivitas ekonomi yang kuat juga tercermin dari konsumsi listrik nasional yang tumbuh 19 persen pada April 2026. Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan penggunaan listrik di sektor rumah tangga, industri, dan bisnis. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Penyebab Utama Dadan Hindayana Bakal Dapat Perlindungan LPSK dalam Kasus Korupsi MBG di BGN

Terungkap, Penyebab Utama Dadan Hindayana Bakal Dapat Perlindungan LPSK dalam Kasus Korupsi MBG di BGN

Beredar kabar penyebab utama terkait Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bakal memberikan perlindungan kepada saksi, pelapor, ahli, maupun JC dalam
Kasum TNI Pimpin Delegasi RI dalam Sidang TSASM 2026 di Singapura, Hasilkan Sejumlah Kesepakatan Strategis dengan SAF

Kasum TNI Pimpin Delegasi RI dalam Sidang TSASM 2026 di Singapura, Hasilkan Sejumlah Kesepakatan Strategis dengan SAF

Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 di Singapura pada 2–4 Juni 2026 menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis di bidang pertahanan.
Indonesia Open 2026: Sabar/Reza Melaju ke Semifinal, Tuan Rumah Pastikan Satu Wakil di Final Sektor Ganda Putra

Indonesia Open 2026: Sabar/Reza Melaju ke Semifinal, Tuan Rumah Pastikan Satu Wakil di Final Sektor Ganda Putra

Indonesia dipastikan menempatkan satu wakilnya dari sektor ganda putra di babak final Indonesia Open 2026.
Penyandang Disabilitas di Karawang Dapat Pelatihan Keterampilan Produktif

Penyandang Disabilitas di Karawang Dapat Pelatihan Keterampilan Produktif

Peruri bekerja sama dengan KTI Foundation menggelar pelatihan cetak sablon bagi penyandang disabilitas di Rumah BUMN Karawang, Jawa Barat, Selasa (2/6/2026).
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung Penyelenggaraan BWB Expo 2026 di Bali

Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung Penyelenggaraan BWB Expo 2026 di Bali

Sektor wellness dan beauty kini menjadi salah satu industri dengan prospek pertumbuhan yang menjanjikan. Pada 2024, nilai ekonomi wellness global tercatat mencapai USD 6,8 triliun.
Pernah Jadi Kapten Inter dan Dibuang, Mauro Icardi Kini Malah Jadi Incaran AC Milan di Bursa Transfer Musim Panas

Pernah Jadi Kapten Inter dan Dibuang, Mauro Icardi Kini Malah Jadi Incaran AC Milan di Bursa Transfer Musim Panas

Masa depan Mauro Icardi menjadi perbincangan hangat di bursa transfer Eropa. Penyerang Argentina itu dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar Galatasaray.

Trending

Kejagung Bocorkan Akal Bulus Dadan Hindayana Mark Up Pengadaan Motor Listrik: Vendor Tidak Memenuhi Syarat

Kejagung Bocorkan Akal Bulus Dadan Hindayana Mark Up Pengadaan Motor Listrik: Vendor Tidak Memenuhi Syarat

Baru-baru ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) bocorkan akal bulus mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana untuk mark up pengadaan motor listrik dalam perkara korupsi
Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Eks Wakil Kepaa Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya memutuskan untuk menjadi justice collaborator atau saksi yang bekerja sama dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki formula baru untuk skuad Timnas Indonesia saat menghadapi Oman.
Jokowi Berkomentar soal Pleidoi Nadiem Makarim: Orang Baik

Jokowi Berkomentar soal Pleidoi Nadiem Makarim: Orang Baik

Terkait pleidoi mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim di kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM. Ternyata mendapat perhatian dan komentar Jokowi
Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Pemerintah Indonesia berencana membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

AS memberikan apresiasi terhadap komitmen Indonesia dalam penegakan hukum ketenagakerjaan, khususnya terkait penuntasan isu kerja paksa dan pelarangan impor produk
Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Konflik yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus memunculkan berbagai respons publik. Ungkapan eks personel Cherrybelle ikut terseret.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT